Anda di halaman 1dari 3

METODE PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF

Metode kuantitatif merupakan metode yang sudah lama digunakan dalam penelitian.
Metode ini mentradisi digunakan dalam penelitian karena memenuhi kaidah ilmiah yaitu
konkrit, obyektif, terukur, rasional dan sistematis. Selain itu dengan menggunakan metode
penelitian kuantitatif, dapat ditemukan dan dikembangkan iptek baru. Data yang diperoleh
dari metode kuantitatif adalah angka-angka yang analisisnya menggunakan perhitungan
statistik. Meskipun tidak semua data harus memakai angka, bis ajuga data berupa informasi
deskripsi.
Tujuan dari penelitian kuantitatif adalah menunjukkan hubungan antar variable,
menguji teori dan mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif. Dengan demikian
penelitian selalu bertolak dari studi pendahuluan dari obyek yang diteliti agar didapatkan
masalah yang benar-benar penting. Selanjutnya supaya masalah tersebut dapat diselesaikan
maka harus dirumuskan secara spesifik dan pada umumnya dibuat dalam bentuk tanya.
Penelitian kuantitatif bersifat linier, dimana langkah-langkahnya jelas. Mulai dari
rumusan masalah, berteori, berhipotesis, mengumpulkan data, analisis data, dan membuat
kesimpulan. Keismpulan ini akan lebih valid jika dapat menjawab apa yang menjadi tujuan
dari penelitian secara tepat. Dengan kesimpulan juga peneliti dapat memverifikasi hipotesis
yang telah diajukan.
Metode kuantitatif digunakan bila masalah yang dihadapi merupakan sesuatu hal yang
sudah jelas. Sehingga dalam penyusunan proposal penelitian harus disertakan data yang
berkaitan dengan masalah yang sedang diajukan. Metode ini juga dapat digunakan bagi
peneliti yang menginginkan informasi yang luas tetapi tidak mendalam dan juga bila ingin
mengetahui pengarh perlakuan tertentu terhadap yang lain. Selain itu metode kuantitatif biasa
juga bisa digunakan dalam pengujian hipotesis penelitian dengan mendapatkan data yang
akurat berdasarkan fenomena yang empiris dan data diukur.
Metode kualitatif dan kuantitatif tidak akan dipakai bersama-sama karena kedua
metode tersebut memiliki paradigma yang berbeda. Sehingga dalam penelitian harus memilih
satu diantara 2 metode tersebut. Walaupun data yang diperoleh kadang harus
mengkolaborasiakn jenis data dari keduanya.

Metode penelitan yang dianggap baru adalah metode penelitian kuaitatif. Peneliti
yang menggunakan metode ini masih merasa asing dengan masalah yang akan dibahas
nantinya karena masalah bukan sesuatu yang nyata terjadi tetapi merupakan hasil temuan dari
apa yang telah disuatau tempat secara umum. Sehingga peneliti harus mendiskripsikan apa
yang dilihat, didengar, dirasakan dan ditanyakan olehnya.
Hasil akhir dari penelitian dengan metode kualitatif bukan hanya menghasilkan data
atau informasi yang sulit dicari dengan menggunakan metode kuantitatif. Tetapi juga harus
mampu menghasilkan informasi yang bermakna, bahkan hipotesis atau ilmu baru yang dapat
digunakan untuk mengatasi masalah dan meningkatkan taraf hidup manusia.

Metode penelitian yang kualitatif digunakan saat peneliti berkeinginan untuk mencari
makna dibalik data yang tampak. Misalnya untuk memahami gejala sosial dan interaksi
sosial. Dalam penelitian ini peneliti juga harus mampu untuk menafsirkan secara obyektif
tentang perasaan seseorang untuk mengembangkan teori yang telah ada. Selain itu metode
kelaitatif juga bisa digunakan untuk penelitian untk memastikan kebenaran data, khususnay
data sosial yang silit diselesaikan dengan metode kuantitatif. Metode ini juga efektif
digunakan untuk meneliti sejarang perkembangan.
Dalam penelitian kualitatif ini terdapat 2 macam teknik sampling, yaitu sampling
secara internal dan sampling waktu. Sampling internal terkait dengan apa yang diteliti,
dengan siapa akan melakukan wawancara, kapan dan berapa lama pengamatan akan
dilakukan, dan berapa banyak data yang akan dikumpulkan. Sedangkan sampling waktu
menyangkut berapa lama peneliti akan melakukan wawancara dengan subyek.
Jika dalam penelitian kuantitatif pengumpulan data yang banyak digunakan untuk
pengambilan kesimpulan yang mantap, penelitian kualitataif menggunakan berbagai prosedur
pengumpulan data dalam rangka menegaskan wawasan yang sedang dikembangkan dan
menjamin kepercayaan data yang dikumpulkan.
Secara ringkas perbedaan kedua metode penelitian tersebut akan dituangkan dalam
table dibawah ini :
No Pembeda
1. Kejelasan unsur

Penelitian Kualitatif
Tujuan, pendekatan, subyek,
dan sumber data sudah mantap
sejak awal.
Segala sesuatu dipersiapkan
secara matang ketika persiapan
disusun
Dapat menggunakan sampel
dan hasil penelitiannya
diperlakukan untuk populasi
a. Mengajukan hipotesis
yang akan diuji dalam
penelitian
b. Hipotesis menentkan
hasil yang diramalkan.

2.

Langkah Penelitian

3.

Obyek yang digunakan

4.

Hipotesis

5.

Desain

Jelas langkah-langkah
penelitian dan hasil yang
diharapkan.

6.

Pengumpulan data

Kegiatan untuk
mengumpulkan data
memungkinkan untuk
diwakilkan.

Penelitian Kuantitatif
Subyek sampel dan sumber
data tidak mantap dan rinci.
Baru diketahui dengan
mantap dan jelas setelah
penelitian selesai.
Tidak dapat menggunakan
pendekatan populasidan
sampel.
a. Tidak menggunakan
hipotesis
sebelumnya, tetapi
dapat lahir saat
penelitian
berlangsung.
Desain penelitian flessibel
dengan langkah dan hasil
yang tidak dapat dipastikan
sebelumnya.
Kegiatan pengumpulan data
selalu harus dilakukan
sendiri oleh peneliti.

7.

Analisis data

Dilakukan sesudah semua data


terkumpul.

Dilakukan bersama-sama
dengan pengumpulan data.