Anda di halaman 1dari 4

USAHA PADA BIDANG MIRING

Mata Pelajaran

: Fisika

Semester

Kelas

Alokasi Waktu

: 45 Menit

Nama Kelompok

Anggota Kelompok : 1.

6.

2.

7.

3.

8.

4.

9.

5.

10.

A. Tujuan Percobaan
1. Peserta didik diharapkan dapat menentukan besar usaha yang dilakukan pada satu
bidang miring
2. Peserta didik diharapkan dapat menentukan besar energi potrnsial yang bekerja pada
percobaan
B. Rumusan Masalah
Tuliskan rumusan masalah berdasarkan kesepakatan dalam kelompok pada kolom
dibawah ini.

C. Jawaban Penyelidikan
Tuliskan jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang akan diselidiki berdasarkan
keseepakatan dalam kelompok pada kolom dibawah ini

D. Alat dan Bahan


1. Dasar statif (1 buah)
2. Batang statif panjang (1 buah)
3. Jepit penahan (1 buah)
4. Balok penahan (1 buah)
5. Katrol kecil ( 50 mm) (1 buah)
6. Steker perangkai (1 buah)
7. Bidang miring (1 buah)
E. Langkah Percobaan
1.

Rakit statif sesuai gambar

Gambar Sistem percobaan Usaha dan energi

2. Rakit bidang miring pada balok penahan menggunakan jepit penahan.


3. Tentukan berat kedua katrol + seteker perangkai (w = mg). Catat hasil pengamatan
pada tabel.
4. Kaitkan katrol pada dinamometer dan taruh diatas bidang miring.
5. Atur ketinggian bidang miring (mulai dari h=30 cm).
6. Amati gaya yang terjadi (FR) pada dinamometer dan catat hasilnya pada tabel.
7. Lepaskan dinamometer dari katrol dan taruh katrol diatas bidang miring yang
paling atas (ketinggian diatas bidang horizontal h = 30 cm). Lepaskan katrol agar

menggelincir pada bidang miring hingga sampai pada bidang horizontal ( di titik
B pada gambar 2). Usaha yang dilakukan gaya F R= FR .l (l = panjang bidang
miring = 100 cm ).
8. Isikan nilai usaha = FR .l pada tabel pengamatan dan lengkapi pula harga w.h.
9. Ulangi langkah 4 sampai 8 dengan mengubah ketinggian (h) bidang miring sesuai
table di bawah.
10. Ulangi langkah 3 sampai 9 setelah menambah dua beban pada katrol.

Gambar Sistem pada percobaan


F. Hasil Pengamatan
Tabel pengamatan Tanpa tambahan beban.
Tinggi h
(m)
0,3
0,4
0,5

w (N)

w.h(Joule)

FR(N)

Usaha=FR .
l(Joule)

FR(N)

Usaha=FR .
l(Joule)

Tabel pengamatan Dengan tambahan beban.


Tinggi h
(m)
0,3
0,4
0,5

w (N)

w.h(Joule)

G. Pertanyaan-pertanyaan
1. Tuliskan faktor apa saja yang mempengaruhi besar usaha pada percobaan ini ?

2. Adakah perbedaan antara nilai usaha yang didapat dari rumus w.h dan FR.l ?

F. Kesimpulan