Anda di halaman 1dari 4

MANAJEMEN STRATEJIK dan KEPEMIMPINAN

STRATEGI UNTUK BERSAING DI PASAR


INTERNASIONAL

Oleh:
Listya Nindita
Dicky Andriyanto

2015271115
2015271116

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2016

Mengapa Perusahaan Memutuskan Masuk ke Pasar Global


Alasan-alasan yang mendorong perusahaan-perusahaan memutuskan masuk ke pasar
global, misalnya seperti :
Untuk mendapatkan akses pada pelanggan baru
Untuk mencapai target biaya yang lebih rendah melalui skala ekonomi
Untuk mengeksploitasi lebih jauh kompetensi utamanya
Untuk mendapatkan akses pada sumber daya serta kemampuan yang tersedia di pasar
luar negeri
Untuk mengurangi risiko bisnis di pasar domestik dengan menyalurkannya ke pasar
yang lebih besar
Mengapa Bersaing Melintasi Batas Wilayah Negara Menyebabkan Pengembangan
Strategi menjadi Lebih Kompleks
Mengembangkan strategi untuk bersaing di satu atau lebih pasar luar negeri jelas lebih
kompleks dan rumit karena beberapa alasan seperti perbedaan faktor-faktor yang
mempengaruhi daya saing industri, keunggulan basis lokasi, kebijakan pemerintah serta
kondisi perekonomian, risiko perbedaan nilai tukar mata uang, dan yang tak kalah pentingnya
adalah perbedaan budaya, demografi serta kondisi pasarnya. Berkompetisi di pasar global
sungguh suatu upaya yang kompleks seperti :
1. Variasi lintas negara atas faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing industri,
termasuk di antaranya, yaitu :
Berkaitan dengan kondisi-kondisi permintaan
Kondisi-kondisi faktor terkait
Industri-industri terkait dan yang industri penyokong
Strategi perusahaan, struktur serta persaingannya
2. Menentukan lokasi aktivitas mata rantai untuk keunggulan kompetitif
3. Dampak kebijakan-kebijakan pemerintah serta kondisi perekonomian di negara lain
dimana perusahaan berinvestasi
4. Risiko-risiko pergerakan nilai tukar yang memburuk
5. Perbedaan-perbedaan lintas negara atas kondisi demografi, budaya dan pasar
Konsep-Konsep Persaingan Multi-Domestik Dan Persaingan Global
Persaingan multi-domestik memiliki karakteristik seperti :
1. Pembeli di negara yang berbeda akan tertarik pada atribut produk yang berbeda pula
2. Penjual berbeda dari satu negara dengan negara yang lain
3. Kondisi industri serta kekuatan kompetitif berbeda-beda di tiap negara
Sementara itu persaingan global dicirikan dengan harga-harga serta kondisi-kondisi
persaingan lintas negara yang saling terkait. Dengan demikian posisi daya saing suatu
perusahaan di satu negara akan mempengaruhi serta dipengaruhi oleh posisinya di negara
lain.
Pilihan-Pilihan Stratejik Untuk Memasuki Pasar Internasional
Terdapat 6 pilihan strategi yang dapat dipakai sebagai acuan perusahaan-perusahaan yang
akan berekspansi ke luar negeri, yaitu :
1. Mempertahankan satu perusahaan (di satu negara) sebagai basis produksi dan
mengekspor hasilnya ke negara-negara lain
2. Memberikan lisensi kepada perusahaan asing untuk memproduksi serta
mendistribusikan produknya di luar negeri
3. Memakai strategi waralaba

4. Membuka anak perusahaan yang 100% kepemilikannya dikuasai perusahaan tersebut


dengan cara mengakuisisi perusahaan lokal di luar negeri
5. Menciptakan anak perusahaan di luar negeri dengan menggandeng mitra lokal di sana
(joint-venture) di industri yang masih bertumbuh/berkembang
6. Mengandalkan aliansi strategis atau joint venture dengan perusahaan asing
Bersaing Secara Internasional
Terdapat tiga pendekatan stratejik utama, seperti :
1. Strategi multi-domestik : berpikir lokal, bertindak secara lokal
2. Strategi global : berpikir global, bertindak secara global
3. Strategi transnasional : berpikir global, bertindak secara global
Pencarian Keunggulan Kompetitif di Arena Internasional
Ada tiga cara penting di mana perusahaan bisa mencapai keunggulan kompetitifnya
dengan cara ekspansi keluar dari pasar domestiknya, yakni :
1. Dengan menggunakan lokasi untuk membangun keunggulan kompetitif. Tujuan
utamanya adalah untuk menekan biaya atau mencapai diferensiasi produk yang lebih
tinggi.
2. Dengan berbagi serta mentrasnfer sumberdayanya yang bernilai, kompetensi, serta
kemampuannya melintasi batas negara demi membangun keunggulan kompetitif
3. Dengan menggunakan koordinasi lintas batas untuk mendapatkan keunggulan
kompetitifnya. Cara ini sulit ditiru oleh pesaing lokal yang tidak memiliki wilayah
operasi lintas batas.
Kantung-Kantung Sumber Keuntungan dan Tindakan-Tindakan Strategik Lintas
Negara
Profit Sanctuary adalah pasar dari sebuah negara atau lebih di mana perusahaan dapat
mengamankan suatu nilai keuntungan tertentu karena sifat pasar yang protektif atau
keunggulan kompetitifnya yang tak dapat disaingi oleh kompetitor lain. Metode atau
pendekatan mengenai profit sanctuary diterapkan, yakni :
Dengan menggunakan subsidi lintas pasar untuk menjalankan serangan strategik.
Tujuannya adalah mendorong serangan kompetitif di satu pasar dengan sumber daya
dan profit yang dialihkan dari pasar yang lain.
Dengan menggunakan taktik lintas negara untuk mempertahankan diri dari pesaingpesaing internasional yang memiliki lebih dari satu profit sanctuary di negara lain
yang membuat para pesaing tersebut juga memiliki keunggulan kompetitif
Strategi Bersaing di Pasar Negara-Negara Berkembang
Pertimbangan-pertimbangan bagi perusahaan yang ingin meluaskan bisnis di pasar
global, salah satunya dengan mempertimbangkan pasar negara-negara berpopulasi besar
dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi seperti Cina, India, Brazil, Indonesia, Rusia,
Polandia, dan Mexico.
Di negara-negara tersebut dapat dikatakan bahwa risiko bisnis masih dapat diterima
atau ditolerir, namun karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta semakin banyaknya
kelas menengahlah maka negara-negara tersebut dianggap mampu memberi peluang yang
sangat besar bagi kesuksesan bisnis perusahaan transnasional. Pilihan-pilhan strategi untuk
dapat bersaing di pasar-pasar negara berkembang, seperti :
Mempersiapkan persaingan berbasis harga rendah
Memodifikasi aspek-aspek bisnis model perusahaan atau strateginya untuk
mengakomodir keadaan lokal

Berupaya merubah pasar lokal agar lebih sepadan serta sesuai dengan praktikpraktik bisnis serupa di negara lain
Menjauhi pasar-pasar negara berkembang yang dinilai tak praktis lagi secara
ekonomis bila perusahaan harus memodifikasi model bisnisnya hanya untuk
mengakomodir keadaan lokal
Bertahan Terhadap Raksasa-Raksasa Global
Perusahaan multinasional raksasa memiliki sumberdaya yang sangat besar untuk
memburu pasar di manapun di seluruh dunia, dan mereka selalu mencari peluang bahkan
untuk masuk ke pasar negara-negara berkembang yang bisa berpotensi memakan
perusahaan-perusahaan lokal.
Perusahaan-perusahaan lokal dalam bertahan dan melawan balik raksasa-raksasa
global yang mencoba mengambil alih pasar mereka di dalam negeri. Lima strategi yang layak
diterapkan oleh perusahaan-perusahaan lokal tersebut, yakni :
Menciptakan model bisnis yang mampu mengeksploitasi hambatan-hambatan di
jaringan distribusi lokal atau buruknya infrastruktur
Perusahaan lokal lebih memahami apa yang konsumen lokal inginkan, apa yang
menjadi preferensi mereka, untuk menciptakan produk atau layanan yang dapat
dikustomisasi
Perusahaan lokal dapat mengambil keuntungan atas aspek-aspek pekerja lokal yang
mana hal ini tak dimiliki oleh perusahaan multinasional asing
Menggunakan strategi akuisisi dan pertumbuhan cepat untuk meningkatkan ketahanan
terhadap ekspansi perusahaan asing
Mentransfer keahlian perusahaan ke pasar-pasar lintas negara serta memulai aktivitasaktivitas untuk menghadapi ekspansi multinasional asing pada level internasional