Anda di halaman 1dari 15

Makalah Pengantar Bisnis

Rangkuman Gambaran Umum Bisnis

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pengantar


bisnis

Oleh:
Azkha Nurmaulita
10010216028

JURUSAN KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH


FAKULTAS SYARIAH
UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG
2016

Daftar Isi
KATA PENGANTAR...................................................................................3
BAB I : PENDAHULUAN............................................................................4
1.1 Latar Belakang.............................................................................4
1.2 Maksud dan Tujuan........................................................................5
1.3 Rumusan Masalah..........................................................................5
BAB II : PEMBAHASAN.............................................................................6
2.1 Pengertian Bisnis..........................................................................6
2.2 Tujuan Bisnis.................................................................................7
2.3 Sifat dan Struktur Bisnis...............................................................9
2.4 Fungsi Bisnis...............................................................................10
2.5 Lingkungan Bisnis......................................................................11
2.6 Klasifikasi Bisnis...........................................................................12
2.7 Unsur Bisnis.................................................................................13
2.8 Persamaan Bisnis, Industri dan Perusahaan................................13
2.9 Perbedaan Bisnis, Industri dan Perusahaan.................................13
BAB III : PENUTUP.................................................................................13
3.1 Kesimpulan..................................................................................14
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................15

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa
karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayahnyalah saya
dapat menyelesaikan makalah ini.
Dan juga saya berterima kasih kepada Bapak Affandi selaku dosen
mata kuliah pengantar bisnis, fakultas Syariah yang telah memberikan
tugas ini kepada saya.
Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka
menambah wawasan serta pengetahuan mengenai pengertian, tujuan,
sifat dan struktur, fungsi serta ruang lingkup bisnis.
Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa didalam tugas ini terdapat
kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang saya harapkan. Untuk
itu saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan
dimasa yang akan dating, mengingat tidak ada sesuatu yang
sempurna tanpa sarana yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun
yang membacanya. Sekiranya makalah yang sudah disusun ini dapat
berguna bagi saya sendiri maupun orang yang membacanya.
Sebelumya saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata
yang kurang berkenan.

Bandung, Oktober 2016

Azkha Nurmaulita

BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual
barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk
mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa
Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam
konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, di mana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak
swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan
kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis
mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang
mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan
seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan
kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang
bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini
kontras dengan sistem sosialistik, di mana bisnis besar kebanyakan
dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan di mana seseorang atau
sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan
keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan,
tergantung skupnya penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk
pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan
ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan
yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya
"bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada

seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan


jasa. Namun definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan
perdebatan hingga saat ini.

1.2 Maksud dan Tujuan


Maksud dan tujuan penulisan makalah ini adalah:
1.2.1 Untuk memenuhi dan melengkapi salah satu tugas pengantar
bisnis
1.2.2 Untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai
gambaran umum bisnis

1.3 Rumusan Masalah


1.3.1 Apa yang dimaksud dengan bisnis?
1.3.2 Apa tujuan dari bisnis?
1.3.3 Apa sifat dan struktur dari bisnis?
1.3.4 Apa fungsi dari bisnis?
1.3.5 Apa saja lingkungan bisnis?
1.3.6 Apa klasifikasi dari bisnis?
1.3.7 Apa persamaan dari bisnis, industry dan perusahaan?
1.3.8 Apa perbedaan dari bisnis, industry dan perusahaan?

BAB II : PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Bisnis
Bisnis (business) adalah upaya terorganisasi individu-individu
dalam memproduksi dan menjual, untuk mendapatkan keuntungan,
produk (barang dan jasa) yang memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pengertian bisnis menurut beberapa ahli :
Huat, T Chwee (1990)
Bisnis sebagai suatu system yang memproduksi barang atau
jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Griffin dan Ebert (1996)
Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang
atau jasa yang bertujuan untuk mendapat keuntungan. Suatu
perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total
pendapatan pada suatu periode (total revenues) lebih besar
dari total biaya (total costs) pada periode yang sama.
W.F.Schoell et al (1993:15)
Bisnis adalah kegiatan mencari keuntungan yang
diorganisasikan dan diarahkan untuk penyediaan barang dan
jasa kepada para pelanggan.
Steinhoff (1975:5)
Bisnis sebagai aktivitas yang menyediakan barang dan jasa
yang diperlukan atau diinginkan konsumen , dapat dilakukan
oleh organisasi perusahaan yang memiliki badan hukum,
perusahaan yang memiliki badan usaha maupun peroranan
yang tidak memiliki badan hukum maupun badan usaha
seperti pedagang kaki lima, warung yang tidak memiliki surat
izin usaha atau dagang serta usaha informal lainnya.

2.2 Tujuan Bisnis


Tujuan (objectives) dapat dirumuskan sebagai hasil akhir yang ingin
dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis yang mereka lakukan.
Menurut Peter Drucker (1968: 83) tujuan bisnis yang ingin dicapai
suatu perusahaan mencakup: market standing, innovation, physical
and financial resources, profitability, manager performance and
development, worker performance and attitude, public responsibility.
Gitman menambahkan bahwa tujuan utama yang ingin dicapai oleh
aktivitas bisnis yang dilakukan oleh perusahaan adalah stockholders
wealth maximization.
Wealth Maximization
Para pelaku usaha mendirikan perusahaan dengan harapan
agar usaha yang didirikan member keuntungan. Setelah
perusahaan bekembang besar, pendiri perusahaan akan
mempekerjakan tenaga-tenaga professional yang mampu
bekerja dengan sesuai dan akhirnya menghasilkan laba yang
maksimal
Market Standing
Market standing atau pengusaha pasar akan member jaminan
bagi perusahaan untuk memperoleh pendapatan penjualan
dan profit dalam jangka panjang.
Pengusaha pasar harus mampu membaca potensi pasar dan
arah persaingan pada masa yang akan dating melalui
penelaahan aktivitas pesaing yang tercermin dari teknologi
yang dipasok para supplier kepada perusahaan pesaing,
sehingga produk perusahaan tidak akan tersisih dari pasar
oleh produk saingannya.
Innovation
Inovasi berkaitan dengan penciptaan nilai yang dapat
memberikan kepuasan pada konsumen yang lebih besar untuk
setiap rupiah yang dibelanjakan. Oleh karena itu, tujuan bisnis
yang ingin dicapai melalui inovasi adalah menciptakan nilai
pada suatu produk
Physical and Financial Resources

Physical and financial resources merupakan kemampuan


perusahaan untuk memperoleh pasokan bahan baku yang
berkelanjutan dengan harga yang bersaing yang akan sangat
menentukan daya saing perusahaan tersebut.
Perusahaan harus mempunyai tujuan penguasaan terhadap
sumber daya fisik ( kapasitas pabrik, fasilitas pergudangan,
dll ) dan sumber daya keuangan yang memadai.
Profitability
Tujuan utama dari para pelaku bisnis baik yang memiliki badan
usaha sendiri ( PT, CV, Firma dan Koperasi ) maupun kegiatan
usaha yang dilakukan sendiri ( kios, warung, pedagang kaki
lima ) adalah menghasilkan profit.
Dengan adanya profit diharapkan perusahaan dapat
mengembangkan usahanya menjadi semakin besar dan
membawa keuntungan yang jauh lebih besar.
Manager Performance and Development
Kinerja dan performen manager menjadi tujuan pencapaian
organisasi yang selanjutnya. Manager perlu memiliki berbagai
pengetahuan, kemampuan, dan perilaku ( behavior ) yang
berkaitan dengan profesinya
Worker Performance and Attitude
Sikap para karyawan terhadap pekerjan dan perusahaan
menjadi tujuan yang spesifik dalam setian bisnis yang
dilakukan oleh para investor. Sikap tersebut adalah yang
terkait dengan kondisi kerja dan kompensasi yang diterima
para karyawan.
Public Responsibility
Bisnis harus memiliki tanggung jawab social seperti
kesejahteraan masyarakat, mencegah adanya polusi, dll.
Banyak perusahaan yang mengadopsi kebijakan
environmental subtainability yaitu pengembangan strategi
usaha yang dapat memelihara lingkungan dan pada saat yang
sama dapat menghasilkan laba.

2.3 Sifat dan Struktur Bisnis


Struktur Bisnis :
Spealisasi
Spealisasi yaitu menentukan siapa yang akan mengerjakan
apa.
Pekerjaan dilakukan dengan mengidentifikasi suatu pekerjaan
yang harus dikerjakan dan menentukan siapa orang yang
harus mengerjakan.
Departementalisasi
Yaitu menentukan bagaimana orang yang mengerjakan suatu
tugas yang sangat berkaitan dikelompokan dalam satu
kelompok yang sama.
Departementalisasi produk, membagi suatu organisasi
berdasarkan barang atau jasa yang dihasilkan
Departementalisasi proses, pembagian organisasi
berdasarkan proses produksi yang digunakan untuk
menghasilkan barang atau jasa
Departementalisasi fungsional, pembagian
departemen berdasarkan fungsi atau aktivitas suatu
kelompok
Departementalisasi pelanggan, yaitu menyesuaikan
antara produk yang dihasilkan dengan kelompok
konsumennya
Departementalisasigeografi, mambagi perusahaan
berdasarkan area negaranya atau Negara yang
mereka layani
Departementalisasi multiple, perusahaan besar
mengkombinasikan departemen-departemen berbeda
Sifat Bisnis
Sifat Kompleks

Apabila masing-masing bagian diperinci menjadi sub bagian


sebagai suatu keseluruhan, maka sub bagian itu akan saling
memengaruhi.
Sifat sebagai Kesatuan Unit
Seluruh kegiatan perusahaan harus bersatu sehingga menjadi
suatu kesatuan unit.
Sifat Berjenis-Jenis
perusahaan membuat produk secara bermacam-macam agar
tidak ada kerugian dari produk yang satu dan dapat ditutupi
dengan keuntungan dari produk yang lain
Sifat Saling Bergantung
Umumnya perusahaan kecil menjalankan fungsi
operasionalnya dalam suatu menejemen perusahaan, dan
bergantung pada perusahaan yang menjadi pemasok bahan
bakunya.
Sifat Dinamis
Perubahan intern ataupun ekstern menjadi hal yang selalu
terjadi dalam suatu perusahaan .

2.4 Fungsi Bisnis


Menurut Steinhoff fungsi yang dilakukan oleh bisnis dikelompokan
kedalam tiga fungsi dasa, yaitu memperoleh bahan baku ( acquiring
raw materials ), mengolah bahan baku ( manufacturing raw materials ),
dan mendistribusi produk kepada konsumen (distributing products to
consumers ).
Acquiring Raw Materials
Perusahaan akan berusaha memperoleh bahan baku dengan
harga optimal serta terjaga kesinambungan pasokannya.
Harga perolehan bahan baku yang lebih tinggi dari pesaing
memiliki potensi yang menyebabkan perusahaan kehilangan
daya saing di pasar global.
Manufacturing Raw Materials
Perusahaan akan mengolah bahan baku setelah
mendapatkannya.
Distributing Products to Consumers
Kegiatan distribusi produk dari produsen kepada konsumen
melibatkan berbagai b

Perusahaan bisnis lainnya seperti perusahaan distributor,


ekspedisi, asuransi, grosir, dll.
Kegiatan distribusi pun dapat dilakukan secara langsung oleh
produsen kepada konsumen dengan system direct selling
( penjualan langsung ). Contohnya Tupperware, Avon, CNI, dll.

2.5 Lingkungan Bisnis


Linkungan bisnis dibagi menjadi :
Lingkungan yang kompetitif
Persaingan adalah komponen dasar kapitalisme. Setiap hari,
pemilik bisnis harus mencari tahu apa yang membuat bisnis
mereka sukses dan bagaimana bisnis mereka berbeda dari
persaingan.
Lingkungan Global
Lingkungan global berarti bahwa bisnis harus bersaing dengan
bisnis lain dari seluruh dunia., karena lingkungan global ini
dapat memengaruhi seluruh perusahaan baik secara langsung
maupun tidak langsung.
Lingkungan Teknologi
Peningkatan kompetisi dan inovasi teknologi telah mengubah
cara seseorang melakukan bisnis. Perubahan dibidang
manufaktur peralatan, komunikasi dengan pelanggan, dan
distribusi produk merupakan contoh bagaimana teknologi
telah mengubah praktik bisnis sehari-hari.
Lingkungan Ekonomi
Kondisi ekonomi memiliki dampak yang kuat terhadap kinerja
dari setiap bisnis. Ketika perekonomian kuat, tingkat lapangan
kerja tinggi, dan kompensasi yang dibayarkan kepada
karyawan juga tinggi. Oleh karena penghasilan orang sudah
membaik mereka membeli sejumlah besar produk.
Lingkungan Sosial

Lingkungan social meliputi demografi dan preferensi


pelanggan, mencerminkan tendensi social terhadap mana
suatu bisnis terekspos.
Demografis atau karakteristik dari populasi, berubah sejalan
dengan waktu
Lingkungan Industri
Lingkungan industry mencerminkan kondisi di dalam industry
perusahaan terhadap mana perusahaan terekspos. Industry
yang memiliki permintaan yang tinggi akan produk-produknya
cenderung memiliki persaingan yang ketatkarena banyak
perusahaan yang memasuki industry tersebut.

2.6 Klasifikasi Bisnis


Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis
dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari
banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan
bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan
keuntungan.
Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang
berasal daribarang mentah atau komponen-komponen,
kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh
manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang
fisik seperti mobil atau pipa.
Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang
intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara
meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh
bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai
perantara barang antara produsen dengan konsumen.
Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen
adalah distributor atau pengecer. lihat pula: Waralaba

Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang


memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau
mineral tambang.
Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan
dari investasi dan pengelolaan modal.
Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan
terutama dari pejualan-kembali properti intelektual
(intelellectual property).
Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik,
seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan
keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan
mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan
keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu
dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.
Bisnis online adalah bisnis yang dilakukan secara online lewat
internet. Dalam bisnis online, barang apa saja bisa
diperjuabelikan layaknya pada bisnis pada umumnya. Untuk
bisa berbisnis secara online, banyak media yang bisa
dimanfaatkan, salah satunya adalah website, facebook,
twitter, instagram, path, blog dan lainnya.

2.7 Unsur Bisnis


Individu pelaksana bisnis yang bersangkutan
Semangat atau jiwa bisnis yang dimiliki pelaksana
Prganisasi atau kelembagaan yang mendukung

Kemampuan yang dimiliki ( sumber daya manusia, sumber daya


alam dan kemampuan manejerial )
Lingkungan yang berperan

2.8 Persamaan Bisnis, Industri dan Perusahaan


Merupakan suatu usaha yang melakukan aktifitas ekonomi guna
memenuhi kebutuhan manusia.
Tujuan utama yang ingin dicapai adalah mendapatkan profit yang
semaksimal mungkin sehingga dapat mengembangkannya
kembali menjadi kegiatan ekonomi yang lain.
2.9 Perbedaan Bisnis, Industri dan Perusahaan
Bisnis merupakan organisasi yang menjual barang atau jasa pada
konsumen guna mendapatkan laba. Dalam artian bisnis
mencakup perusahaan dan industry.
Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan
berkumpulnya semua faktor produksi
Industri adalah bidang yang menggunakan ketrampilan, dan
ketekunan kerja (bahasa Inggris: industrious) dan penggunaan
alat-alat di bidang pengolahan hasil-hasil bumi, dan distribusinya
sebagai dasarnya.

BAB III : PENUTUP


3.1 Kesimpulan
Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang
atau jasa yang dijual kepada konsumen dengan maksud untuk
mendapatkan laba. Selain untuk mendapatkan profit bisnis juga
dibentuk untuk meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik
dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai
dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Penciptaan
bisnis yang berhasil dapat bermanfaat bagi wiraswasta dan pemilik
lainnya yang memperoleh laba, karyawan yang menerima penghasilan
dan pelanggan yang kebutuhannya terpuaskan.

Bisnis terekspos pada lingkungan social, industry, ekonomi,


global, teknologi serta lingkungan yang kompetitif. Bisnis memantau
lingkungan social guna mengantisipasi perubahan dalam permintaan
akan produk sebagai respon terhadap perubahan dalam demografis
dan preferensi pelanggan. Dalam lingkungan ekonomi dan global bisnis
mengantisipasi bagaimana ekonomi global local dapat memengaruhi
permintaan akan produknya. Dalam lingkungan yang kompetitif artinya
bisnis harus dapat bersaing dengan bisnis yang lainnya.

DAFTAR PUSTAKA
William M. Pride,Robert J. Hughes, Jack R. Kapoor, Pengantar Bisnis
Introducing to Business , Edisi 11, Jakarta: Salemba Empat, 2014.
Ismail Solihin, Pengantar Bisnis, Erlangga, 2014
https://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
https://id.wikipedia.org/wiki/Industri
https://id.wikipedia.org/wiki/Perusahaan