Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM AVOMETER

Nama : Martha Agil


NIM. : 15306141057
Prodi Fisika E 2015
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

I.

Tujuan

a. Membuat voltmeter
b. Membuat Amperemeter
c. Membuat Ohmmeter

II.

III.

Hasil

a. Voltmeter
IV.Data dari VU meter:
I max : 0,5 mA
Rm
: 980
V max : 0,5 x 980 = 490
mV
V.
=0.49 V

XXX.
50
XXVIII.XXIX.
4,

5.
7V
XXXIII.
60
XXXI.XXXII.
5,

6.
65 V
XXXVI.
70
XXXIV.XXXV.
6,

7.
6V
XXXVII.
b. Amperemeter
XXXVIII. Data dari VU meter:
I max : 0,5 mA
Rm
: 980
V max : 0,5 x 980 = 490
mV
XXXIX.
=0.49 V
XL.

VI.Tegangan maximal yang diinginkan


untuk dapat diukur Vm :6,6 V
XLI.

VII.Hambatan tambahan yang dibutuhkan:


Rd : 12000

XLII.

VIII.
VU

IX.

12000

980

X.
XI.
XII.

Nilai simpangan sudut


Voltmeter
XIII.
XIV.
No.
XVI. XVII.
1.
XIX. XX.
2.
XXII. XXIII.
3.
XXV.XXVI.
4.

VXV.
XVIII.
0,
9V
XXI.
1,
8V
XXIV.
2,
8V
XXVII.
3,
7V

10

XLIV.

20

XLV.

30

XLVI.

40

XLVII.

XLIII.

Arus maximal yang


diinginkan untuk dapat diukur Im
: 25 mA
Hambatan tambahan yang
dibutuhkan: Rsh : 20

XLVIII.
XLIX.

XCIX.
XCVII.XCVIII.
2
5.
700
C.
CI.
2CII.
6.
200
CIII. CIV.
3CV.
7.
30
CVIII.
CVI.
CVII.
0
8.

Nilai simpangan sudut


Amperemeter

L.
LI.
I LII.
No.
LIII. LIV.
4,LV.
1.
25 mA
LVIII.
LVI. LVII.
6,
2.
5 mA
LXI.
LIX. LX.
8,
3.
25 mA
LXIV.
LXII. LXIII.
1
4.
0,25 mA
LXVII.
LXV. LXVI.
1
5.
2,75 mA
LXX.
LXVIII. LXIX.
1
6.
6,5 mA
LXXIII.
LXXI.LXXII.
2
7.
1,5 mA
LXXVI.
LXXIV.LXXV.
2
8.
5 mA
LXXVII.

13

19

24

30

37

48

62

72

81

93

10
5
11
0

CIX.
CX.

Pembahasan
a. Voltmeter
CXI. Voltmeter adalah adalah alat
untuk

mengukur

besar

kecilnya

untuk

membuat

tegangan.

Disini

Voltmeter

sederhana

menggunakan

VUmeter. Salah satu alat ukur berbasis


kumparan putar. Namun VUmeter
sendiri hanya mampu untuk mengukur
nilai tegangan yang sangat kecil,
tergantung

c. Ohmmeter
LXXVIII.

dari

nilai

hambatan

dalamnya. Oleh karena itu untuk


membuat VUmeter dapat mengukur
tegangan yang lebih besar maka
digunakanlah

prinsip

tegangan. VUmeter

diseri

pembagi
dengan

resistor tertentu sesuai dengan Vmax


yang

diinginkan.

Seperti

dalam

praktikum Vmax yang diinginkan


adalh 6,6 volt(Vmax). Maka untuk
LXXIX.
LXXX.
LXXXI.

R maks = 9200
Nilai simpangan sudut
Ohm-meter

LXXXII.
LXXXIII. LXXXIV.
R
No.
LXXXV.
LXXXVI.
9
LXXXVII.
1.
200
LXXXVIII.
LXXXIX.
5XC.
600
XCIII.
XCI. XCII.
4
3.
700
XCVI.
XCIV. XCV.
3
4.
300

0
42

menghitung

tambahannya

(Rd)

adalah:
CXII.Data dari VU meter:
I max : 0,5 mA
Rm
: 980
V max : 0,5 x 980 = 490
mV
CXIII.
=0.49 V
CXIV.
CXV.

52

Vma x ' =Vd+Vmax

67

Rd

VU
Vd = 6,11 V

Vmax = 0,49 V

'

V max : 0,5 x 980 = 490


mV
CXXVI.
=0.49 V

CXVI. Vd=Vma x Vmax=6,60,49=6,11volt


CXVII.
CXVIII.

CXXVII.
VU

CXIX.
CXX.

CXXVIII.

Rd=

Vd
Imax

Ish

CXXIX.
CXXX.

CXXI.

Rd=

6,11
=12220
0,0005

Rsh

CXXXI.
CXXXII.

Ima x ' =Ish+ Imax

CXXII. Karena sulit untuk menemukan


resistor yang pas sebesar 12220 maka CXXXIII.
digunakan resistor yang mendekati yaitu
'
Ish=Ima x Imax=250,5=24,5 mA
12000 . Setelah mendapatkan nilai Rsh
yang
dibutuhkan,kemudian
tinggal
Vmax
mengkarakterisasi.
Rsh=
CXXXIV.
Ish
CXXIII. Dari penjelasan diatas dapat dilihat
bahwa semakin besar Rd yang digunakan
0,49
Rsh=
=20
maka Vmaximum yang dapat diukur akan CXXXV.
0,0245
lebih besar juga.
b. Amperemeter
CXXIV.Ampere meter adalah alat
untuk mengukur besar kecilnya arus
listrik. Untuk membuat amperemeter
sederhana ini masih menggunakan
VUmeter. VUmeter juga ternyata
hanya mampu mengukur arus dalam
kisaran yang sangat kecil. Oleh karena
itu untuk itu agar VUmeter dapat
digunakan untuk mengukur arus yang
lebih tinggi digunakanlah pembagi
arus. Pembagi arus ini dilakukan
dengan menambahkan resistor tertentu
dalam bentuk rangkaian paralel.
karena dalam praktikum Imaximal
yang ingin dapat diukur adalah sebesar
25 mA, maka untuk menentukan R
tambahannya (Rsh) adalah sebagai
berikut:
CXXV.Data dari VU meter:
I max : 0,5 mA
Rm
: 980

CXXXVI. Setelah menemukan nilai Rsh


yang tepat maka langkah selanjutnya
tinggal mengkarakterisasi.
CXXXVII. Dari perhitungan diatas dapat
dilihat bahwa semakin kecil Rsh yang
diparalel maka semakin besar nilai
arus yang dapat terukur.
c. Ohmmeter
CXXXVIII.
CXXXIX. Ohhmmeter adalah alat ukur untuk
mengukur besar kecilnya hambatan listrik.
Ohmmeter ini dibuat demgam menggunakan
VUmeter
yang
di
paralel
dengan
potensiometer dan diseri dengan hambatan
tambahan dan ditambah sumber tegangan. Jika
dalam Voltmeter dan amperemeter titik 0
adalah ketika simpangan jarum berada paling
kiri, namun dalam ohmmeter titik 0 nya berada
pada simpangan jarum paling kanan.

CXL.

CXLIII.
CXLIV.
CXLV.
CXLVI.

CXLVII.

a. Untuk membuat Voltmeter dengan


tegangan maksimal yang dapat diukur
6,6 V, VUmeter harus diseri dengan
hambatan sebesar 12000 ohm.
b. Untuk membuat Amperemeter dengan
tegangan arus yang dapat diukur 25
mA, VUmeter harus diparalel dengan
hambatan sebesar 20 ohm.
c. Ohm-meter terdiri dari VU-meter,

CXLI. Potensiometer disini berfungsi


utuk mengkalibrasi agar jarum pada
VUmeter dapat berada di titik FSD.
Dimana titik tersebut merupakan titik
0 untuk ohmmeter. Sedangkan untuk R
tambahan sebesar 4700 ohm
digunakan untuk membagi tegangan
yang masuk dari sumber tegangan.
CXLII.
memerlukan

tegangan

potensiometer, resistor 4700 dan


juga

baterai

tegangannya.

sebagai

sumber

Diperoleh

Rmaks

9200.

Ohm-meter
sumber

Kesimpulan

untuk

menggerakkan jarum karena tahanan yang

CXLVIII.

CXLIX.
CL.

Daftar Pustaka
CLI.

diukur tidak mengeluarkan energi yang

Ramdhani,

mampu untuk menggerakkan jarum. Setiap

Mohamad.2008.Rangkaian

kali akan mengukur harus dilakukan kalibrasi

Listrik.Bandung:Erlangga
CLII.

terlebih dahulu, dengan menghubung singkat

https://fabulousgrace.w

colok ukur dan mengatur zero adjustment,

ordpress.com/2014/10/15/cara-

juga setiap kali mengubah jangkah ukur.

membuat-ohm-meter/

Tegangan pada terminal ukur saat posisi


Ohm-meter berpolaritas berbalikan dengan
tanda pada terminal tersebut.

CLIII.
CLIV.
CLV.