Anda di halaman 1dari 3

Dimana

adalah luas minimum penampang konduktor pentanahan (mm2)


adalah energi maksimum gangguan ke tanah (A2s)

adalah suhu maksimum ( sekering) yang diijinkan ((C)


adalah suhu lingkungan (C)

adalah koefisien termal resistivitas (C - 1)

adalah resistivitas dari konduktor pentanahan (.cm)

is
adalah kapasitas termal konduktor per satuan volume (JCM - 3C - 1)
Konstanta material Tm, r, r dan TCAP untuk bahan umum konduktor dapat dilihat di IEEE Std
80 Tabel 1. Sebagai contoh. Bahan tembaga keras yang ditarik memiliki konstanta bahan :

Tm = 1084 C

r = 0.00381 C - 1

r = 1.78 .cm

TCAP = 3.42 Jcm - 3C - 1.

Seperti dijelaskan dalam IEEE Std 80 Bagian 11.3.1.1, ada metode alternatif untuk merumuskan
persamaan ini, yang semuanya juga bisa berasal dari prinsip utama
Adapula faktor-faktor tambahan yang harus dipertimbangkan (misalnya dengan
mempertimbangkan kebutuhan yang akan datang di tingkat gangguan), seperti yang dibahas
dalam IEEE Std 80 Bagian 11.3.3.
2.3. Perhitungan Potensi Sentuh dan Langkah

Ketika listrik yang dibngkitkan dari jarak jauh dan belum ada langkah untuk memperbaiki
gangguan pentanahan, maka risiko gangguan pentanahan dapat menyebabkan gradien tegangan
yang berbahaya diarea sekitar lokasi gangguan (disebu potensial tanah naik). Artinya jika
seseorang berdiri disana dapat terkena sengatan listrik yang berbahaya karena:
Tegangan sentuh beda potensial antara bumi dan benda logam yang disentuh
seseorang.
Tegangan langkah - adalah bahaya yang di akibatkan adanya bahaya tegangan gradien b
antara kaki seseorang saat berdiri di bumi
Pentanahan dapat digunakan untuk membuang arus gangguan ke tanah dan mengurangi
tegangan gradien di tanah. Perhitungan potensial sentuhan dan langkah dilakukan untuk
menentukan apakah system pentanahan dapat membuang arus gangguan sehingga
tegangan sentuh dan langkah tidak berbahaya lagi.

2.3.1. Langkah 1: Tahanan Tanah


Sifat resistivitas tanah di mana sistem pentanahan akan diletakkan merupakan faktor
penting dalam menentukan seberapa dalam system pentanahan. Resistivitas tanah
mengakibatkan restansi system pentanahan rendah dan potensi desain konfigurasi system
pentanahan juga mengecil (yaitu yang sesuai dengan langkah aman dan potensi sentuh).
Praktik mengukur resistansi pentanahan untuk melakukan tes resistivitas tanah di suatu
jaringan. Ada beberapa metode standar untuk mengukur resistivitas tanah (e.g. Wenner
metode empat-pin). Sebuah diskusi yang baik pada interpretasi dari pengukuran uji
resistivitas tanah ditemukan dalam IEEE Std 80 Bagian 13.4.
Kadang-kadang tidak mungkin untuk melakukan tes resistivitas tanah dan harus cukup
perkiraan. Ketika memperkirakan resistivitas tanah, tak usah dikatakan bahwa orang
harus membuat peringatan dan pilih resistivitas tinggi. IEEE Std 80 Tabel 8 memberikan
beberapa petunjuk tentang berbagai resistivitas tanah berdasarkan karakteristik umum
dari tanah (tanah organik yaitu basah = 10 .m, tanah yang lembab = 100 .m, tanah
kering = 1.000 .m dan batuan dasar = 10.000 .m).

2.3.2. Langkah 2: Bahan Permukaan Lapisan


Menerapkan lapisan tipis (0.08m - 0.15m) bahan resistivitas tinggi (seperti kerikil, logam
biru, hancur batu, dll) di atas permukaan tanah yang biasa digunakan untuk membantu
melindungi terhadap tegangan sentuhan dan langkah berbahaya. Hal ini dikarena bahan
lapisan permukaan meningkatkan resistansi antara tanah (yaitu bumi) dan kaki orang
yang berdiri di atasnya, sehingga menurunkan arus yang mengalir melalui orang saat
terjadi gangguan.

IEEE Std 80 Tabel 7 memberikan nilai-nilai khusus untuk lapisan permukaan resistivitas
material dalam kondisi kering dan basah (e.g 40mm hancur granit = 4.000 .m (kering)
dan 1.200 .m (basah)).
Resistansi efektif kaki seseorang (terhadap bumi) saat berdiri di lapisan permukaan tidak
sama dengan resistansi lapisan permukaan karena lapisan tersebut tidak cukup tebal
untuk memiliki resistivitas yang sama di semua arah. Sebuah faktor penurunan daya
pada permukaan perlu diterapkan untuk menghitung resistansi kaki yang efektif (terhadap
bumi) dengan adanya ketebalan terbatas bahan lapisan permukaan. Faktor penurunan
daya ini dapat didekati dengan rumus empiris sesuai IEEE Std 80 Persamaan 27:

Dimana
permukaan faktor lapisan penurunan daya
adalah resistivitas tanah (.m)
adalah resistivitas dari bahan lapisan permukaan (.m)
adalah ketebalan lapisan permukaan (m)
Faktor penurunan daya ini akan digunakan pada Langkah 5 untuk menghitung tegangan.
sentuh dan langkah maksimum yang diperbolehkan.

2.3.3. Langkah 3: pentanahan Grid Resistance


Sistem pentanahan yang baik memiliki ketahanan yang rendah (terhadap titik pentanahan
jarak jauh) untuk meminimalkan kenaikan potensial tanah (GPR) dan untuk menghindari
berbahaya tegangan sentuh dan langkah. Menghitung resistensi sitem pentanahan
biasanya bersamaan dengan desain system pentanahan - yaitu, Anda merancang system
pentanahan untuk meminimalkan resistensi jaringan. Resistensi jaringan pentanahan
terutama tergantung pada daerahyang diambil oleh system pentanahan, panjang total
konduktor pentanahan yang ditanam dan jumlah pentanahan batang / elektroda.