Anda di halaman 1dari 2

Koperasi

..............................
No. Badan Hukum :
Alamat : ......................

PERATURAN KHUSUS
PENGURUS KOPERASI .........................................
Nomor : ......./Persus/....../..........
Tentang :
HIBAH
KOPERASI .........................................

Menimbang

Mengingat

: a.

bahwa Koperasi ................................ merupakan


lembaga koperasi yang melakukan kegiatan usaha
penghimpunan dan penyaluran dana dari dan untuk
anggota, calon anggota, koperasi lain, dan atau
anggotanya, yang perlu dikelola secara profesional
sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan kesehatan
Koperasi,
sehingga
dapat
meningkatkan
kepercayaan dan memberikan manfaat yang
sebesar-besarnya kepada anggota dan masyarakat
disekitarnya.

b.

Bahwa untuk meningkatkan kepercayaan kepada


anggota perlu diadakanya pembedaan pelayanan
kepada anggota sehingga manfaat berkoperasi
dapat dirasakan, promosi ekonomi anggota dapat
terwujud dengan baik.

c.

Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagai mana


dimaksud dalam huruf a dan b, perlu menetapkan
Peraturan Khusus Tentang Hibah dari Koperasi
...............................

: 1

Undang undang Nomor 25 tahun 1992 tentang


Perkoperasian
Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1994 tentang
Persyaratan dan Tata Cara Pengesahan Akta
Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi
Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun l995 tentang
Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh
Koperasi
Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 1998
Tentang Modal Penyertaan Koperasi
AD/ART Koperasi ........................

3.

4.
5.

MEMUTUSKAN:
Menetapkan :

Peraturan Khusus Tentang Hibah.

Pasal 1
Ketentuan Umum
(1)

(2)
(3)
(4)

Hibah adalah pemberian bantuan uang/barang atau jasa dari pihak


ketiga kepada Koperasi, yang secara spesifik telah ditetapkan
peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak
secara
terus
menerus
yang
bertujuan
untuk
menunjang
penyelenggaraan urusan Koperasi dengan memperhatikan asas
keadilan, kepatuhan, rasionalitas dan manfaat untuk Anggota.
Penerimaan hibah yang bersumber dari dalam negeri harus dilaporkan
dalam Rapat Anggota, dan penerimaan hibah yang bersumber dari
modal asing harus dilaporkan kepada menteri dan Rapat Anggota.
Penggunaan hibah harus disesuaikan dengan tujuan pemberi hibah.
Hibah tidak dapat dibagikan secara langsung maupun tidak langsung
kepada Anggota, Pengurus dan Pengawas.

Pasal 2
Pembukuan
Semua penerimaan hibah dicacat dalam neraca sebagai Hibah.
Pasal 3
Pengelolaan
Pengelolaan dan pencatatannya dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan
pemberi hibah sepanjang tidak menyimpang dari ketentuan-ketentuan
AD/ART.

Ditetapkan di
Tanggal

: .......................
: .......................

Koperasi ..............................
Ketua,

(............................)

Sekretaris,

(............................)