Anda di halaman 1dari 4

Tahun Pembuatan Jurnal

: 2004

Judul Jurnal

: The Core Role Of Packages In A Logistics


Networks

Penulis

: Per Engelseth

Subjek Penelitian

: Studi kasus terhadap empat produk makanan di


perusahaan retail makanan Norwegia.

Tujuan Penelitian

: Tujuan

dari

penelitian

ini

adalah

untuk

mengetahui seberapa pentingnya package dalam


hubungan terhadap logistik.
Prosedur

: Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini


dalam pencarian peran dan pentingnya suatu
package berhubungan dengan logistik adalah
dengan pencarian secara empiris dari distribusi
produk makanan di perusahaan retail Norwegia.

Metode

: Metode yang dilakukan dalam penelitian ini


adalah dengan mencari data dan melakukan
eksperimen pada perusahaan retail makanan segar
di Norwegia. Pada penelitian ini fokus kepada
pentingnya

peran

informasi

ketika

package

sebagai

mendistribusikan

sumber
produk.

Produk yang akan diteliti adalah stroberi Corona,


pisang dari Costa Rica, susu rendah lemak yang
dikemas dalam Pure-Pack karton berukuran 1
liter dan ikan tanpa tulang segar yang dibungkus
menggunakan plastic foil. Setiap produk akan
diteliti

dan

diulas

lebih

lanjut

mengenai

pentingnya peran package terhadap makananmakanan tersebut.

Analisis

: Pada kasus makanan pertama yaitu buah stroberi


Corona dapat dilihat bahwa kondisi buah ini
sangat vital dan dapat memperngaruhi untuk
penggunaan packaging. Alasan tersebut diperkuat
karena stroberi Corona adalah buah musiman,
termasuk produk high-volume dan buahnya
gampang busuk. Selanjutnya pada kasus makanan
kedua yaitu susu rendah lemak dapat dilihat
bahwa karakteristik produk ini mengharuskan
untuk

dikemaskan

atau

ditempatkan

untuk

memudahkan pendistribusian karena bentuknya


yang cair. Kasus makanan yang ketiga yaitu buah
pisang dari Costa Rica. Kasus ini terfokus pada
bagaimana

packages

dapat

tergabung

dan

mengurutkan material dan sebelumnya dapat


membantu menginformasikan jumlah dari barang
tersebut. Kasus yang terakhir yaitu kemasan ikan
segar tanpa tulang. Kasus ini terfokus pada
kemasan baru dari produk ikan tanpa tulang yang
dapat didistribusikan pada jumlah yang kecil dan
dalam rentang waktu yang pendek.

Pembahasan

: Pada kasus buah stroberi Corona dapat dilihat


bahwa bagaimana pentingnya informasi dari
suatu

package

bagaimana

yang

package

dapat

tersebut

menjelaskan
didistribusikan.

Ketika waktu yang diberikan terbatas maka


informasi pemasok, kebutuhan dan kapasitas
fasilitas logistik harus dikoordinasikan. Aktivitas
ini pun harus didukung dengan informasi
mengenai produk yang mudah dipahami.

Kasus susu rendah lemah menunjukkan bahwa


setelah dikemas, package memainkan peran
penting dalam pemberi tahuan deskripsi dari
bentuk produk tersebut. Karena susu adalah
produk cair maka harus ditempatkan dan pada
fase sebelumnya saat susu masih mentah, susu
harus tetap memiliki fasilitas tempat sendiri
seperti tangki penyimpanan.
Produk makanan yang ketiga adalah buah pisang
dari Costa Rica. Peran dari penggabungan dan
pengurutan

barang

mengkomunikasikan

informasi dari jumlah material diantara user atau


pekerja nya. Penggabungan dari produk tersebut
membantu

untuk

memeriksa

jumlah

yang

diantisipasikan untuk dipesan atau disimpan.


Produk yang terakhir adalah ikan tanpa tulang
dalam kemasan. Ketika jumlah produk yang
distribusikan

kecil

maka

produk

ini

dikombinasikan dengan produk lain dalam rangka


efisiensi pengantaran produk tersebut. Ikan
mentah yang datang dari kapal harus diberi
identitas dan ditempatkan di package tertentu
agar tidak tertukar dari kotak-kotak yang berisi
material lain dengan menggunakan label dari
pabrik ikan.
Hasil

: Karakteristik tiap produk yang berbeda sangat


berpengaruh

terhadap

jenis

package

yang

dibutuhkan. Informasi-informasi dari produk


menjadi faktor yang penting dalam pemilihan
jenis package dan melihat betapa pentingnya
fungsi dari package itu sendiri.

Kesimpulan

: Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini


adalah

bahwa

terdapat

dua

karakteristik

bagaimana pentingnya package berhubungan


dengan

logistik.

Pertama

adalah

melalui

ketahanan dari fungsi packaging. Aspek yang


kedua

adalah

btapa

pentingnya

packaging

terhadap jaringan logistik yang menjadi fokus


pada fungsi komunikatif packaging.

Anda mungkin juga menyukai