Anda di halaman 1dari 3

Synedrella nodiflora (L.

)
Gaertn.

( Synedrella nodiflora sebelum dikeringkan )


( Synedrella nodiflora sesudah dikeringkan )

( batang )

( akar )

( daun )

Nama gulma dalam bahasa latin

( bunga )

: Synedrella nodiflora (L.)

Gaertn.
Nama gulma dalam bahasa Indonesia

: Gletang warak,

legetan (Jawa), jotang kuda Nama


(Sunda)
: Risha Muliana
Lokasi pengambilan
( Dibelakang
NIM: Sektor Timur
: 1305102010036
Fakultas Pertanian )
Kelas
: Kamis, 10.00-12.00 WIB
Tanggal pengambilan
: 10 Desember
2014
Judul Praktikum
: Gulma
Mata Kuliah

: Laboratorium Dasar-Dasar

Perlindungan Tanaman

1. Klasifikasi Gulma
Kingdom

: Plantae ( Tumbuhan )

Subkingdom

: Tracheobionta ( Tumbuhan berpembuluh )

Super Divisi: Spermatophyta ( Menghasilkan biji )


Divisi

: Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga )

Kelas

: Magnoliopsida ( Berkeping dua / dikotil )

Sub Kelas

: Asteridae

Ordo

: Asterales

Family

: Asteraceae

Genus

: Synedrella

Spesies

: Synedrella nodiflora (L.) Gaertn.

2. Morfologi Gulma
a. Akar

: Tanaman ini mempunyai akar tunggang.

b. Batang

: Batangnya berbentuk bulat bercabang menggarpu berulang-ulang, tumbuh

tegak, dapat mencapai ketinggian 60-120 cm. berbulu pada buku-bukunya dan bagian
rendah.
c. Daun

: Helai daun berbentuk bulat telur memanjang dimana pada bagian tepinya

bergerigi dan berbulu, bertangkai cukup panjang, duduk daun bawah berhadapan,
sedangkan bagian atas bertangkai pendek.
d. Bunga

: Bunga terdapat pada ketiak daun dengan daun yang tersusun satu atau dua

bunga, bunga cakram serupa tabung kuning muda dengan taju kuning cerah dan
tabung kepala sari coklat kehitaman. Bunga pada tanaman ini berkelompok seperti
cawan, warna biru muda, putih dan violet, mahkota bergantung sempit seperti lonceng
terbalik berbentuk lima.
e. Buah

: Buah yang terdapat pada tanaman ini berwarna putih, keras, bergerigi lima,

runcing dan rambut sisik ada lima.

f. Habitat

: Pada daerah tropis berada pada tempat yang tak tergenang air dan pada

daerah subtropis berada pada ketinggian 11200 m dpl. Suhu optimal untuk tumbuh 1624 C. intensitas cahaya tinggi yang dibituhkan gulma ini sehingga pertumbuhan
direduksi bila ternaungi. Dapat tumbuh berasosiasi dengan padi gogo, palawija, kopi,
tembakau, kelapa sawit dan cengkeh. Tempat-tempat yang sedikit ternaungi, kerap
ditemukan diperkebunan, pekarangan, tepi-tepi jalan, pagar, dan saluran air; padang;
dan tanah-tanah terlantar.
g. Perbanyakan : Perbanyakan tanaman ini secara generatif dengan biji dan akar.
h. Pengendalian : Dengan cara kimiawi yaitu secara umum dapat diberantas dengan
menggunakan Dalapon.

Anda mungkin juga menyukai