Anda di halaman 1dari 2

BAB X

TANGGUNG JAWAB
A. TANGGUNGJAWAB TERHADAP DIRI SENDIRI
Tanggungjawab terhadap diri sendiri berarti kewajiban menjaga diri dari hal-hal
yang merusak dan merugikan diri sendiri.
Tanggungjawab terhadap diri sendiri merupakan perintah Allah swt.
sebagaimana firmanNya :


195 :
Artinya : Belanjakan hartamu di jalan Allah dan jangan kamu menjatuhkan dirimu ke
dalam kebinasaan dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang berbuat baik. QS. Al Baqarah : 195

B. TANGGUNGJAWAB TERHADAP KELUARGA


Tanggungjawab terhadap keluarga dilakukan oleh seluruh anggota keluarga
terutama pemimpin keluarga, tanggungjawab terhadap keluarga bisa berwujud
menjaga nama baik, memelihara ikatan persaudaraan keluarga, mendidik dan
memberi nafkah, terutama terciptanya kemesraan bersama diatas sajadah dan
berusaha untuk tetap dalam garis Agama, perhatikan firman Allah swt. berikut :

6 :
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api
neraka.QS. At Tahrim :6

132 :

Artinya : Dan perintahlah keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam
melaksanakannya. QS. Thaha : 132

C. TANGGUNG JAWAB TERHADAP MASYARAKAT


Tanggungjawab ini merupakan tanggungjawab sosial, artinya setiap anggota
masyarakat memiliki kewajiban sama untuk menjaga dan memperbaiki keadaan
masyarakat serta menghindarkannya dari hal yang bisa menganggu atau merusak
keadaan.
Tanggungjawab terhadap masyarakat bisa berwujud melaksanakan tugas
menjaga keamanan, ketertiban dan kedisiplinan serta kerja bakti membersihkan
lingkungan, mencegah kemungkaran dan lain-lain.
Motivasi bertanggungjawab terhadap masyarakat bisa dilihat pada firman Allah
swt. berikut :


104 :
Artinya : Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru berbuat
kebaikan, menyuruh kepada yang ma,ruf dan mencegah dari kemunkaran.
Merekalah orang-orang yang beruntung. QS. Ali Imran : 104

D. TANGGUG JAWAB TERHADAP AGAMA


Tanggungjawab terhadap agama berarti kewajiban untuk memelihara agama
dan senantiasa menghidupkan syiarnya dalam hidup sehari-hari. Realisasi
tanggungjawab ini dimulai dari diri sendiri kemudian mengajak orang lain melalui
dakwah atau pendidikan.
Untuk mewujudkan tanggungjawab terhadap agama hendaknya setiap muslim
menuntut ilmu pengetahuan umum dan agama serta mengamalkannya dalam
kaitannya dengan hubungan kepada Allah swt. dan kepada sesama mahluk.

E. TANGGUNG JAWAB TERHADAP BANGSA DAN NEGARA


Tanggungjawab ini merupakan kewajiban setiap Muslim. Wujudnya antara lain :
berjuang mengisi pembangunan dengan kebaikan-kebaikan yang menguntungkan
bangsa dan negara atau ikut aktif menegakkkan cita-cita bangsa, seperti ;
tegaknya keadilan, tercapainya kemakmuran dan terjaganya keamanan
menyeluruh. Setiap muslim juga harus patuh tata tertib untuk menjaga kedisiplinan
dan ketertiban itu sendiri.
Bangsa dan negara yang dipimpin wakil-wakil rakyat (ulil Amri) perlu dibantu
kemajuannya. Umat Islam wajib mentaati pemimpin selama pemimpin bertindak
baik, benar dan tidak maksiat.
Firman Allah dalam surat An Nisa. 59 :


59 :
Artinya : Hai orang yang beriman taatilah Allah dan Rasul-Nya serta ulil amri ( pemimpin
/pemerintah ) diantara kamu. QS. AN nisa ; 59

F. TANGGUNG JAWAB DALAM MELAKSANAKAN PEKERJAAN


Tanggungjawab ini diwajibkan Islam apabila pekerjaan tersebut memberi nilai
maslahat masyarakat. Tanggungjawab dalam melaksanakan pekerjaan bisa
diwujudkan dengan memenuhi dan bersema-ngat mencapai hasil maksimal.
Dengan demikian pekerjaan dilakukan tidak asal-asalan atau bermalasmalasan, tetapi harus dengan kerja keras guna memperoleh produktifitas tertinggi.
Rasulullah saw. Bersabda :



Artinya : Berbuatlah untuk urusan duniamu seakan kamu akan hidup selama-lamanya.
Dan lakukanlah untuk urusan akhiratmu seolah-olah kamu akan mati besok .
HR. Baihaqi.



125 :