Anda di halaman 1dari 4

Delapan Pintu Surga

rumaysho.com/11605-delapan-pintu-surga.html

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

8/14/2015

Ada delapan pintu surga. Ada empat pintu yang disebut dalam satu hadits. Sisanya dilihat dari hadits-hadits lainnya.
Yaitu: (1) Pintu Shalat, (2) Pintu Sedekah, (3) Pintu Jihad, (4) Pintu Ar-Rayyan, (5) Pintu Haji, (6) Pintu Al-Ayman,
(7) Pintu Al-Kazhimina Al-Ghaizha wa Al-Afina an An-Naas . Pintu sisanya adalah Pintu Dzikir, Pintu Ridha, atau
Pintu Ilmu.

Tidak Ada yang Semisal Surga


Allah Taala berfirman,

Tak seorang pun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka,
atas apa yang mereka kerjakan. (QS. As-Sajdah: 17)
Dalam hadits disebutkan,



( ) .
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, ia berkata, Allah Taala berfirman: Aku
sediakan bagi hamba-Ku yang shalih berbagai kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah
didengar oleh telinga dan tidak pernah terbetik dalam benak manusia. Kalau kalian mau, bacalah, Tak seorang pun
mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang
mereka kerjakan. (QS. As-Sajdah: 17)
Balasan ini diberikan bagi orang yang beramal sembunyi-sembunyi. Allah rahasiakan pula balasan baginya dan
dinampakkan dengan senyatanya pada hari kiamat. Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata,

Suatu kaum ada yang menyembunyikan amalan mereka. Allah pun membalasnya dengan menyembunyikan
balasan untuk mereka yang tak pernah mereka pandang sebelumnya dan tak pernah terbetik dalam benak. (HR.
Ibnu Abi Hatim, dinukil dari Tafsir Al-Quran Al-Azhim , 6: 145)

Delapan Pintu Surga yang Akan Dimasuki


Di surga ada delapan pintu surga. Salah satu pintu dinamakan Ar-Rayyan dan pintu ini khusus bagi orang yang
berpuasa. Dalam hadits disebutkan,


Dari Sahl bin Saad radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, ia berkata, Surga memiliki delapan
buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Ar Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang

1/4

yang berpuasa. (HR. Bukhari no. 3257)


Pintu lainnya adalah pintu untuk orang-orang yang rajin mengerjakan shalat, pintu untuk yang rajin bersedekah,
pintu untuk para mujahid.
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,


.




Barangsiapa yang berinfak dengan sepasang hartanya di jalan Allah maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga,
Hai hamba Allah, inilah kebaikan. Maka orang yang termasuk golongan ahli shalat maka ia akan dipanggil dari
pintu shalat. Orang yang termasuk golongan ahli jihad akan dipanggil dari pintu jihad. Orang yang termasuk
golongan ahli puasa akan dipanggil dari pintu Ar-Rayyan. Dan orang yang termasuk golongan ahli sedekah akan
dipanggil dari pintu sedekah.
.

Ketika mendengar hadits ini Abu Bakar pun bertanya, Ayah dan ibuku sebagai penebus Anda wahai Rasulullah,
kesulitan apa lagi yang perlu dikhawatirkan oleh orang yang dipanggil dari pintu-pintu itu. Mungkinkah ada orang
yang dipanggil dari semua pintu tersebut?
Nabi shallallahu alaihi wa sallam pun menjawab, Iya ada. Dan aku berharap kamu termasuk golongan mereka.
(HR. Bukhari no. 1897, 3666 dan Muslim no. 1027)
Al-Qadhi menukil ucapan Al-Harawi ketika menerangkan makna sepasang hartanya: Ada yang berpendapat bahwa
yang dimaksud dengan sepasang harta adalah dua ekor kuda, dua orang budak, atau dua ekor unta. Ibnu Arafah
menyatakan segala sesuatu yang memiliki pasangan disebut dengan zauj.
Sedangkan yang dimaksud dengan berinfak di jalan Allah dalam hadits ini mencakup berinfak untuk segala bentuk
amal kebaikan. Ada juga ulama yang menafsirkan, yang dimaksud adalah khusus jihad saja. Namun
memberlakukan secara umum seperti pendapat pertama itu lebih bagus. Demikian ucapan dari Al-Qadhi Iyadh.
(Syarh Shahih Muslim, 6: 106)
Sedangkan pintu kelima adalah pintu Al-Ayman. Dari Abu Hurairah, dalam hadits tentang syafaat Nabi shallallahu
alaihi wa sallam dikatakan,

Wahai Muhammad, suruhlah umatmu (yaitu) orang-orang yang tidak dihisab untuk masuk ke dalam surga melalui
pintu Al-Ayman yang merupakan di antara pintu-pintu surga. Sedangkan pintu-pintu yang lain adalah pintu surga
bagi semua orang. (HR. Bukhari no. 3340, 3361, 4712 dan Muslim no. 194)
Nama pintu keenam adalah Al-Kazhimina Al-Ghaizha wa Al-Afina an An-Naas (mudah menahan amarah dan
memaafkan orang lain) terdapat dalam hadits dari Rawh bin Ubadah, dari Asyats, dari Al-Hasan Al-Bashri secara
mursal,

Sesungguhnya Allah memiliki sebuah pintu di surga, tidaklah yang masuk melaluinya kecuali orang-orang yang
memaafkan kezaliman. (Diriwayatkan oleh Ahmad. Lihat Fath Al-Bari, 7: 28).
Imam Nawawi rahimahullah berkata, Al-Qadhi berkata, pintu-pintu surga lainnya disebutkan dalam hadits lain yaitu

2/4

pintu taubat, pintu Al-Kazhimina Al-Ghaizha wa Al-Afina an An-Naas , Pintu Ridha. Inilah jadinya ada tujuh pintu
yang ada dalam berbagai hadits. Sedangkan 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab akan masuk melalui
pintu Al-Ayman. Itulah pintu kedelapan. (Syarh Shahih Muslim, 7: 106-107)
Ibnu Hajar rahimahullah menyatakan, Dalam hadits disebutkan ada empat pintu surga. Di awal-awal bab jihad
sudah diterangkan pula bahwa pintu surga itu ada delapan. Rukun Islam yang tersisa adalah haji, tentu ada pintu
khusus untuk orang yang berhaji. Itulah pintu kelima. Adapun tiga pintu lainnya, ada di situ pintu Al-Kazhimina AlGhaizha wa Al-Afina an An-Naas terdapat dalam riwayat Imam Ahmad, dari Rawh bin Ubadah dari Asyats, dari AlHasan Al-Bashri secara mursal, Sesungguhnya Allah memiliki sebuah pintu di surga, tidaklah yang masuk
melaluinya kecuali orang-orang yang memaafkan kezaliman.
Ada juga pintu Al-Ayman (pintu ketujuh), yaitu pintu orang yang bertawakkal pada Allah yang masuk dalam surga
tanpa hisab dan tanpa siksa. Adapun pintu kedelapan adalah Pintu Dzikir sebagaimana yang diisyaratkan dalam
riwayat Tirmidzi. Bisa jadi pula adalah Pintu Ilmu. Wallahu alam. (Fath Al-Bari, 7: 28)

Abu Bakar Dipanggil dari Delapan Pintu Surga


Abu Bakar adalah orang yang memiliki berbagai bentuk amal shalih dan ketaatan. Hal itu terbukti sebagaimana
disebutkan dalam hadits berikut.


Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bertanya (kepada para sahabat), Siapakah di antara kalian yang pada hari
ini berpuasa? Abu Bakar berkata, Saya.
Beliau bertanya lagi, Siapakah di antara kalian yang hari ini sudah mengiringi jenazah? Maka Abu Bakar berkata,
Saya.
Beliau kembali bertanya, Siapakah di antara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin? Maka Abu Bakar
mengatakan, Saya.
Lalu beliau bertanya lagi, Siapakah di antara kalian yang hari ini sudah mengunjungi orang sakit. Abu Bakar
kembali mengatakan, Saya.
Maka Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pun bersabda, Tidaklah ciri-ciri itu terkumpul pada diri seseorang
melainkan dia pasti akan masuk surga. (HR. Muslim no. 1028).
Abu Bakar Al-Muzani berkomentar tentang sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahuanhu,
:


Tidaklah Abu Bakar itu melampaui para sahabat Muhammad shallallahu alaihi wa sallam (semata-mata) karena
(banyaknya) mengerjakan puasa atau shalat, akan tetapi karena iman yang bersemayam di dalam hatinya.
Mengomentari ucapan Al-Muzani tersebut, Ibnu Aliyah mengatakan, Sesuatu yang bersemayam di dalam hatinya
adalah rasa cinta kepada Allah azza wa jalla dan sikap nasihat (ingin terus memberi kebaikan) terhadap (sesama).
(Jami Al-Ulum wa Al-Hikam oleh Ibnu Rajab, 1: 225).
Semoga bermanfaat, semoga kita dimudahkan untuk memasuki pintu-pintu surga yang ada. Wallahu waliyyut

3/4

taufiq.

Naskah Khutbah Jumat 29 Syawal 1436 H di Masjid At-Tauhid, Bibal, Panggang, Gunungkidul
Selesai disusun 11: 13 AM, Jumat, 29 Syawal 1436 H di Darush Sholihin, Gunungkidul
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.Com
Ikuti update artikel Rumaysho.Com di Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat (sudah 3,6 juta fans) ,
Facebook Muhammad Abduh Tuasikal, Twitter @RumayshoCom, Instagram RumayshoCom
Untuk bertanya pada Ustadz, cukup tulis pertanyaan di kolom komentar. Jika ada kesempatan, beliau akan jawab.

4/4