Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN
Tubuh dapat bertahan berminggu-minggu tanpa adanya asupan makanan kedalam tubuh, tapi
tubuh tidak bisa bertahan lama tanpa adanya air atau cairan yang masuk. Air atau cairan
tubuh merupakan bagian terpenting dalam tubuh, yaitu sekitar 55-60% ari berat badan ornag
dewasaatau 70% dari bagian tubuh tanpa lemak (lean body mass). Kandungan air dalam
tubuh relatif berbeda antar individunya bergantung pada jaringan ototdan jaringan lemak.
Dalam tubuh cairan tersebut harus selalu dalam keadaan seimbang. Keseimbangan cairan
tubuh adalah keseimbangan antara jumlah cairan yang masuk dan keluar tubuh. Melalui
mekanisme keseimbangan, tubuh berusaha agar cairan dapat didalam tubuh selalu ada dalam
keadaan seimbang. Ketidak seimbangan terjadi pada dehidrasi (kehilangan air/cairan secara
berlebihan) dan intoksisasi (kelebihan air). Konsumsi air tediri atas air yang diminum dan
juga makanan yang dikonsumsi setiap harinya.
Tubuh harus mampu memelihara keseimbangan cairan dalam tubuh karena keseimbangan
cairan kan berpengaruh terhadap zat elektrolit dalam tubuh. Pengaturan ini penting bagi
kehidupan sel,karena sel secra terus menerus berada dalam cairan. Oleh karena itu kita perlu
mengetahui bagaimana cara menjaga kesimbangan cairan dan elekrolit dalam tubuh.
1. Rumusan masalah
a. Apa pengertian dari keseimbangan cairan dan elekrolit dalam tubuhkan?
b. Bagaimana cara mempertahankan keseimbangan cairan?

2. Tujuan
a. Mengetahui pegertian keseimbangan dalam tubuh
b. Mengetahui cara mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh.