Anda di halaman 1dari 4

TUGAS GEOLOGI BATUBARA

Metode Eksploitasi dalam Penambangan Batubara


Disusun untuk memenuhi nilai tugas mata kuliah Geologi Batubara

DISUSUN OLEH:
MARSYA ALIFIANA A
270110140160
KELAS B

UNIVERSITAS PADJAJARAN
FAKULTAS TEKNIK GEOLOGI
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI
2016

METODE EKSPLOITASI DALAM PENAMBANGAN BATUBARA


Sistem penambangan batubara adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan
mengambil endapan batubara yang mempunyai nilai ekonomis dari batuan induknya sehingga
dapat diolah lebih lanjut. Dalam sistem penambangan ini, perlu diperhatikan aspek keselamatan
kerja dan dampak lingkungannya.
Secara garis besar, proses yang harus dilakukan sebelum penambangan batubara meliputi
tahap-tahap berikut:
1. Pembersihan Lahan (Land cleaning)
Kegiatan yang dilakukan untuk membersihkan daerah yang akan ditambang mulai
dari semak belukar hingga pepohonan yang berukuran besar. Alat yang biasa digunakan
adalah buldozer ripper dan dengan menggunakan bantuan mesin potong chainsaw.
2. Pengupasan Tanah Pucuk (Top Soil).
Maksud pemindahan tanah pucuk adalah untuk menyelamatkan tanah tersebut
agar tidak rusak sehingga masih mempunyai unsur tanah yang masih asli, sehingga tanah
pucuk ini dapat diguanakan dan ditanami kembali untuk kegiatan reklamasi.
3. Pengupasan Tanah Penutup (Stripping overburden)
Bila material tanah penutup merupakan material lunak (soft rock), akan dilakukan
penggalian bebas. Namun, bila materialnya merupakan material kuat, maka terlebih
dahulu dilakukan pembongkaran dengan peledakan (blasting).
4. Penimbunan Tanah Penutup (Overburden removal)
Overburden removal adalah kegiatan memindahkan material bongkaran dari alat
gali dari titik pengambilan ke tempat pembuangan yang telah direncanakan yang disebut
disposal.
5. Coal Cleaning
Maksud dari kegiatan coal cleaning adalah untuk membersihkan pengotor yang
berasal dari permukaan batubara yang berupa material sisa tanah penutup yang masih
tertinggal sedikit, serta pengotor lain yang berupa agen pengendapan.
6. Penambangan Batubara (Coal getting)

Setelah melakukan proses coal cleaning, selanjutnya melakukan proses coal getting. Coal
getting merupakan proses pengambilan batu bara dari pembersihan (cleaning) sampai pengisian
(loading) batu bara ke alat angkut untuk kemudian di angkut ke tempat penampungan (stockpile).

Metode penambangan batubara dibagi menjadi dua: penambangan batubara terbuka atau
surface mining dan penambangan batubara bawah tanah atau underground mining.
a) Tambang terbuka atau surface mining
Tambang terbuka atau surface mining adalah metode penambangan batubara yang
kegiatannya dilakukan di atas atau relatif dekat dengan permukaan bumi. Tempat kerja
pengambilan endapan batubara pada metode ini berhubungan langsung dengan udara
luar.
- Open pit mining method
Metode ini diterapkan untuk denapan batubara yang memiliki kemiringan atau dip
yang besar dan curam. Endapan batubara harus tebal jika lapisan tanah penutupnya
(overburden)-nya cukup tebal. Ketika lapisannya miring dan terdiri dari satu lapisan
(single seam) atau lebih (multiple seam), tanah penutup yang dikupas ditimbun di
kedua sisi masing-masing pengupasan. Ketika lapisannya tebal, digunakan sistem
jenjang atau benching system. Tanah penutup yang dikupas ditimbun di daerah yang
sudah ditambang. Sebelum dimulai, harus tersedia dahulu daerah singkapan yang
-

cukup untuk dijadikan daerah penimbunan pada operasi berikutnya.


Area mining method
Metode ini diterapkan dalam penambangan batubara yang relatif dekat pada
permukaan di daerah mendatar sampai agak landai. Penambangannya dimulai dari
singkapan baatubara yang mempunyai lapisan dan tanah penutup yang dangkal dan

dilanjutkan ke yang lebih tebal sampai batas pit.


Contour mining method
Metode ini cocok diterapkan saat endapan batubara tersingkap di wilayah lereng
pegunungan atau bukit. Cara penambangannya diawali dengan pengupas tanah
penutup (overburden) di daerah singkapan di sepanjang lereng mengikuti kontur, lalu
diikuti penambangan endapan batubaranya dan dilanjutkan ke arah tebing sampai

tidak ada wilayah lain lagi yang dikatakan ekonomis untuk ditambang.
Box cut mining
Metode ini diterapkan ketika daerahnya efektif datar dan tidak memiliki pembuangan
tanah penutup, sehingga anah penutup terpaksa dibuang ke samping lubang galian
awal di sepanjang garis singkapan hingga membentuk suatu tanggul-tanggul yang

rendah yang akan membantu menyangga porsi terbesar dari tanah timbunan.
b) Tambang Bawah Tanah atau underground mining

Terdapat dua sistem penambangan bawah tanah yang popular: room and pillar dan long
wall.
- Room and pillar
Sistem ini adalah sistem penambangan bawah tanah batubara di mana endapan
batubaranya dibentuk blok-blok persegi dengan memperhitungkan ukuran pillar
berdasarkan tanah penutup (overburden) di atas dan sekitar penggalian. Sistem
penambangannya terbagi menjadi continuous miner, roof bolter, dan shuttle car.
Sistem ini dipakai saat material bahan galiannya cenderung tersebar dengan
ketebalan merata di lapisan yang cenderung datar, tidak terdapat banyak rekahan, dan
tidak banyak disisipi tanah liat. Cara penambangannya mengandalkan endapan
batubara yang tidak diambil sebagai penyangga dan endapan batubara yang diambil
sebagai room. Penambangan batubara dimulai sejak pembuatan lubang maju dan
lubang

tersebut

selanjutnya

dibesarkan

menjadi

ruangan-ruangan

dengan

meninggalkan batubara sebagai tiang penyangga. Besar bentuknya diusahakan agar


dapat cukup mempertahankan ruangan tersebut tetap aman sampai saatnya dilakukan
-

pengambilan penyangga sebenarnya, yaitu tiang penyangga batubara atau coal pillar.
Longwall Mining
Sistem ini adalah metode eksploitasi yang digunakan pada deposit yang datar,
tipis, dan berbentuk tabular. Terdapat dua jenis cara penambangan longwall: cara
maju atau advancing dan cara mundur atau retreating. Pada penambangan cara maju
dimulai dari mulut masuk suatu blok penambangan batubara dan diteruskan sampai
ke ujung panel penambangan, yang dilakukan secara bersamaan untuk terowongan
dan permuka kerja. Pada penambangan cara mundur, pertama digali seam road dari
mulut masuk blok penambangan dan pada waktu terowongan tersebut mencapai garis
maksimal dibuat permuka kerja sepanjang garis batas untuk memulai penambangan
batubara menuju mulut masuk.
REFERENSI

https://en.wikipedia.org/wiki/Room_and_pillar
https://www.scribd.com/doc/276822680/PROSES-PENAMBANGAN-BATUBARA
http://tambangindo.blogspot.co.id/2012/03/metode-penambangan-batubara.html
http://r-jotambang.blogspot.co.id/2011/12/tambang-terbuka_27.html