Anda di halaman 1dari 2

BENDA ASING DI HIDUNG

Kabupaten
Lampung Timur

No. Dokemen :

/ SOP/PKM/SKP/2016

Tanggal terbit :

SOP UKP
1. Pengertian

No. Revisi

Halaman

: 1/1

UPTD Puskesmas
Sekampung

Disetujui Oleh
Ka UPTD Puskesmas Sekampung
dr. IPUT RETNOSARI
NIP.198402042010012006

Benda asing di hidung ialah benda yang berasal dari luar tubuh (eksogen) atau dari
dalam tubuh (endogen), yang dalam keadaan normal tidak ada dalam hidung.

2. Tujuan

Benda asing di hidung biasanya merupakan benda asing eksogen.


Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk :
1. Untuk menegakkan diagnosa benda asing di hidung
2. Untuk melakukan penatalaksanaan benda asing di hidung

3. Kebijakan
4. Referensi
5. Prosedur

6. Dokumen
terkait

Buku Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan


Primer.
1. Petugas melakukan anamnesa
Keluhan pasien berupa hidung tersumbat yang terjadi dengan segera setelah
memasukkan sesuatu ke dalam hidung.
Faktor Risiko
Faktor yang mempermudah terjadinya aspirasi benda asing ke dalam hidung
antara lain:
o Faktorumur (biasanya pada anak di bawah 12 tahun)
o Kegagalan mekanisme proteksi yang normal (keadaan tidur, kesadaran
menurun, alkoholisme, epilepsi)
o Faktor kejiwaan (emosi, gangguan psikis)
o Ukuran, bentuk, serta sifat benda asing
o Faktor kecerobohan (meletakkan benda asing di hidung) .
2. Petugas melakukan Pemeriksaan Fisik
Tanda patognomonis : Pada pemeriksaan rongga hidung dengan bantuan
spekulum hidung dan lampu kepala, ditemukan adanya benda asing
3. Petugas melakukan PemeriksaanPenunjang: tidak ada
4. Petugas menegakkan diagnosa
Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik.
5. Petugas melakukan rencana penatalaksanaan pasien dengan benda asing di
hidung.
Non Medikamentosa
Konseling dan Edukasi dengan memperingatkan pasien (biasanya anakanak), agar tidak memasukkan sesuatu ke dalam hidung.
Tindakan
Keluarkan benda asing dari dalam hidung dengan memakai pengait
(hook) tumpul yang dimasukkan kedalam hidung di bagian atas,
menyusuri atap kavum nasi sampai melewati benda asing. Lalu pengait
diturunkan sedikit dan ditarik ke depan. Dengan cara ini benda asing akan
ikut terbawa keluar. Dapat pula menggunakan cunam Nortman atau wire
loop.
Farmakoterapi
a. Pemberian antibiotik sistemik selama 3-5 hari hanya diberikan bila
terjadi laserasi mukosa hidung. (Antibiotik dapat Amoksisilin dosis
10-15 mg/kgBB atau Cefadroxil 10-15 mg/kgBB)
b. Pemberian antibiotik sistemik selama 5-7 hari hanya diberikan pada
kasus benda asing hidung yang telah menimbulkan infeksi hidung
maupun sinus.

Rekam medic, Buku Register

BENDA ASING DI HIDUNG


Kabupaten
Lampung Timur

No. Dokemen :

/ SOP/PKM/SKP/2016

Tanggal terbit :

SOP UKP

7. Unit terkait

No. Revisi

Halaman

UPTD Puskesmas
Sekampung

Disetujui Oleh
Ka UPTD Puskesmas
Sekampung
dr. IPUT RETNOSARI
NIP.198402042010012006

Pendaftaran, UGD, Laboratorium, Apotek, Rekam Medik

8. Rekaman Historis

N
O

Halaman

Yang Dirubah

Perubahan

Diberlakukan Tgl