Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM KOMPUTASI PROSES

2. INTEGRASI NUMERIS DENGAN CARA SIMPSON

Disusun oleh :
Nama

: Dine Olisvia

NIM

: 14521095

Kelas/hari

: G / Kamis 15.30-17.30

Asisten

: 1. Khuriyah Amalina
2. Arighi
3. Ashy Kusumawati
4. Lutfiana Rochmatuz Zam-Zam

LABORATURIUM KOMPUTASI PROSES


JURUSAN TEKNIK KIMIA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2016

BAB I
INTEGRASI NUMERIS DENGAN CARA SIMPSON
A. Tujuan
Agar mahasiswa dapat menyelesaikan

bentuk integral dengan

menggunakan penyelesaian numerik.


B. Dasar Teori
Integral adalah sebuah konsep penjumlahan secara berkesinambungan
dalam matematika, dan bersama dengan inversnya,diferensiasi, adalah satu
dari dua operasi utama dalam kalkulus. Integral dikembangkan menyusul
dikembangkannya masalah dalam diferensiasi di mana matematikawan harus
berpikir bagaimana menyelesaikan masalah yang berkebalikan dengan solusi

diferensiasi. Lambang integral adalah


Bila
suatu fungsi f dari variabel real x dengan interval [a, b] dari

diberikan
sebuah

garis

lurus, maka integral tertentu

didefinisikan sebagai area yang dibatasi oleh kurva f, sumbu-x, sumbuy dan garis vertikal x = a dan x = b, dengan area yang berada diatas sumbux bernilai positif dan area dibawah sumbu-x bernilai negatif.
Kata integral juga dapat digunakan untuk merujuk pada antiturunan,
sebuah fungsi F yang turunannya adalah fungsi f. Pada kasus ini, maka
disebut sebagai integral tak tentu dan notasinya ditulis sebagai:
Prinsip-prinsip dan teknik integrasi dikembangkan terpisah oleh Isaac
Newton dan Gottfried Leibniz pada akhir abad ke-17. Melaluiteorema
fundamental kalkulus yang mereka kembangkan masing-masing, integral
terhubung dengan diferensial: jika f adalah fungsi kontinu yang terdefinisi
pada sebuah interval tertutup [a, b], maka, jika antiturunan F dari f diketahui,
maka integral tertentu dari f pada interval tersebut dapat didefinisikan
sebagai:

Integral dan diferensial menjadi peranan penting dalam kalkulus,


dengan berbagai macam aplikasi pada sains dan teknik.
Ada 2 metode integral yang biasanya digunakan yaitu metode
numerik dan metode analitik. Biasanya menghasilkan solusi dalam bentuk
fungsi matematik dan dapat di evaluasi untuk menghasilkan nilai dalam
bentuk angka. Metode numerik dapat menyelesaikan persoalan di dunia nyata
yang seringkali non linier, dalam bentuk dan proses yang sulit diselesaikan
dengan metode analitik.
Perbedaan utama antara metode numerik dengan metode analitik
terletak pada dua hal. Pertama, solusi dengan menggunakan metode numerik
selalu berbentuk angka. Bandingkan dengan metode analitik yang biasanya
menghasilkan solusi dalam bentuk fungsi matematik yang selanjutnya fungsi
mateamtik tersebut dapat dievaluasi untuk menghasilkan nilai dalam bentuk
angka. Kedua, dengan metode numerik, kita hanya memperoleh solusi yang
menghampiri atau mendekati solusi sejati sehingga solusi numerik
dinamakan juga solusi hampiran (approxomation) atau solusi pendekatan,
namun solusi hampiran dapat dibuat seteliti yang kita inginkan. Solusi
hampiran jelas tidak tepat sama dengan solusi sejati, sehingga ada selisih
antara keduanya. Selisih inilah yang disebut dengan galat (error).
Integrasi numerik mengambil peranan penting dalam masalah sains dan
teknik. Hal ini menginat di dalam bidang sains sering ditemukan ungkapanungkapam integral matematis yang tidak mudah atau bahkan tidak dapat
diselesaikan secara analitis. Disamping itu, kadang-kadang fungsi yang
integralkan tidak berbentuk analitis melainkan berupa titik-titik data. Hal ini
sering muncul dalam banyak aplikasi teknik. Oleh sebab itu, kehadiran
analisis numerik menjadi penting manakala pendekatan analitis mengalami
kebuntuan.

Metode integrasi numerik adalah suatu cara untuk menghitung


aproksimasi luas daerah di bawah fungsi yang dimaksud pada selang yang
diberikan.
Dalam analisis

numerik kaidah

Simpson adalah

salah

satu

metode integrasi numerik, yaitu hampiran numerik dari integral tentu.


Perumusan kaidah ini adalah sebagai berikut:

Metode ini berasal dari matematikawan Thomas Simpson (17101761),


yang berasal dari Leicestershire, Inggris. Kaidah Simpson banyak digunakan,
misalnya oleh arsitektur perkapalan untuk menghitung kapasitas kapal atau
sekoci.

ALGORITMA
1. Definisikan y = f(x)
2. Tentukan batas atas dan batas bawah (Xo dan Xi)
3. Tentukan nilai i

4. Hitung t =

XiXo
i

5. Hitung
xi

ydx= 3x ( yo+ 4 y 1 +2 y 2 + 4 y 3 +2 y 2+ +2 y n 2 + 4 y n1+ y n)


xo

xi

ydx= 3x
xo

yo dan y akhir, koefisien = 1


y nouler ganjil, koefisien = 4
y nouler genap, koefisien = 2

BAB II
PEMBAHASAN
1. LATIHAN SOAL

NO 1

xo

xi
i
x

2
10
0,2

i
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

X
0
0,2
0,4
0,6
0,8
1
1,2
1,4
1,6
1,8
2

jadi integral dari

f(x)
0,0000
0,3660
0,7349
1,3594
2,3978
4,0000
6,3132
9,4835
13,6560
18,9757
25,5874
SUM
y dx=

y
0,0000
1,4640
1,4698
5,4375
4,7955
16,0000
12,6265
37,9339
27,3120
75,9029
25,5874
208,5294
13,9020
adala
h

13,90
20

NO 2

xo

xi
i
x

3
20
0,1

i
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

X
1
1,1
1,2
1,3
1,4
1,5
1,6
1,7
1,8
1,9
2
2,1
2,2
2,3
2,4
2,5
2,6
2,7

18

2,8

19

2,9

20

f(x)
8,0516
8,2614
8,5522
8,9133
9,3464
9,8634
10,4872
11,2547
12,2223
13,4752
15,1434
17,4271
20,6390
25,2752
32,1358
42,5330
58,6568
84,2263
125,671
2
194,309
9
310,432
5
SUM
y dx=

jadi
integral
dari

y
8,0516
33,0456
17,1045
35,6534
18,6928
39,4534
20,9744
45,0190
24,4446
53,9007
30,2868
69,7083
41,2780
101,1007
64,2715
170,1319
117,3136
336,9050
251,3424
777,2397
310,4325
2566,350
5
85,5450

adala
h

85,54
50

NO 3

xo

xi
i
x

3
10
0,2

i
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

x
1
1,2
1,4
1,6
1,8
2
2,2
2,4
2,6
2,8
3

jadi
integral
dari

f(x)
1,4142
2,0958
2,4761
2,7422
2,9483
3,1177
3,2621
3,3884
3,5009
3,6027
3,6957
SUM
y dx=

y
1,4142
8,3831
4,9522
10,9686
5,8967
12,4708
6,5241
13,5535
7,0019
14,4108
3,6957
89,2715
5,9514

adala
h

5,9514

NO 4

xo

xi
i
x

4
20
0,05

3,05

3,1

3,15

3,2

3,25

3,3

3,35

3,4

3,45

10

3,5

11

3,55

12

3,6

13

3,65

14

3,7

15

3,75

16

3,8

17
18

3,85
3,9

f(x)
78,7509
9
86,1726
8
93,9979
8
102,266
1
111,012
6
120,271
130,073
4
140,451
5
151,436
6
163,060
1
175,353
7
188,349
5
202,080
2
216,579
231,879
8
248,017
4
265,027
1
282,945
2
301,808

y
78,75099
344,6907
3
187,9959
6
409,0643
7
222,0252
2
481,0839
2
260,1468
3
561,8059
6
302,8731
4
652,2403
1
350,7074
0
753,3981
4
404,1604
5
866,3160
6
463,7596
8
992,0694
7
530,0541
2
1131,780
75
603,6177

19

3,95

9
321,656
2

20

342,526
sum
y dx=

7
1286,624
70
342,5259
7
11225,69
19
187,0949

jadi
integral
dari

adala
h

187,09
49

2. Tugas

xo

xi
i
x

xo

2
10
0,1

x
0

1,1

1,2

1,3

1,4

1,5

1,6

xi
i
x
f(x)
y
57,89 57,894
40
0
42,19 168,79
86
45
32,58 65,168
42
5
26,48 105,95
92
69
22,42 44,840
03
6
19,58 78,352
81
5
17,54 35,097
88
5

4
20
0,1

x
0

2,1

2,2

2,3

2,4

2,5

2,6

f(x)
y
7,238
7 7,2387
7,666 30,664
1
3
8,098 16,196
3
6
8,535 34,140
2
7
8,976 17,953
6
3
9,422 37,690
6
3
9,872 19,745
9
8

1,7

1,8

1,9

10

16,03
88
14,89
47
14,01
08
13,31
69
SUM
y
dx=

64,155
2
29,789
3
56,043
3
13,316
9
719,40
92
23,980
3

jadi integral dari persamaan 1


adalah
23,980
3

Jadi integral persamaan ini


adalah

SUM
y
dx=

41,309
7
21,572
2
44,995
2
23,430
9
48,743
7
25,320
3
52,552
2
27,239
0
56,417
8
29,185
6
60,338
0
31,158
9
64,310
4
16,578
9
706,78
23
23,559
4

jadi integral persamaan


2 adalah

23,559
4

2,7

2,8

2,9

10

11

3,1

12

3,2

13

3,3

14

3,4

15

3,5

16

3,6

17

3,7

18

3,8

19

3,9

20

47,5397

10,32
74
10,78
61
11,24
88
11,71
54
12,18
59
12,66
02
13,13
80
13,61
95
14,10
44
14,59
28
15,08
45
15,57
95
16,07
76
16,57
89

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
1. Praktikum ini bertujuan agar mahasiswa dapat menyelesaikan

bentuk

integral dengan menggunakan penyelesaian numerik.


2. Persamaan Matematis memiliki 2 cara penyelesaian, yakni:
-Secara Analitis : untuk persamaan sederhana
-Secara Numerik : untuk persamaan sulit/rumit

3. Ada 2 metode integral yang biasanya digunakan yaitu metode numerik dan
metode analitik.
4. Integrasi numerik mengambil peranan penting dalam masalah sains dan
teknik
5. Metode integrasi numerik adalah suatu cara untuk menghitung aproksimasi
luas daerah di bawah fungsi yang dimaksud pada selang yang diberikan.
6. Dalam analisis numerik kaidah Simpson adalah salah satu metode integrasi
numerik, yaitu hampiran numerik dari integral tentu.
7. Nilai y dari persamaan

8. Nilai y dari persamaan

adalah 13,9020

adalah 85,5450

9. Nilai y dari persamaan

adalah 5,9514

10. Nilai y dari persamaan

adalah

187,0949
11. Nilai y dari persamaan
Adalah 47,5397

B. SARAN
1. Ketelitian dari praktikan sangat diperlukan dalam mengerjakan latihan dan
tugas terutama dalam penulisan rumus atau formula, simbol dan tanda
kurung pada excel.

2. Lebih sering berlatih menggunakan MS Excel karena aplikasi ini


mempunyai peranan yang cukup penting.

DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Kaidah_Simpson. Diakses pada 1 Oktober 2016
pukul 23.00 WIB
http://www.academia.edu/7340332/INTEGRASI_NUMERIK. Diakses pada 3
Oktober 2016 pukul 10.00 WIB
https://id.wikipedia.org/wiki/Integral. Diakses pada 2 Oktober 2016 pukul 10.44
WIB