Anda di halaman 1dari 3

Nama

: Exma Mutatal Hikmah

NIM

: 011614153004

Prodi

: Ilmu Kedokteran Dasar


TUGAS BIOSTATISTIKA
EVALUASI JURNAL I

A. Nama Jurnal :
Journal of Biology, Agriculture and Healthcare. Vol.6, No.16, 2016 Hal. 21-24
ISSN 2224-3208 (Paper) ISSN 2225-093X (Online)
B. Judul Artikel :
Histopathological Lesions of Buffalo Omasum (Dome) in Nineveh Province in 2013
C. Penulis :
Entisar R. AlKennany, Enas Sh. Mustafa, Eman B. Marie
D. Evaluasi Konten Artikel
Artikel ini merupakan hasil riset untuk melakukan evaluasi histologi dari
lambung bagian omasum dari kerbau di Provinsi Nineveh, Irak pada tahun 2013. Pada
bagian abstrak pada jurnal terlampir yang merupakan versi fulltext tidak terdapat
metode sampling dan pengambilan data dan hanya tertera bahwa sampel diambil
secara acak dari pedagang tanpa dijelaskan berapa sampel yang diambil dari total
populasi.
Judul artikel memperlihatkan bahwa penelitian ini mewakili keseluruhan dari
kerbau yang ada di Provinsi Nineveh, Irak pada tahun 2013 sedangkan sampling yang
dilakukan tidak dijelaskan secara rinci dan kesimpulan pada abstrak menyebutkan
hasil histopatologi mengkonfirmasikan temuan adanya nekrosis, edema, degenerasi
otot polos, proliferasi sel inflamasi serta hilangnya jaringan ikat antar otot.
Kesimpulan dan judul pada artikel ini menunjukkan generalisasi terhadap seluruh
kerbau di Provinsi Nineveh pada tahun 2013 yang tidak diikuti dengan paparan proses
pengambilan data yang cukup kuat.

Nama

: Exma Mutatal Hikmah

NIM

: 011614153004

Prodi

: Ilmu Kedokteran Dasar


TUGAS BIOSTATISTIKA

EVALUASI JURNAL II
A. Nama Jurnal :
Journal of Biology, Agriculture and Healthcare. Vol.6, No.16, 2016 Hal. 48-53
ISSN 2224-3208 (Paper) ISSN 2225-093X (Online)
B. Judul Artikel :
Testicular and Epididymal Characteristcs of Rabbit Bucks Fed Diets Containing
Cottonseed Cake Supplemented with Carrot (Daucus carota) or Ginger (Zingiber
officinale Roscoe)
C. Penulis :
Amao, O. A., Oladele, P. O.
D. Evaluasi Konten Artikel
Artikel ini merupakan hasil riset yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh
diet Cottonseed Cake (CSC) pada kelinci yang dikombinasikan dengan Wortel dan
Jahe sebagai antioksidan yang menekan senyawa toksik gossypol pada Cottonseed
Cake (CSC) terutama pada fungsi reproduksi. CSC digunakan sebagai salah satu
sumber makanan bagi kelinci yang mengandung protein tinggi dan berasal dari
limbah industri. Adapun parameter yang diamati adalah karakteristik testis dan
epididimis melalui pengukuran berat, panjang, lebar dan volume testis serta berat dan
panjang epididimis.
Desain kelompok penelitian pada artikel ini sebagai berikut :
1. T1 (Kontrol) : SBM (Soya bean meal) atau CSC 0%
2. T2 : CSC
3. T3 : CSC + wortel
4. T4 : CSC + jahe
Menurut peneliti di artikel ini, kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah :
1. Berat epididimis secara jumlah kanan-kiri dan rata-rata pada tabel halaman 53
menunjukkan bahwa kelompok T4 (CSC+jahe) mempunyai hasil yang lebih baik dari
T1 (kontrol). Selain itu, notasi pada kelompok T1 dan T2 sama yang menunjukkan
bahwa perlakuan CSC dan SBM tidak menunjukkan perbedaan yang nyata. Namun,
pada bagian abstrak dan kesimpulan peneliti menyebutkan bahwa CSC terbukti dapat
menekan karakteristik epididimis yang kemudian dapat dilakukan terapi perbaikan
menggunakan wortel dan jahe. Proses penarikan kesimpulan ini tentunya kurang tepat
apabila terlihat detail data yang jelas menunjukkan bahwa T1 dan T2 tidak berbeda
nyata.
2. Ada pengaruh pemberian diet CSC yang ditambah dengan wortel atau jahe pada lebar

testis atau berbeda nyata P<0.005 (abstrak baris keenam). Apabila kemudian dilihat

pada lampiran tabel hasil penelitian di Halaman 53, Mean Testis Width
menunjukkan bahwa kelompok perlakuan T1 bernotasi a sedangkan tiga kelompok
lainnya bernotasi b. Artinya adalah kelompok T2, T3 dan T4 atau perlakuan CSC,
CSC+wortel, CSC+ginger mempunyai notasi yang sama atau pemberian wortel dan
ginger tidak berbeda signifikan dengan CSC saja. Adapun parameter testis lain yakni
berat, panjang dan volume menunjukkan tidak signifikan maka pada abstrak dan
kesimpulan menyebutkan bahwa diet CSC mungkin tidak mempunyai efek terhadap
karakteristik testis. Kesimpulan yang ditarik dari hasil penelitian ini menunjukkan
adanya ketidaksesuaian dengan bagian Pendahuluan yang peneliti menyebutkan
bahwa CSC mengandung gossypol yang bersifat toksik yang ditunjang oleh banyak
teori sebelumnya. Berdasarkan hal ini, dapat diketahui bahwa proses penarikan
kesimpulan yang terlalu cepat dan mudah mengabaikan penelitian sebelumnya serta
faktor lain yang berpengaruh terhadap hasil penelitian, seperti halnya peneliti
tentunya dapat memberikan saran bahwa parameter berat, panjang, volume dan lebar
mungkin tidak cukup dapat mewakili keseluruhan proses fisiologis yang terjadi pada
testis.

Anda mungkin juga menyukai