Anda di halaman 1dari 10

TUGAS MATA KULIAH KEPERAWATAN KOMUNITAS 1

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA


DENGAN BALITA DAN ANAK PRA SEKOLAH

DISUSUN OLEH KELOMPOK VIII :

AHMAD SANUSI
HANSEN SATRIAWAN
KAPRIANA TANTY N
YANTI HAPTIANI

NPM : 2015727003
NPM : 2015727019
NPM : 2015727025
NPM : 2015727049

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
2015 - 2016

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Didalam kehidupan bermasyarakat seseorang pasti mempunyai orang orang yang selalu
menemani di dalam kehidupannya. Baik itu pasangan hidup ataupun keluarga.keluarga
merupakan kesatuan yang terdiri dari ibu,ayah dan anak anak. Didalam masyarakat
keluarga membentuk unit dasar dari masyarakat kita, maka lembaga social yang paling
banyak memiliki efek efek yang paling menonjol terhadap anggotanya. Keluarga harus
berifungsi menjadi pelantara bagi tuntutan tuntutan dan harapan harapan dari semua
individu yang ada di dalam unit tersebut. Sebuah keluarga diharapakan dapat bertanggung
jawab untuk kebutuhan dan tuntutan dari orang tua dan anak anak , ini menjadi suatu tugas
yang sulit karena harus mempriori taskan kebutuhan individu yang beraneka ragam pada saat
tertentu.
Dalam suatu kelurga terdapat orang dewasa dan anak anak. Ada begitu banyak tantangan
yang harus dihadapi oleh setiap individu dan keluarga. Kesehatan sangat penting bagi
kelangsungan hidup keluarga, termasuk kesehatan anak anak, terutama anak anak yang
berusia 5 tahun kebawah. Di usia ini anak anak rentan dengan penyakit, karena itu orang
tua perlu ekstra waspada dengan situasi dan kondisi anak anaknya. Untuk itu pada
kesempatan ini akan dibahas mengenai asuhan keperawatan keluarga dengan anak balita dan
pra sekolah.

B. Tujuan
1. Tujuan umum :
Agar mahasiswa lebih mengerti asuhan keperawatan keluarga dengan anak balita dan pra
sekolah.
2. Tujuan khusus :
a. Memberikan informasi kepada mahasiswa mengenai teori/konsep dasar mengenai
keperawatan keluarga dengan anak balita dan pra sekolah.
b. Untuk menjelaskan kepada mahasiswa bagaimana proses keperawatan berperan
dalam kehidupan keluarga dengan anak balita dan pra sekolah.
c. Agar mahasiswa mengerti masalah masalah kesehatan apa saja yang sering muncul
pada anak anak balita dan pra sekolah.

d. Untuk menjelskan kepada mahasiswa tentang bagaimana memberikan bimbingan


pada anak-anak balita dan pra sekolah.

BAB II

TINJAUAN TEORI

A. Pengertian
1. Friedman ( 1998 )
Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama dengan keterikatan
aturan dan emosional serta individual mempunyai peran masing masing yang
merupakan bagian dari keluarga.
2. Sayekti ( 1994 )
Keluarga adalah suatu ikatan atau persekutuan hidup atas dasar perkawinan antara orang
dewasa yang berlainan jenis yang hidup bersama atau seorang laki laki atau seorang
perempuan yang sudah sendirian dengan atau tanpa anak, baik anaknya sendiri atau
adopsi dan tinggal dalam sebuah rumah tangga.
B. Konsep Dasar
Periode Early Childhood yaitu sejak umur 1 tahun sampai dengan 6 tahun dibagi atas :
1. Toddler : umur 1 3 tahun
2. Preschool : umur 3 6 tahun
C. Tahap Perkembangan Keluarga
1. Pasangan yang baru menikah
a. Menciptakan/membina hubungan yang harmonis/saling menguntungkan
b. Belajar saling menyesuaikan diri dan mulai kegiatan kegiatan rutin secara bersama
c. Membina hubungan yang baik dengan keluarga pasangannya.
d. Pasangan mulai merencanakan kapan mereka mengiginkan anak
e. Kontrasepsi apa yang akan mereka pilih ? mencari informasi tentang family planning.
2. Keluarga Dengan Kelahiran Anak Pertama Sampai Umur 30 Bulan.
a. Adaptasi menjadi orang tua, memenuhi kebutuhan bayi/anak.
b. Peran sebagai suami istri, sebagai ayah dan ibu.
c. Memenuhi kebutuhan anggota keluarga baru.
d. Mempelajari dan menerima pertumbuhan dan perkembangan anak.
3. Keluarga dimana Anak Pertama Usia pra sekolah
a. Mengasuh anak
b. Menyediakan kebutuhan anak
c. Persiapan kelahiran anak berikutnya
4. Keluarga Dengan Anak Usia Sekolah
a. Sosialisasi anak

5.
6.

7.
8.

b. Mendorong anak mencapai prestasi disekolah


c. Memeliharan hubungan perkawinan yang harmonis
d. Menjalin kembali hubungan perkawinan
Keluarga Dengan Anak Pertama Usia Remaja
a. Menjaga keseimbangan tanggung jawab dan kebebasan bagi remaja
b. Konflik antara orang tua dan remaja
Keluaraga Dengan Anak Usia Dewasa Muda
a. Melepaskan anak untuk membina perkawinan
b. Orang tua membantu anaknya untuk tidak tergantung
c. Menerima anggota keluarga baru
d. Menghargai nilai/sikap
e. Bapak mencapai puncak karir
f. Lebih banyak menghabiskan waktunya dengan pekerjaan.
Orang Tua Dengan Usia Pertengahan
a. Menjalin kembali hubungan perkawinan
b. Membina hubungan dengan generasi baru
Keluarga Usia Tua
a. Penyesuaian terhadap pensiun
b. Penghasilan yang berkurang
c. Hidup sendiri
d. Salah satu pasangan meninggal

TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA DENGAN BAYI


1. Keluarga yang Sedang Mengasuh Anak
Dimulai dengan kelahiran anak pertama hingga bayi berusia 30 bulan, biasanya orang tua
sangat berbahagia dengan kelahiran anak pertama mereka, tapi akan merasa takut juga.
Kekhawatiran terhadap bayi biasanya berkurang setelah beberapa hari, karena ibu dan bayi
tersebut mulai saling mengenal. Akan tetapi kegembiraan yang tidak dibuat buat ini
berakhir ketika seorang ibu baru tiba dirumah dengan bayinya setelah tinggal di rumah sakit
untuk beberapa waktu.
2. Masa Transisi Menjadi Orang Tua
Kelahiran anak pertama merupakan pengalaman keluarga yang sangat penting dan sering
merupakan krisis keluarga, sebagaimana yang digambarkan secara konsisten pada penelitian
keluarga selama tahap siklus kehidupan keluarga ini ( clark, 1966;hobbs dan Cole,
1976;LeMaster,1957)
3. Tugas tugas Perkembangan Keluarga
Setelah lahir anak pertama, keluarga mempunyai beberapa tugas perkembangan yang
penting. Suami, dan tanggung jawab. Ini meliputi penggabungan tugas perkembangan yang

terus- menerus dari setiap anggota keluarga dan keluarga secara keseluruhan ( Duvall, 1977 ).
Kelahiran seorang anak membuat perubahan perubahan yang radikal, dalam organisasi
keluarga.

D. Tahap Perkembangan pada Anak


1. Perkembangan Fungsi Mental dan Personality
a. Fase oral ( 0 1 tahun )
Positif :
Memberikan kepuasan/kesenangan
Menghisap, menelan, memainkan bibir
Makan kenyang, tidur
Negatif :
Menggigit, mengeluarkan air liur
Marah, menangis
b. Fase Anal ( 1 3 tahun )
Dengan tubuh memberi kepuasan berkisar sekitar anus
Positif :
BAB/BAK dan senang melakuakan sendiri
Negatif :
Anak akan menahan dan mempermainkannya
c. Fase Phalic ( 3 6 tahun )
1) Memegang genetalia
2) Oedipus complek
Positif :
1) Egosentris ; sosial interaksi
2) Mempertahankan keinginannya
2. Perkembangan Psikososial ( Ericson )
a. Percaya vs tidak percaya ( 0 1 tahun )
1) Semua kebutuhan mutlak tergantung pada orang lain

2) Rasa aman dan percaya mutlak pada lingkungan


b. Otonomi vs rasa malu-malu/ragu-ragu ( 1 3 tahun )
1) Alat gerak dan rasa telah matang
2) Perkembangan otonomi berfokus pada peningkatan kemampuan mengontrol
tubuhnya, diri dan lingkungan.
3) Menyadari bahwa ia dapat menggunakan kekuatannya untuk bergerak dan
membuat sesuatu dengan keinginannya.
c. Inisiatif vs Rasa bersalah ( 3 6 tahun )
1) Anak belajar mengendalikan diri dan manipulasi lingkungan.
2) Rasa inisiatif mulai menguasai anak
3) Anak mulai menuntut untuk melakukan tugas
4) Kemampuan anak berbahasa meningkat
5) Rasa kecewa dan bersalah.
3. Perkembangan kognitif ( Piaget )
a. Sensori Motorik ( lahir 2 tahun )
Menggunakan sistem pengindera, motorik dan benda benda untuk mengenal
lingkungan.
b. Pre Operasional ( 2 7 tahun )
Anak mampu menggunakan simbol kata kata, mengingat masa lalu, sekarang dan
yang akan datang.
4. Pertumbuhan dan Perkembangan Usia Toddler
a. Masa mengeksplorasi lingkungan
b. Tugas tahap ini sukses membutuhkan trust pada saat bayi dan bimbingan orang tua.
5. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Pra sekolah ( 3 5 tahun )
a. Rasa keinginan tentang hal hal yang berada dilingkungan semakin besar dan dapat
mengembangkan pola sosialisasinya.
b. Anak sudah mulai mandiri dalam merawat diri sendiri : mandi, makan, minum,
menggosok gigi, BAB dan BAK, dll.
E. Tahap Perkembangan Keluarga dengan BALITA
1. Tahap Keluarga dengan Childbearing/melahirkan.
a. Dimulai dengan kelahiran sampai bayi umur 30 bulan.
b. Orang tua menjalankan peran baru.
c. Peran ini awalnya sulit karena :
1) Perasaan ketidak adekuatan menjadi orang tua baru
2) Kurangnya bantuan dari keluarga
3) Nasehat yang menimbulkan konflik
4) Tidur kurang karena anak rewel
d. Faktor yang menyulitkan (Bradt 1998 ) :
1) Banyaknya wanita yang bekerja
2) Naiknya angka perceraian dan masalah perkawinan

3) Penggunaan alat kontrasepsi dan aborsi yang sudah lazim


4) Meningkatnya biaya perawatan anak
e. Masalah yang sering terjadi :
1) Kesulitan dalam perawatan anak
2) Suami merasa diabaikan
3) Terdapat peningkatan perselisihan
4) Kehidupan seksual dan sosial yang terganggu
5) Interupsi dalam jadwal yang terus menerus
f. Tugas perkembangan keluarga dengan tahap Childbearing/melahiran
1) Membentuk keluarga muda yang bahagia
2) Penyesuain tugas baru
3) Mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan
4) Memperluas persahabatan dengan keluarga besar/teman
5) Mendidik anak berdasar agama
g. Masalah kesehatan pada keluarga dengan childbearing :
1) Perawatan bayi yang baik
2) Imunisasi
3) KB
4) Penyakit infeksi
5) Masalah transisi pada orang tua
6) Sibling rivalry
7) Tumbuh kembang

2. Tahap Keluarga dengan Anak Pra Sekolah


a. Anak I ( pertama ) berumur 2,5 5 tahun
b. Keluarga menjadi majemuk
c. Kesibukan orang tua meningkat
d. Kelompok bermain sangat membantu dalam perkembangan anak
e. Tumbuh kembang BALITA :
Toddler ( 1-3 tahun ) :
1) Biologis ( meningkatnya BB dan TB )
2) Motorik ( berjalan, lari, memegang benda )
3) Psikososial
:
otonomi
vs
otonomi,sibling,tempertantrum
4) Kognitif : prekonseptual, egosentris
5) Psikoseksual : fase anal,toilet training
6) Sosial : bermain, sosialisasi meningkat

ragu-ragu,

negativism

Pra Sekolah ( 3 5 tahun )


1) Biologis : pertumbuhan fisik lambat
2) Motorik : menulis, memakai/melepas baju
3) Psikososial : inisiatif vs rasa bersalah, bereksperimen, meniru,

dari

4) Kognitif : prekonseptual, intuitive


5) Psikoseksual : oedipal, elektra kompleks
6) Sosial : berdiskusi dengan orang tua
f. Tugas perkembangan keluarga tahap keuarga dengan anak Pra sekolah :
1) Memenuhi kebutuhan anggota keluarga
2) Membantu anak untuk bersosialisasi
3) Beradaptasi dengan anak ke 2
4) Pembagian waktu untuk individu, pasangan, keluarga
5) Pembagian tanggung jawab anggota keluarga
6) Merencanakan kegiatan untuk stimulasi tumbuh kembang anak
g. Masalah Kesehatan pada keluarga dengan anak pra sekolah :
1) Masalah kesehatan fisik pada anak : sakit, jatuh
2) Psikososial : hubungan perkawinan
3) Persaing kakak adik
4) Masalah komunikasi keluarga
5) Masalah pengasuhan anak

F. PENGKAJIAN
1. Pengkajian pada keluarga :
Identitas : nama KK, alamat, pekerjaan, riwayat dan tahap perkembangan
Lingkungan : rumah, lingkungan, sistem sosial
Struktur keluarga : komunikasi, peran anggota keluarga
Fungsi keluarga
Penyebab masalah keluarga dan koping
Bagaimana pelaksanaan tugas dan fungsi keluarga
2. Pengkajian Pada BALITA
Identitas anak
Riwayat kehamilan, persalinan
Riwayat kesehatan bayi
Pertumbuhan dan perkembangan
Pemeriksaan fisik
Berapa lama waktu dengan orang tua
Siapa pengasuh anak
G. DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Perubahan hubungan b/d ketidak mampuan keluarga merawat anak yang sakit berat
2. Risti hubungan keluarga tidak harmonis b/d ketidak mampuan keluarga mengenal
masalah yang terjadi pada anak
3. Meningkatnya kemandirian anak
4. Pemeliharaan kesehatan yang optimal
5. Hubungan keluarga yang harmonis

H. INTERVENSI
1. Diskusi tentang tugas keluarga
2. Diskusikan penyebab ketidak harmonisan
3. Identifikasi sumber dukungan yang ada
4. Ajarkan cara merawat anak
5. Anjurkan untuk mempertahankan pola komunikasi terbuka
6. Bantu keluarga mengenali kebutuhan anggota keluarga