Anda di halaman 1dari 5

Arsitektur Futuristik

Pengertian Arsitektur Futuristik


Futuristik merupakan suatu paham kebebasan dalam mengungkapkan atau
mengekspresikan ide atau gagasan ke dalam suatu bentuk tampilan yang tidak biasa, kreatif
dan inovatif. Hasil dari futuristik ini adalah sesuatu yang dinamis, selalu berubah-ubah sesuai
keinginan dan zamannya. Penerapan futuristik ini hanya terlihat pada penampilan atau
tampaknya dengan tetap memperhatikan dan memperhitungkan fungsi dari objeknya (Tiffany,
2012).
Futuristik sejalan dengan perkembangan teknologi dimana dengan semakin majunya
teknologi yang diciptakan manusia maka keberadaan futuristik itu juga akan semakin
berkembang. Futuristik merupakan suatu paham kebebasan dalam mengungkapkan atau
mengekspresikan ide atau gagasan ke dalam suatu bentuk tampilan yang tidak biasa, kreatif
dan inovatif. Hasil dari futuristik ini adalah sesuatu yang dinamis, selalu berubah-ubah sesuai
keinginan dan zamannya. Penerapan futuristik ini hanya terlihat pada penampilan atau
tampaknya dengan tetap memperhatikan dan memperhitungkan fungsi dari objeknya (Tiffany,
2012).Futuristik sejalan dengan perkembangan teknologi dimana dengan semakin majunya
teknologi yang diciptakan manusia maka keberadaan futuristik itu juga akan semakin
berkembang.

SEJARAH
Arsitektur Futuristik atau futurisme dimulai pada awal abad ke 20 dengan bentuk
bangunan yang ditandai oleh anti -historicism dan garis panjang mendatar, kecepatan, emosi
dan urgensi yang artistik dan gaya ini dimulai pada Italia dan berlangsung pada tahun 1909
sampai 1944. Gaya ini dihidupkan oleh penyair itu Filippo Tommaso Marinetti, dan dia
bekerja pada tokoh arsitektur terkemuka seperti arsitek Antonio Sant'Elia dan seniman
Umberto Boccioni, Giacomo Balla, Fortunato Depero, Enrico Prampolini. pendukung
bangunan futuristik menyarankan kecepatan, teori pengaruh energi dan ekpresi yang kuat, di
dalam usahanya untuk membuat zaman arsitektur yang modern.
Setelah permulaannya, Futurism telah menjadi suatu kata (yang) lebih umum untuk
mengangkat kecenderungan yang luas dalam disain modern yang sangat ingin menciptakan
arsitektur dengan gaya masa depan ataupun sedikitnya gaya yang akan datang 10 tahun ke
masa depan. Futurism modern sebagian besar mulai dengan gaya desain pada mobil ataupun
kereta pada tahun 1950 di California. Futurism adalah bukanlah suatu gaya tetapi suatu
pendekatan terbuka ke arsitektur, dan telah ditafsirkan kembali oleh generasi arsitek yang
berbeda dari beberapa dekade, tetapi pada umumnya ditandai dengan membentuk ketajaman,
bentuk dinamis, kontras kuat dan penggunaan material yang berguna.
Prinsip Dasar Arsitektur Futuristik
Arsitektur futuristik merupakan arsitektur yang di desain dengan bentuk yang aneh
dan berorientasi masa depan dan juga tidak lazim. Bentuk desain yang arsitektur futuristik ini
bisa berbentuk kotak, bulat, atau tidak beraturan sekali atau berbentuk seperti badan hewan.
Beberapa desain futuristik dari arsitektur modern ini ada yang sebenarnya dalam proses
sedang dibangun atau akan dibangun serta ada yang sudah berdiri tegak dan digunakan.
Citra futuristic pada bangunan berarti citra yang mengesankan bahwa bagunan itu
berorientasi ke masa depan atau citra bahwa bangunan itu selalu mengikuti perkembangan
jaman yang ditunjukkan melalui ekspresi bangunan.
Fleksibilitas dan kapabilitas bangunan adalah salah satu aspek futuristic bangunan.
Fleksibilitas dan kapabilitas sendiri adalah kemampuan bangunan untuk melayani dan
mengikuti perkembangan tuntutandan persyaratan pada bangunan itu sendiri. Sedangkan
kemampuan untuk melayani dan mengikuti perkembangan jaman hanya bias diwujudkan atau
diimplementasikan dalam penapilan dan ungkapan fisik bangunan.

Gambar : Contoh bangunan High Rise bargaya Kontemporer

Menurut Haines (1950) dan Chiara dkk (1980) criteria diatas adalah :

Bangunan itu dapat mengikuti dan menampung tuntutan kegiatan yang senantiasa
berkembang
Bangunan tersebut senantiasa dapat melayani perubahan perwadahan kegiatan, disini
perlu dipikirkan kelengkapan yang menunjang proses berlangsungnya kegiatan
Adanya kemungkinan penambahan ataupun perubahan pada bangunan tanpa
mengganggu bangunan yang ada dengan jalan perencanaan yang matang.

Futuristic sebagai core values atau nilai-nilai dasar BMW mengandung nilai-nilai
yaitu; dinamis, estetis dan inovatif terutama dari segi teknologi yang dipakai (dinamis,
canggih dan ramah lingkungan) dengan mengadopsi bentuk-bentuk bebas yang tidak
terikat oleh bentuk-bentuk tertentu.

Dalam futuristic juga perlu dipikirkan mengenai estimasi atau perkiraan Pengenalan
akan bangunan futuristic dapat dilakukan dengan pendekatan : Pendekatan sesuai
dengan perkembangan kebutuhan manusia. Salah satu cara untuk memprediksi
tentang arsitektur masa depan adalah dengan mengikuti perkembangan arsitektur
berteknologi tinggi yang berkembang setelah tahun 1960-an dengan cirri-ciri :
1. Kebenaran struktur
2. Bentuk bebas cenderung ke bentuk yang berhubungan dengan alam.
3. Pendekatan dengan penemuan hal-hal yang baru.
4. Futuristic adalah lambing perubahan, dinamis dan menembus ruang tidak
nampak.

Ciri Arsitektur Futuristik


Dengan melihat pengertian futuristic yang ada, maka diambil kesimpulan pedoman
dalam perencanaan berdasarkan ungkapan futuristic, yaitu :

Mempunyai konsep masa depan terutama sesuai dengan paradigma perkembangan


arsitektur. Bentuk yang didapat bukan bentuk-bentuk tertentu saja, tetapi bentuk bebas
yang dekonstruksi.
Memanfaatkan kemajuan di era teknologi melalui struktur dan konstruksi
menggunakan strutur yang dekonstruksi.
Memakai bahan-bahan pre-fabrikasi dan bahan-bahan baru, seperti kaca baja
aluminium, dll
Memunculkan bentuk-bentuk baru dari arsitektur yang analog dengan musim,
maksudnya adalah bentuk yang tidak bisa diduga sebelumnya, dinamis sebagai
konsekuensi dari perubahan

Daftar pustaka:
http://waaaat.welovead.com/en/top/detail/456wiqsCe.html
http://2.bp.blogspot.com/-6yMFeXrPAS0/ViYYZvQAYI/AAAAAAAAA88/80ChqKX3okk/s640/Terminal%2BTWA%2BBandara%2BJFK
%2BNew%2BYork.jpg
arch2.com
archdaily.com