Anda di halaman 1dari 4

PENYEDIAAN DAN PENGGUNAAN

OBAT

SOP

No. Dokumen

No. Revisi
Tanggal Terbit
Tanggal Berlaku
Halaman

:
:
:
:

C/VIII/SOP/4/16/
OBAT/ 002
00
27 April 2016
2 Mei 2016
1/2

PUSKESMAS
PRAMBON
1.Pengertian

Supartini Silaningsih
19660601 199303 2011

Penyediaan dan Penggunaan obat adalah proses kegiatan yang dilakukan dalam
rangka memenuhi kebutuhan obat yang meliputi aspek teknis dan non teknis mulai
dari perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, pelayanan,
pengendalian obat, pencatatan dan pelaporan.

2.Tujuan

Mampu memenuhi kebutuhan obat yang bermutu guna tercapainya pelayanan obat
publik dasar kepada masyarakat.

3.Kebijakan

SK Kepala Puskesmas Prambon tentang Kebijakan Penyelenggaraan Kefarmasian


Puskesmas Prambon

4.Referensi

5.Prosedur

6.Unit Terkait

1. Buku Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di


Puskesmas, Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan,
Depkes RI Jakarta, cetakan kedua 2004.
2. PERMENKES RI No 30 th 2004 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di
Puskesmas
3. Buku Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, direktorat bina farmasi
komunitas dan klinik, Direktorat jenderal bina kefarmasian dan alat kesehatan
Departemen kesehatan RI 2006
1. Petugas farmasi melakukan perencanaan terhadap perkiraan jenis dan jumlah
obat yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan
2. Petugas farmasi pengajukan permintaan obat lewat LPLPO ke GFK Sidoarjo
3. Petugas farmasi melakukan penerimaan dan pemeriksaan obat-obatan yang
diterima dari GFK berdasarkan Formulir penerimaan Obat .
4. Petugas farmasi melakukan penyimpanan obat-obatan yang diterima di Gudang
Obat dan mencatatnya di buku gudang dan Kartu Stok Obat
5. Petugas farmasi melakukan pendistribusian obat kepada sub-sub unit pelayanan
kesehatan di lingkungan Puskesmas Induk, Rawat Inap, Puskesmas Pembantu,
Posyandu, Polindes,dll
6. Petugas farmasi melakukan pelayanan obat kepada pasien sesuai dengan resep
dokter dan memberi KIE.
7. Petugas farmasi mencatat jumlah yang keluar melalui resep kedalam register
harian resep
8. Petugas farmasi membuat LPLPO rangkap 2 dan menyerahkan LPLPO kepada
GFK Kab.Sidoarjo sebagai laporan penggunaan obat/ Permintaan penyediaan
obat.

Sub Unit
Puskesmas Pembantu
Posyandu
Polindes

7.Dokumen
Terkait

Resep
LPLPO Puskesmas
LPLPO Sub unit
Formulir penerimaan Obat
Kartu Stok Obat
Buku Gudang

No

Halaman

Yang dirubah Perubahan

8.Rekaman
Historis

Diberlakukan
tanggal

PENYEDIAAN DAN PENGGUNAAN


OBAT
No. Dokumen

DAFTAR
TILIK

: C/VIII/DT/4/16/
OBAT/002
No. Revisi
: 00
Tanggal Berlaku : 2 Mei 2016
Halaman
: 1/1

PUSKESMAS
PRAMBON

Supartini Silaningsih
19660601 199303 2011

Unit
:.........................
Nama Petugas
:.............................
Tanggal Pelaksanaan:.............................
No

Langkah Kegiatan

Apakah Petugas farmasi melakukan perencanaan terhadap


perkiraan jenis dan jumlah obat yang diperlukan sesuai
dengan kebutuhan?
Apakah Petugas farmasi pengajukan permintaan obat lewat
LPLPO ke GFK?
Apakah Petugas farmasi melakukan penerimaan dan
pemeriksaan obat-obatan yang diterima dari GFK
berdasarkan OPR?
Apakah Petugas farmasi melakukan penyimpanan obatobatan yang diterima di Gudang Obat dan mencatatnya di
buku gudang dan Kartu Stok Obat?
Apakah Petugas farmasi melakukan pendistribusian obat
kepada sub-sub unit pelayanan kesehatan di lingkungan
Puskesmas Induk, Rawat Inap, Puskesmas Pembantu,
Posyandu, PKD,dll?
Apakah Petugas farmasi melakukan pelayanan obat kepada
pasien sesuai dengan resep dokter dan member KIE?
Apakah Petugas farmasi mencatat jumlah yang keluar
melalui resep kedalam register harian resep, sebagai
laporan penggunaan obat?
Apakah Petugas farmasi membuat laporan LPLPO rangkap
2 dan menyerahkan laporan LPLPO kepada GFK
Kab.Sidoarjo sebagai laporan penggunaan obat/ Permintaan
penyediaan obat?
Jumlah

2
3
4
5

6
7
8

Ya

Tidak

TB

Compliance rate (CR) : .%


.,...............................
Pelaksana / Auditor
3

.
NIP: ..