Anda di halaman 1dari 1

pH

Untuk reaksi permukaan mengikat logam mineral oksida, larutan pH merupakan variabel
utama. Umumnya, peneyerapan kation meningkat seiring dengan meningkatnya pH dari
mendekati nol hampir 100% lebih, pada kisaran pH 1-2. wilayah pH ini disebut " tepi adsorpsi"
dan penempatannya menjadi karakteristik tertentu dari adsorbat dan, pada tingkat yang lebih
rendah, khususnya adsorben serta konsentrasi permukaan dan adsorbat.

Penyerapan anion

adalah kurva kebalikan dari penyerapan kation, pada penyerapan anion cenderung menurun
dengan meningkatnya pH. Untuk konsentrasi adsorbat yang diberikan, meningkatnya jumlah
bahan adsorben akan bergeser ke bawah tepi adsorpsi untuk kation, dan bergeser ke atas tepi
adsorpsi untuk anion. Sebaliknya, meningkatnya konsentrasi dari adsorbat kation untuk
penambahan adsorben akan menggeser tepi adsorpsi dengan nilai-nilai pH yang lebih tinggi.
Fenomena ini disebut "efek pembebanan."

Gambar 7.2 penyamarataan tepi penyerapan untuk kation yang ditunjukkan pada garis
kurva dan anion pada garis kurva putus putus, pada suatu penyerapan mineral metal oxida. pada
pemberian konsentrasi zat terlarut, tepi penyerapan akan bergeser ke arah panah dengan
meningkatnya kandungan adsorbent.