Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pelayanan sosial adalah suatu kegiatan atau aktivitas yang terstruktur dan
mempunyai tujuan yaitu membantu para anggota masyarakat agar masayarakat
dapat saling menyesuaikan, baik dengan sesamanya maupun dengan lingkungan
sosialnya. Pelayanan sosial ini terdiri dari berbagai program yang diadakan tanpa
adanya pertimbangan kriteria pasar yang mana untuk menjamin suatu tingkatan
dasar dalam penyediaan fasilitas pemenuhan kebutuhan akan kesehatan, pendidikan
dan kesejahteraan. Semua ini berutujuan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat
serta

kemampuan

perorangan

untuk

pelaksanaan

fungsi-fungsinya,

untuk

memperlancar kemampuan menjangkau dan menggunakan pelayanan-pelayanan


serta

lembaga-lembaga yang telah ada dan membantu warga masyarakat yang

mengalami kesulitan dan keterlantaran.


Pelaksanaan pelayanan sosial ini mencakup adanya suatu perbuatan yang aktif
antara pemberi dan penerima. Bahwa untuk mencapai sasaran sebaik mungkin
perlu mempergunakan sumber-sumber yang tersedia sehingga benar-benar efisien
dan tepat guna. Sehubungan dengan

itu maka dalam

konsepsi sosial service

delivery, sasaran utama adalah si penerima bantuan (beneficiary group). Dilihat


dari sasaran perubahan maka sasarannya adalah sumber daya manusia dan sumbersumber natural Manusia, keluarga,kelompok, atau masyarakat yang menghadapi
masalah sosial dan lingkungan sosial. Wujud sasaran pada potensi, organisasi,
lembaga pelayanan dalam masyarakat dan sistem kesejahteraan sosialPelayanan
sosial tidak hanya mengganti atau berusaha memperbaiki keluarga dan bentukbentuk organisasi sosial, tetapi juga merupakan penemuan sosial yang berusaha
untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusia modern dalam berbagai hubungan
dan peran-perannya.

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung | 1

B. Rumusan Masalah
Dari beberapa masalah yang dibahas kami dapat merumuskan sebagai berikut :
1. Apa definisi pelayanan sosial?
2. Apa tugas pelayanan sosial?
3. Apa fungsi pelayanan Sosial?

C. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui definisi pelayanan sosial.
2. Untuk mengetahui tugas pelayanan sosial.
3. Untuk mengetahui fungsi pelayanan sosial.

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung | 2

1. BAB II
2. PEMBAHASAN
3.
A. Definisi Pelayanan Sosial Menurut Para Ahli.
1. CHARLES ZASTROW
4.
Pelayanan soial merupakan sistem pelayanan dimana menyatunya para
profesional dan para ahli lainnya yang mengkonsentrasikan diri dalam pemeliharaan
kesehatan fisik dan mental serta kesejahteraan individu, kelompok dan masyarakat.
2. JOHNSON
5.
Pelayanan sosial didefinisikan sebagai program-program yang
dilaksanakan oleh pekerja sosial yang diarahkan untuk mencapai kesejahteraan sosial
3. DEPARTEMEN SOSIAL
6.
Pelayanan kesejahteraan sosial merupakan usaha kesejahteraan sosial
yang mengarah pada terciptanya kondisi sosial sasaran program agar memiliki
kembali rasa harga diri dan kepercayaan diri sehingga mampu menjalankan fungsi
sosialnya dalam kehidupan masyarakat melalui usaha kesejahteraan sosial yang
bersifat represif, rehabilitatif, resosialisasi dan bantuan sosial.
4. ALFRED J.KHAN
7.
Pelayanan sosial terdiri dari program-program yang diadakan tanpa
mempertimbangkan kriteria pasar untuk menjamin suatu tingkatan dasar dalam
penyediaan fasilitas pemenuhan kebutuhan akan kesehatan, pendidikan, dan
kesejahteraan untuk memperlancar kemampuan menjangkau dan menggunakan
pelayanan-pelayanan serta lembaga-lembaga yang telah ada, dan membantu warga
masyarakat yang mengalami kesulitan dan keterlantaran.
8.
9.
10.
B. Tugas Pelayanan Sosial
11.

Sistem pelayanan sosial mempunyai beberapa tugas pokok, yaitu :

1. Bertugas untuk mencegah timbulnya permasalahan sosial penyandang masalah


dengan melakukan deteksi dan pencegahan sedini mungkin.

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung | 3

2. Bertugas melakukan rehabilitasi sosial untuk memulihkan rasa percaya diri, dan
tanggung jawab terhadap diri dan keluarganya, dan meningkatkan kemampuan
kerja fisik dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mendukung kemandiriannya
di masyarakata.
3. Bertugas untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi individu dan keluarga
sehubungan denga perubahan peranannya.
4. Bertugas untuk mengembalikan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
(PMKS) ke masyarakat melalui penyiapan sosial, penyiapan masyarakat agar
mengerti dan mau menerima kehadiran kembalimereka, dan membantu
penyaluran mereka ke berbagai sektor kerja dan usaha produktif.
5. Bertugas melakukan pengembangan individu dan keluarga, seperti mendorong
peningkatan taraf kesejahteraan pribadinya, meningkatkan rasa tanggung jawab
sosial untuk berpartisipasi aktif di tengah masyarakat, mendorong partisipasi
masyarakat untuk menciptakan iklim yang mendukung pemulihan, dan
memfasilitasi dukungan psiko-sosial dari keluarganya.
12.
13.
14.
15.
C. Fungsi Pelayanan Sosial
16.

Secara umum pelayanan sosial mempunyai empat fungsi diantaranya :

1) Pencegahan atau Preventive


17.

Pelayanan sosial berupa penceghana ditujukan untuk memperkuat individu,

kelompok, atau masyarakat supaya terhindar dari masalah-masalah baru.


18. Seperti juga dalam ungkapan di bidang kesehatan bahwa mencegah lebih baik
dari mengobati, maka dalam penanganan terhadap masalah sosial kecacatan hal
tersebut juga dapat dilaksanakan. Pencegahan kecacatan dapat dilaksanakan melalui

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung | 4

penyuluhan sosial/sosialisasi terhadap seluruh warga masyarakat tanpa kecuali. Materi


sosialisasi antara lain tentang pentingnya hidup sehat dengan menjaga kebersihan
lingkungan dan mengonsumsi makanan dan minuman dengan gizi yang berimbang
untuk mencegah kecacatan sejak lahir maupun akibat penyakit.Mentaati rambu-rambu
lalu lintas untuk mencegah kecacatan akibat kecelakaan lalu lintas.
19. Contohnya : Pelayanan kepada lansia di Rumah Perlindungan Sosial
Tresna Werda RPSTW Garut
20.
Sasaran langsung pelaksanaan, pembinaan kesejahteraan sosial
lansia, jenis pelayanan yang diterima lansia meliputi:
1. Pelayanan kebutuhan fisik, yang terdiri dari penyediaan makan dan pakaian serta
penyediaan tempat tinggal yang menyenangkan.
2. Pemeliharaan kesehatan dan kebersihan, melalui pemeriksaan rutin, pemberian
gizi seimbang, olahraga senam rutin, melaksanakan kebersihan dan lingkungan
klien dan pengobatan saat penderita sakit yang dilaksanakan oleh tenaga medis
dan dibantu oleh staf pelayanan.
3. Pemberian bimbingan mental/spiritual dan kerohanian, berupa bimbingan ibadah,
pengajian, baca al-quran.
4. Pemberian bimbingan sosial individu dan kemasyarakatan, berupa terapi
psikososial individu-kelompok, terapi sosial individu-kelompok, dan relaksasi.
21.

2) Rehabilitasi
Rehabilitas yang diartikan sebagai suatu proses refungsionalisasi untuk

memungkinkan penyandang masalah mampu melaksanakan fungsi sosialnya.


22.
Contohnya : PELAYANAN DIDALAM PANTI SOSIAL BINA
DAKSA
23.
Yang dimaksud dengan Pelayanan Panti Sosial Bina Daksa adalah
keseluruhan rangkaian jalur hubungan kerja dalam penangan penyandang cacat

tubuh hingga penyaluran dan bimbingan lanjut, meliputi :


Bimbingan Fisik
24.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memelihara kesehatan jasmani dan

memberikan kemampuan pemeliharaan fisik yang sehat, meliputi :


1) Pemberian pengetahuan dasar di bidang kesehatan lingkungan.
2) Bimbingan olahraga.
3) Kedisiplinan.
Bimbingan Mental
25.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong kemauan dan kemampuan
kelayan serta pembinaan iman dan ketakwaan.
Bimbingan Sosial

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung | 5

26.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung

jawab sosial serta memulihkan kemauan dan kemampuan guna penyesuaian diri
dan

kerjasama

dalam

kelompok

atau

lingkungannya.

Kegiatan

ini

meliputibbimbingan sosial perorangan dan kelompok melalui bimbingan


kesenian, kegiatan olahraga, rekreasi dan pramuka.
Bimbingan Keterampilan
27.
Kegiatan dimaksudkan untuk memulihkan

dan

mengembangkan

kemampuan fisik dan keterampilan yang sesuai dengan bakat dan minat
penyandang cacat tubuh sehingga mereka mau dan mampu bekerja berdasarkan
kemampuan dan pengalaman yang dimiliki agar dapat hidup mandiri dalam
kehidupan masyarakat/
Terapi Penunjang
28. Kegiatan ini dimaksudkan agar penyandang cacat tubuh yang mempunyai
kelainan tambahan dapat dibantu dengan memelaksanakan kegiatan lainnya
(seperti Phisio-theraphy, Occupational theraphy, dan kegiatan penggunaan alat
bantu prothese)
29.
3) Pengembangan yang diartikan sebagai peningkatan taraf kesejahteraan para
penyandang masalaah berikut lingkungannya, untuk berperan aktif dalam
kehidupan bermasyarakat.
30.
Contohnya : PELAYANAN DIDALAM PANTI SOSIAL BINA
DAKSA
31.
Yang dimaksud dengan Pelayanan Panti Sosial Bina Daksa adalah
keseluruhan rangkaian jalur hubungan kerja dalam penangan penyandang cacat
tubuh hingga penyaluran dan bimbingan lanjut diantaranya ada bimbingan
lanjutan yang meliputi :
Bantuan Stimula Modal Usaha
32.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan konsultasi dan
bantuan modal usaha agar kelayan mampu mempertahanakan dan

meningkatkan usahanya.
Bimbingan peningkatan dan pengembangan serta pemantapan kerja/usaha

yang sesuai dengan segmen pasar penambahan modal.


Retraining
Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung | 6

33.

Kegiatan ini dmakasudkan untuk melatih kembali keterampilan

yang telah diperoleh penyandang cacat tubuh agar mereka lebih mantap

dan berkembang usahanya secara lebih barhasil guna dan berdaya guna.
Pemberian bimbingan keterampilan untuk pengisian waktu luang dengan
jenis keterampilan sebagai berikut: menganyam dari bambu dan rotan
34.
( membuat keranjang buah/belanja), berkebun, olahan pangan,

beternak, bermain musik dan membuat telor asin


35.
4) Perlindungan yang diartikan sebagai wujud jaminan dan pemeliharaan setiap
warga dari tindak kekerasan dan atau perlakuan salah sesuai harkat martabat
manusia.
36.

Contohnya : Lansia yang tidak mau tinggal di rumah bersama

keluarganya akan tetapi lebih memilih tinggal di panti sosial tresna werda karena
faktor-faktor tertentu seperti kurang pedulinya keluarga sekitar.

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung | 7

37. BAB III


38. PENUTUP
A. Kesimpulan
39.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa :
40.

Pelayanan sosial ditujukan untuk membantu orang agar berkecukupan,

mencegah ketergantungan, memperkuat relasi keluarga, memperbaiki individu, keluarga,


kelompok, dan masyarakat, sehingga mereka dapat berfungsi social menjalankan tugas
status dan perananya.
41.
42.
B. Saran
43.

Dengan membaca makalah ini dan mengetahui definisi,

tugas dan fungsi sistem pelayanan sosial, diharapkan agar pembaca


dapat memahami tentang definisi,tugas dan fungsi pelayanan sosial
dengan baik.

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial BAndung | 8

44. DAFTAR PUSTAKA


45.

Direktorat Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat 2008.


Standarisasi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat Tubuh
dalam Panti. Jakarta:Depsos RI
46. RUJUKAN ELEKTRONIK
47. Melalui https://rpstwgarut01.wordpress.com/program-pelayanan/
diunduh 25 September 2016

48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung| 9

58.
59.
60.

61.
62.

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung| 10

Anda mungkin juga menyukai