Anda di halaman 1dari 2

21

BAB V
KESIMPULAN

NY.D 98 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke poliklinik kulit


dan kelamin RSUD palembang BARI dengan keluhan keluar bercak merah
seluruh tubuh sejak 2 bulan yang lalu. gatal, bintil-bintil tidak ada,bintil
berisi cairan tidak ada, badan terasa dingin tidak ada, menggigil tidak
ada, kemudian pasien berobat ke dokter umum dan diberi satu zalf
ketokonazol dan 2 macam obat tablet. Setelah 2 hari keluhan bertamba
berat dengan keluhan kemerahan dikulit semakin meluas dan tangan
pasien bengkak kemerahan disertai gatal, kemudian pasien datang lagi
berobat dan diberi obat zalf racikan, dan 3 macam obat tablet. Keluhan
gatal pasien berkurang, bengkak ditangan berkurang. Diagnosa kerja
pada kasus ini adalah eritroderma et alergi obat.
Penegakan diagnosis pada kasus ini berdasarkan analisis kasus
dibandingkan dengan teori, dan menggunakan manifestasi klinis dari
penyakit eritroderma, dapat terpenuhi dengan keluhan eritema universal,
biasa disertai skuama atau tidak, ada riwayat makan obat sebelumnya,
dan pada pemeriksaan fisik didapatkan macula-pacht hiperpigmentasi
akibat eritroderma kronik .
Eritroderma ialah kelainan kulit yang ditandai dengan adanya
eritema universalis(90%-100%), biasanya disertai skuama. Bila eritema
diantara 50%-90% disebut pre-eritroderma.
Penatalaksanaan pada kasus ini meliputi nonmedikamentosa dan
medikamentosa .
Non medika mentosa perlu dilakukan edukasi kepada pasien agar pasien
mengerti

tentang

penyakitnya,

dan

menghindari

faktor

resiko

berulangnya penyakit yang dialami. Medikamentosa terdiri dari Oleum


cocos oil dioleskan 2x1 hari dalam 2 minggu, prednison 40mg per hari
terbagi menjadi ( 20mg pagi dan 20 mg sore) tapering off .
Dan Clorphenamine maleate(CTM) 1x4mg selama 2 minggu.
Prognosis dari kasus ini baik apabila ditatalaksanai dengan baik dan benar
serta dapat mengetahui penyebab terjadinya penyakit

22