Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN

HASIL BUDIDAYA SAYUR TERONG


Disusun untuk memenuhi tugas Matakuliah
Budidaya Tanaman
yang diampu oleh Ibu Nugrahaningsih dan Bapak Suhadi

Disusun Oleh
Kelompok 3/Offering GW-HW
1. Enggar Puji Wahyuningsasi (130342615314)
2. Nia Sofya Ilmi
(130342603498)
3. Sisca Maylindasari

(130342603491)

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
April 2016

A. Modal Usaha
1) Modal Tetap
Jenis Barang

Umur
ekonomis
(bulan)

Jumlah
unit

Harga
Satuan
(Rp)

(n)
Tanah

Harga
Total
(Rp)

Nilai
sisa

Penyusutan
(Rp/bulan)

(A)

(B)

(C)

240

6 m2

120.000

720.000

252.00
0

1.950

Peralatan
-

Cangkul

60

30.000

30.000

3.000

450

Skop

60

30.000

30.000

3.000

450

Timba

36

10.000

10.000

1.000

250

Jumlah

790.000

3.100

Keterangan: A= Modal tetap


B= 10% x A, untuk bangunan B = 35% x A
C=

( AB)
n

2) Modal Kerja
Modal yang diperlukan untuk produksi sebanyak 9 Kg/panen
Biaya

Kebutuhan/panen

Harga Satuan (Rp)

Modal/panen (Rp)

Bibit terong

18 bibit

200

3.600

Pupuk (NPK)

0,72 kg

2.300

1.650

Gaji Karyawan

1 orang

32.000

32.000

Jumlah

37.250

Modal usaha keseluruhan yang dibutuhkan adalah:


Modal Usaha = Modal tetap + Modal kerja
= 790.000 + 37.250
= 827.250

B. Biaya Produksi
1) Biaya tetap
Jenis Biaya

Biaya Tetap (Rp/bulan)

Gaji karyawan

32.000

Biaya penyusutan

3.100

Jumlah

35.100

2) Biaya tidak tetap


Biaya

Kebutuhan

Haega Satuan

Modal / panen (Rp)

Bibit terong

18 bibit

200

3.600

Pupuk (NPK)

0,72 kg

2.300

1.650

Jumlah

5.250

Total biaya produksi yang dibutuhkan adalah:


Total biata produksi
= Biaya tetap + Biaya tidak tetap
= 35.100 + 5.250
= 40.350
C. Kapasitas Hasil Produk
Kebutuhan bibit terong sebanyak 18 bibit/panen diperoleh produksi 9 kg/panen
Nilai produksi setiap panen adalah: 9 kg x 10.000/kg = 90.000
D. Analisis Finansial
a. Analisis Laba-Rugi (Profit dan Loss)
Taksiran Keuntungan = Pendapatan perpanen Total biaya produksi
= Rp 90.0000 Rp 40.350
= Rp 49.650
b. Analisis Pengembalian Modal (Payback period)
Pengembalian Modal

Total investasi
Keuntungan / panen
827.250
= 49.650
=

= 16,7 panen

c. Analisis Peluang Pokok (Break Event Point-BEP)


Perhitungan BEP atas dasar Quantitas

BEP (Q)

FC
PVC
35.100
=
90.000
5.350
(
)
9
9
35.100
= 10.000594,4
35.100
= 9.405,6
=3,73 bungkus

Perhitungan BEP atas dasar penjualan rupiah

BEP (Q) =

FC
VC
1
S
35.100
5.350
1(
)
90.000

35.100
10,059

35.100
0,941

= Rp 37.3000,74
Persentase BEP
Persentase BEP =
=

BEP
x 100%
hasil jual
37.300
x 100%
90.000

Kapasitas Produksi pada keadaan BEP


Kapasitas BEP = Persentase BEP x Kapasitas produksi/panen
= 10,1% x 9 kg
= 0,909 / panen
d. Analisis BC Ratio
Nilai perbandingan antara pendapatan dengan biaya.
BC Ratio

Pendapatan
Biaya Produksi
90.000
=
40.350
= 2,23>1
layak atau untung
=

Budidaya sayur terong dianggap layak karena nilai BC ratio lebih besar dari 1
yaitu 2,23.

Beri Nilai