Anda di halaman 1dari 3

TUGAS KELOMPOK

MATA KULIAH MANAJEMEN STRATEGIS

JOURNAL CRITICAL REVIEW

USING EXTERNAL ENVIRONMENTAL REPORTING TO


EMBED SUSTAINABILITY INTO ORGANISATIONAL
PRACTICES

DOSEN :

DR. HASTIN UMI ANISAH, MM

OLEH :
KELOMPOK 3 KELAS A
ANGGOTA :

ABDI JULIANSYAH
AGUS SETIYO
HARSANA
LESTARI DWIYANTI
M. SYAMSUL RIZAL

PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN


UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN
2016

JOURNAL CRITICAL REVIEW


JUDUL

USING EXTERNAL ENVIRONMENTAL REPORTING TO EMBED


SUSTAINABILITY INTO ORGANISATIONAL PRACTICES

Penulis

Sharlene Biswas dan Winnie O'Grady

Penerbit

Accounting Research Journal, Vol. 29 Iss, 2016 Emerald Group Publised


Limted.

Latar Belakang

Bahwa adanya ketidakjelasan urutan apakah perubahan dalam pelaporan


lingkungan

mendahului

perubahan

aktivitas

keberlanjutan

internal

atau

sebaliknya.
Pertanyaan
Penelitian

1. Bagaimana

Pelaporan

Lingkungan

Eksternal

(PLE)

mempengaruhi

penanaman sustainability dalam Strategi Internal, Proses dan

Kegiatan

(SIPK)?
2. Bagaimana penanaman sustainability dalam SIPK mempengaruhi PLE?
Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara PLE dan SIPK
guna memahami peranan PLE dalam menanamkan praktek organisasi
berkelanjutan.

Teori

Sustainability (keberlanjutan) adalah istilah multidimensi meliputi pertimbangan


lingkungan, ekonomi dan sosial (Searcy, 2012), dengan 2 wilayah penelitian
yaitu manajemen keberlanjutan internal dan pelaporan eksternal (Tilt,2006) .
manajemen keberlanjutan internal meliputi praktek organisasi yang digunakan
untuk mengelola kinerja berkelanjutan, misalnya strategi keberlanjutan, peran,
sistem informasi dan proses pelaporan serta kegiatan keberlanjutan tertentu
seperti daur ulang dan reboisasi (James, 1992, Vandermerwe dan Oliff 1990).
Pelaporan eksternal mengaju pada pengungkapan tentang kinerja keberlanjutan
yang dilaporkan kepada pemangku kepentingan diluar organisasi termasuk
komunikasi tentang hal ini, misalnya kebijakan organisasi terkait sustainability,
kegiatan dan dampak terhadap lingkungan dan/atau kegiatan untuk mengurangi
dampak lingkungan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan eksplorasi

Metodologi

studi kasus dalam hal ini bagaimana langkah-langkah pengelolaan karbon

Penelitian

dengan CEMARS (Carbon Emissions Management and Reporting Scheme)


pada praktek-praktek organisasional di perusahaan wine keluarga (nama

Page 1 of 3

JCR By Kelompok 3 Kelas A

perusahaan

disamarkan).

Pengumpulan

data

melalui

wawancara

semi

terstruktur dengan karyawan informan dipadukan dengan data pengamatan,


catatan lapangan dan bukti dokumentasi.
Temuan

Penelitian menemukan hubungan dinamis antara PLE dan SIPK yang terdapat
pada praktek organisasional berkelanjutan dan mendukung perkembangan
pelaporan lingkungan. Data CEMARS mewarnai proses manajemen produksi,
belanja modal dan manajer dalam mereview anggaran kegiatan operasional
sering menggunakan data PLE. Perusahaan percaya terhadap pendekatan ecovalidation dalam pengambilan keputusan sustainability, meskipun dalam jangka
pendek berdampak negatif pada keuntungan perusahaan, PLE berkontribusi
terhadap perencanaan strategis, penetapan target dan fungsi pengendalian dari
sistem manajemen kontrol.

Keterbatasan

Bahwa penelitian ini masih terbatas pada bisnis yang dikelola keluarga yang

Penelitian dan

mana pemilik bisnis berniat meneruskan bisnis yang layak untuk generasi

Peluang Penelitian

selanjutnya, penelitian selanjutnya dapat memastikan apakah hubungan PLE

Selanjutnya

dan

SIPK

yang

ditemukan

pada

penelitian

ini

juga

berlaku

untuk

organisasi/perusahaan swasta lainnya maupun perusahaan milik pemerintah.

Manfaat Penelitian

Penelitian ini mengungkapkan bahwa sustainability tertanam dalam organisasi


melalui interaksi antara PLE dan SIPK sehingga hal ini memberikan
pemahaman tentang perubahan internal organisai dan juga mengiddentifikasi
pendekatan eco-validation dalam pengambilan keputusan yang melengkapi
pendekantan eco-efficiency menunjukan bahwa PLE tidak selalu beroperasi
secara terpisah dari proses internal organisasi namun dan dapat diintegrasikan
kedalam sistem manajemen pengendalian.

Page 2 of 3

JCR By Kelompok 3 Kelas A