Anda di halaman 1dari 2

PENYEDIAAN OBAT YANG MENJAMIN

KETERSEDIAAN OBAT

SOP

Nomor
Terbit ke
No.Revisi
Tgl.Diberlaku
Halaman

UPT Puskesmas Cibaliung


1. Pengertian

:
:
:
:
:

/PKM-CBL/SPO/

ttd

/2016

M. AMSOR, SKM
NIP.19641102 1987031 1008

Penggunaan dan penyediaan obat adalah proses kegiatan yang meliputi


aspek teknis dan non teknis mulai dari perencanaan, permintaan,
penerimaan, penyimpanan, distribusi, pelayanan, pengendalian obat,

2. Tujuan

pencatatan dan pelaporan.


Menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan
obat yang efisien, efektif dan rasional

3. Kebijakan

Semua kegiatan Petugas Farmasi kefarmasian dalam melakukan


penyediaan obat mulai dari perencanaan, permintaan, penerimaan,
penyimpanan, distribusi, pelayanan, pengendalian obat, pencatatan dan

4. Referensi

pelaporan.harus mengikuti langkah langkah dalam SPO


Buku Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di
Puskesmas, Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat
Kesehatan, Depkes RI Jakarta, cetakan kedua 2004.

5. Prosedur

1. Petugas Farmasi menyusun perencanaan dan pengadaan obat


2. Petugas Farmasi menyusun permintaan obat dengan menyediakan
data pemakaian obat menggunakan LPLPO.
3. Petugas Farmasi menerima obat sesuai permintaan dan kebutuhan
obat dari gudang farmasi kabupaten
4.

Petugas Farmasi menerima obat dari Gudang Farmasi DKK

5. Petugas Farmasi menyimpan Obat di gudang farmasi puskesmas


6. Petugas Farmasi melakukan pendistribusian ke puskesmas induk,
sub unit internal dan eksternal.
7. Petugas

Farmasi melakukan pengendalian persediaan dan

penggunaan untuk menghindari kekosongan dan kelebihan


persediaan.
8. Petugas Farmasi melakukan pelayanan kepada pasien di
puskesmas.
9. Petugas Farmasi melakukan kegiatan pencatatan dan pelaporan
atas penggunaan obat, pengembalian obat rusak dan kadaluarsa
serta pelaporan obat hilang.
10. Petugas Farmasi melakukan pembinaan,supervisi dan evaluasi
pengelolaan Obat di PKD dan PUSTU secara berkala setiap 1
tahun sekali.

6. Unit terkait

7. Diagram Alir
Petugas menyusun
perencanaan dan pengadaan
obat

menyusun permintaan
obat dengan
menyediakan

Petugas Farmasi menerima


obat dari Gudang Farmasi
DKK

menerima obat sesuai


permintaan dan kebutuhan
obat dari gudang farmasi
kabupaten

menyimpan Obat di
gudang farmasi
puskesmas

melakukan pelayanan
kepada pasien di
puskesmas
melakukan kegiatan
pencatatan dan pelaporan
atas penggunaan obat,
pengembalian

melakukan pendistribusian ke
puskesmas induk, sub unit
internal dan eksternal.
melakukan
pengendalian
persediaan dan penggunaan
untuk
menghindari
kekosongan dan kelebihan
persediaan.

melakukan pembinaan,supervisi
dan evaluasi pengelolaan Obat
di PKD dan PUSTU secara
berkala