Anda di halaman 1dari 19

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KEGIATAN


PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MAKANAN SEHAT
PADA ANAK DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS DI SLB-C DI
KELURAHAN PATRANG KABUPATEN JEMBER

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah


Kebutuhan Khusus

Oleh
Kelompok 3

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
Jl. Kalimantan No.37 Kampus Tegal Boto Jember Telp./Fax (0331) 323450

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KEGIATAN


PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MAKANAN SEHAT
PADA ANAK DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS DI SLB-C DI
KELURAHAN PATRANG KABUPATEN JEMBER

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah


Kebutuhan Khusus

Oleh
Dwi Nida Dzusturia
Famela Dinar Rosadi
Ditta Anggraini
Cholil Albarizi
M. Tutus P
Ambar Larasati

NIM 122310101045
NIM 122310101058
NIM 122310101062
NIM 122310101068
NIM 122310101071
NIM 122310101076

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
Jl. Kalimantan No.37 Kampus Tegal Boto Jember Telp./Fax (0331) 323450

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 ANALISIS SITUASI
Pengertian sarapan dalam KBBI (2002:999) berasal dari kata sarap yang diberi
akhir-an yang artinya adalah makan sesuatu di pagi hari. Menurut definisi yang telah
dikemukakan sarapan dapat diartikan sebagai memakan makanan di pagi hari
sebelum beraktivitas atau melakukan kegiatan. Sarapan pagi adalah makanan yang
dimakan di pagi hari sebelum beraktivitas yang dimakan kurang dari1/3 dari makanan
sehari. Pemberian sarapan makanan pada anak merupakan salah satu upaya
pemenuhan kebutuhan gizi anak sehingga anak dapat mencapai tumbuh kembang
yang optimal. Pemberian sarapan makanan sehat pada anak adalah pemberian
makanan yang mengandung zat gizi pada anak. Pemberian makanan anan pada anak
harus mengandung 4 sehat 5 sempurna, pemberian makanan sehat untuk anak
dilakukan agar mampu mengembangkan kemampuan anak dan sumber energi untuk
aktivitas anak.
Sarapan dianjurkan menyantap makanan yang ringan bagi kerjapencernaan
sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki kadar serat tinggi
dengan protein yang cukup namun dengan kadar lemak rendah. Selain itu
mengkonsumsi proteun dan kadar serat yang tingi juga dapat membuat seseorang
tetap merasa kenyang hingga waktu makan siang (Jetvig, 2010). Manusia
membutuhkan energi untuk mempertahankan hidup, menunjang pertumbuhan dan
melakukan aktivitas fisik. Energi diperoleh dari karbohidrat, lemak, dan protein yang
ada dalam bahan makanan (Almaitser, 2004). Sarapan pagi menjadi sangat penting
karena kadar gula dalam darah akan menurunkan sekitar dua jam setelah seseorang
bangun tidur. Jika anak tidak sarapan dia biasanya akan merasa ;lemas atau lesu
sebelum tengah hari karena gul darag dalam tubuh sudah menurun (Yusnalaini, 2004).
Berdasarkan latar belakang diatas maka mahasiswa PSIK Universitas Jember
melakukan kegiatan pendidikan kesehatan pada SLB-C di Kabupaten Jember.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka perumusan masalah dalam kegiatan
yang akan dilakukan ini adalah pendidikan kesehatan tentang pemberian makanan
sehat saat sarapan pagi pada siswa siswi SLB-C di Kabupaten Jember.
BAB II. TUJUAN DAN MANFAAT
2.1 Tujuan
2.1.1 Tujuan Umum

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk memberi penyuluhan pada


orang tua dan siswa siswi tentang konsep pemberian makanan sehat saat
sarapan pagi.
2.1.2 Tujuan Khusus
1. wali murid dan siswa mampu menjelaskan tentang pengertian makanan
sehat;
2. wali murid dan siswa mampu menjelaskan tentang kandungan makanan
sehat;
3. wali murid mampu menjelaskan tentang kandungan makanan tidak sehat.
2.2 Manfaat
1. menambah pengetahuan wai murid tentang pentingnya penyuluhan tentang
makanan sehat;
2. menambah tingkat pengetahuan pada wali murid tentang pentingnya penyuluhan
makanan sehat pada siswa TPA SLB-C Kelurahan Patrang Kabupaten Jember.

BAB 3. KERANGKA PENYELESAIAN MASALAH


3.1 Dasar Pemikiran
Sarapan pagi adalah makanan yang dimakan di pagi hari sebelum beraktivitas
yang dimakan kurang dari1/3 dari makanan sehari. Pemberian sarapan makanan pada
anak merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak sehingga anak
dapat mencapai tumbuh kembang yang optimal. Pemberian sarapan makanan sehat
pada anak adalah pemberian makanan yang mengandung zat gizi pada anak.Sarapan
dianjurkan menyantap makanan yang ringan bagi kerjapencernaan sehingga
dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki kadar serat tinggi dengan
protein yang cukup namun dengan kadar lemak rendah. Manusia membutuhkan
energi untuk mempertahankan hidup, menunjang pertumbuhan dan melakukan
aktivitas fisik. Energi diperoleh dari karbohidrat, lemak, dan protein yang ada dalam
bahan makanan (Almaitser, 2004).
Strategi pemberian sarapan pagi serta makanan sehat ini ditujukan untuk anak
agar dapat terpenuhi gizinya secara cukup. Tujuan akhir dari pendidikan kesehatan ini
adalah wali murid nantinya mampu mengenal makanan sehat. Sehingga pentingnya
pemberian Pendidikan kesehatan pada wali murid dan siswa untuk menambah
wawasan tentang makanan sehat bagi nutrisi tubuh.
3.2 Kerangka Penyelesaian Masalah
Pola perilaku

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Anak
Pola makan

Asupan gizi

Intervensi: Pendidikan
kesehatan makanan sehat

Meningkatkan wawasan mengenai


makanan sehat

Mengetahui kandungan
makanan sehat

Pencegahan penyakit pada sistem


pencernaan

BAB IV RENCANA PELAKSANAAN TINDAKAN


4.1 Realisasi Penyelesaian Masalah
Pendidikan kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan atau
menciptakan suatu kondisi yang tepat wali murid untuk menerapkan cara-cara
menjaga kesehatan anak. Realisasi penyelesaian masalah yang dapat dilakukan adalah
melakukan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak
dengan menjelaskan makanan sehat di TPA SLB-C Kec. Patrang Kab Jember.
4.2 Khalayak Sasaran

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Khalayak sasaran pada kegiatan pendidikan kesehatan ini yaitu wali murid dan
siswa agar dapat mengetahui pentingnya pemberian makanan sehat
4.3 Metode yang Digunakan
1. Jenis model pembelajaran: Ceramah dan Diskusi
2. Landasan teori: Diskusi
3. Langkah pokok
a. Menciptakan suasana pertemuan yang baik
b. Mengajukan masalah
c. Mengidentifikasi pilihan tindakan
d. Memberi komentar
e. Menetapkan tindak lanjut
= Sasaran

= Pemateri

BAB V. HASIL KEGIATAN


5.1 ANALISIS EVALUASI DAN HASIL-HASILNYA
5.1.1 Evaluasi Struktur
1. Mahasiswa PSIK Universitas Jember mempersiapkan tempat dilakukan
pendidikan kesehatan, yakni di SLB-C pukul 07.00 WIB. Acara dimulai
pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan pendidikan kesehatan selesai pada pukul
09.00 WIB dengan wali murid dan siswa,
2. Setting tempat pelaksanaan penyuluhan/pendidikan kesehatan sudah teratur
sehingga peserta dapat melihat pemateri dengan jelas saat
penyuluhan/pendidikan kesehatan dilakukan.
3. Peralatan yang tersedia sudah memadai sehingga informasi yang
disampaikan pemateri dalam kegiatan penyuluhan/pendidikan kesehatan
dapat diterima oleh peserta.
4. Materi untuk penyuluhan/pendidikan kesehatan telah disiapkan, meliputi
pengertian makanan sehat, kandungan makanan sehat, ciri-ciri makanan
tidak sehat dengan menggunakan media lembar balik dan leaflet.
5.1.2 Evaluasi Proses
1. Klien antusias, mendengarkan dengan tenang, dan mau mengikuti rangkaian
kegiatan penyuluhan/pendidikan kesehatan dengan baik.

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

2. Klien mau memberikan tanggapan saat pemateri memberikan pertanyaan


terkait materi penyuluhan/pendidikan kesehatan yang diberikan.
3. Klien mau memberikan pertanyaan terkait materi penyuluhan/pendidikan
kesehatan yang diberikan pemateri yang dirasa belum dimengerti atau belum
dipahaminya.
5.1.3 Evaluasi Hasil
1. Klien menyatakan mengerti dan memahami arti makanan sehat pada wali
murid dan siswa setelah diberikan penyuluhan/pendidikan kesehatan oleh
pemateri.
2. Klien menyatakan mengerti dan memahami ciri-ciri makanan sehat setelah
diberikan penyuluhan/pendidikan kesehatan oleh pemateri.
3. Klien menyatakan mau menerapkan pola makan sehat untuk anak.
5.2 FAKTOR PENDORONG
1 Dukungan dari Kepala sekolah, guru di SLB-C sehingga pemateri dapat
melaksanakan implementasi penyuluhan/pendidikan kesehatan didalam
kegiatan istirahat dengan baik dan lancar.
2. Antusiasme para siswa dan wali murid di SLB-C sehingga dapat
melaksanakan implementasi penyuluhan/pendidikan kesehatandidalam
kegiatan istirahat dengan baik dan lancar.
3. Semangat dan antusiasme dari pemateri sehingga dapat melaksanakan
kegiatan implementasi penyuluhan/pendidikan kesehatan dengan baik, tanpa
terkendala.
5.3 FAKTOR PENGHAMBAT
1. Terpecahnya konsentrasi peserta karena keramaian pada saqat jam istirahat di
luar kelas.
BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan
Berdasarkan dari hasil evaluasi kegiatan pendidikan kesehatan tentang
pemberian makanan diketahui bahwa sebelumnya mayoritas wali murid dan siswa
yang hadir telah mengetahui tentang makanan sehat secara minimal. Setelah
dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan tentang makanan sehat pada wali murid dan
siswa mampu menjawab dan memahami secara lebih mendalam mengenai makanan
sehat. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tentang makanan sehat pada
wali murid dapat meningkatkan pengetahuan wali murid dalam upaya meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat mengenai prilaku hidup bersih dan sehat di TPA SLB-C
Kec Patrang Kab Jember.
6.2 Saran

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

1. Bagi Kepala S ekolah dan guru


Para pihak sekolah ini sangat berpengaruh dan memiliki peran yang vital
dalam memberikan motivasi dan menumbuh kembangkan kesadaran
mengenai makan sehat dan pola hidup sehat, untuk itu perlu dihimbau kepada
pihak sekolah untuk memonitor tingkat perilaku hidup bersih dan sehat pada
siswanya, khususnya pada para siswa.
2. Bagi wali murid
Anak merupakan salah satu komponen penting dalam merubah derajat
kesehatan. Oleh karena itu dengan adanya orangtua diharapkan dapat
memenuhi gizi anaknya dengan poola makan yang sehat.
3. Bagi tenaga kesehatan
Diharapakan tenaga kesehatan mampu memberikan informasi yang sekiranya
dibutuhkan dan diperlukan masyarakat dalam rangka meningkatakan derajat
kesehatan masyarakat, termasuk salah satunya perilaku hidup bersih dan sehat
pentingnya pengetahuan makanan sehat.
DAFTAR PUSTAKA
Badan Pusat Statistik (BPS). 2009. Sensus Penduduk 2009. Jakarta.
Depkes RI. 2003. Pelayanan Kesehatan Peduli Anak. Jakarta : Dirjen Pembinaan
Kesehatan Masyarakat.
Notoatmodjo. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Prawirohardjo Sarwono. 2008. Ilmu Kandungan. Edisi 2. PT Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo. Jakarta
WHO. 2002. Adolescent Friendly Health Services. Geneva : WHO.

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Daftar Lampiran
Lampiran 1 :berita acara
Lampiran 2 : daftar hadir
Lampiran 3 : SAP
Lampiran 4 : SOP
Lampiran 5 : Materi
Lampiran 6 : Media Leflet
Lampiran 7 : Dokumentasi
Pemateri,

Famela Dinar R. Dan Cholil A.

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Lampiran 1: Berita Acara

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
T.A 2014/2015

BERITA ACARA
Pada hari ini, Rabu tanggal 20 Bulan Agustus tahun 2015 pukul 08.00 WIB s/d
09.00 WIB bertempat di TPA SLB-C Kel Patrang Kab Jember telah dilaksanakan
Implementasi Keperawatan Komunitas oleh Mahasiswa Program Studi Ilmu
Keperawatan Universitas Jember. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang (daftar hadir
terlampir)

Jember, 20 Agustus 2016


Mengetahui,
Kepala Sekolah SLB-C TPA
Kec Patrang Kab Jember

Drs. Tutik Pudjiastuti, M.M


NIP 19650228 199203 2 007

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Lampiran 2: Daftar Hadir


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
T.A 2014/2015

DAFTAR HADIR
Pada hari ini, Rabu tanggal 20 Bulan Agustus tahun 2015 pukul 08.00 WIB s/d
09.00 WIB bertempat di TPA SLB-C Kel Patrang Kab Jember telah dilaksanakan
Implementasi Keperawatan Komunitas oleh Mahasiswa Program Studi Ilmu
Keperawatan Universitas Jember. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang (daftar hadir
terlampir)

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Lampiran 2: Daftar Hadir


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS JEMBER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
T.A 2014/2015

DAFTAR HADIR
Pada hari ini, Rabu tanggal 20 Bulan Agustus tahun 2015 pukul 08.00 WIB s/d
09.00 WIB bertempat di TPA SLB-C Kel Patrang Kab Jember telah dilaksanakan
Implementasi Keperawatan Komunitas oleh Mahasiswa Program Studi Ilmu
Keperawatan Universitas Jember. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang (daftar hadir
terlampir)

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Lampiran 3: SAP
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik/materi
Sasaran
Waktu
Hari/ Tanggal
Tempat

: Makanan Sehat
: Wali murid dan siswa SLB-C
: 08.00-09.00 WIB
: Sabtu, 20 Agustus 2016
: SLB-C TPA Kec Patrang Kab Jember

1. Standar Kompetensi
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan, sasaran akan dapat mengerti dan
memahami tentang makanan sehat.
2. Kompetensi Dasar
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1 jam klien akan mampu:
a. mampu menjelaskan tentang pengertian makanan sehat;
b. mampu menjelaskan tentang tujuan makanan sehat;
c. mampu menjelaskan tentang ciri-ciri makanan sehat dan makanan tidak
sehat.
3. Pokok Bahasan
Makanan sehat
4. Subpokok Bahasan
a. Pengertian makanan sehat;
b. Tujuan makanan sehat;
c. Ciri-ciri makanan sehat dan makanan tidak sehat.
5. Waktu
1x 1 jam
6. Bahan/ Alat yang digunakan
Leaflet
7. Model Pembelajaran
a. Jenis Model Pembelajaran
: Diskusi
b. Landasan Teori
: Konstruktivisme
c. Landasan Pokok
:
1. Menciptakan suasana ruangan yang baik
2. Mengajukan masalah
3. Membuat keputusan nilai personal

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

4. Mengidentifikasi pilihan tindakan


5. Memberi komentar
6. Menetapkan tindak lanjut
8. Persiapan
Pemateri mempersiapkan materi tentang konsep kesehatan reproduksi dan media
pembelajaran.
9. Kegiatan Pendidikan Kesehatan
Tindakan
Proses
Pendahuluan

Penyajian

Kegiatan Penyuluhan
1. Salam pembuka
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan tujuan
dan tujuan khusus

Kegiatan
peserta
Memperhatikan

Waktu
5 menit

umum

1. Menjelaskan materi tentang


pengertian makanan sehat :
a. Mendiskusikan
dengan
pengertian makanan sehat
b. Memberi kesempatan pada
wali murid untuk bertanya
mengenai materi yang
telah dibahas
c. Menjawab pertanyaan
2. Menjelaskan materi tentang
tujuan makanan sehat :
a. Mendiskusikan
tentang
tujuan makanan sehat
b. Memberi kesempatan pada
wali murid untuk bertanya
tentang materi yang telah
dibahas
c. Memberi jawaban
3. Menjelaskan ciri-ciri makanan
sehat dan makanan tidak
sehat :
a. Menjelaskan
tentang
makanan
sehat
dan
makanan tidak sehatt
b. Memberi kesempatan pada

Memperhatikan,
menganggapi
dengan
pertanyaan

45 menit

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

wali murid untuk bertanya


tentang materi yang telah
dibahas
d. Memberi jawaban
Penutup

1. Menyimpulkan materi yang Memperhatikan


telah diberikan
dan menanggapi
2. Mengevaluasi hasil pendidikan
kesehatan
3. Memberikan leaflet
4. Salam penutup

10. Evaluasi
Jawablah pertanyaan ini dengan tepat
a. Apa pengertian makanan sehat?
b. Apa saja ciri-ciri makanan sehat dan makanan tidak sehat?
c. Apa tujuan dari pemberian makanan sehat?

10 menit

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Lampiran 5: Materi
MAKANAN SEHAT
1. Pengertian Makanan Sehat
Pengertian makanan sehat adalah makanan yang mengandung zat-zat yang
dibutuhkan oleh tubuh. Makanan sehat mengandung gizi yang seimbang yaitu
makanan yang sarat gizi dan baik dikonsumsi oleh tubuh. Makanan yang sehat
merupakan makanan yang tepat untuk enambah nutrisi bagi tubuh kita yang di
dalamnya terkadung zat-zat gizi. Zat-zat gizi tersebut yaitu karbohidrat, protein,
lemak, vitamin, mineral, dan air.
Pola makan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi
keadaan gizi. Keadaan gizi yang baik dapat meningkatkan kesehatan individu dan
masyarakat. Pola makan yang baik adqalah berpedoman pada gizi seimbang.
2.

Tujuan Makanan Sehat


a. Menananmkan kebiasaan makan yang baik dan benar kepada anak;
b. Memberikan gizi yang seimbang sesuai kebutuhan untuk tumbuh kembang
anak yang optimal;
c. Memelihara dan meningkatkan daya taham tubuh anak terhaadap penyakit.
Bahan makanan dan makanan yang dianjurkan terdiri dari :
1) Sumber zat tenaga : beras, jagung, kentang, sagu, bihun, mie, roti,
makaroni, biskuit
2) Sumber zat pembangun : ayam, ikan, daging, telur, hati, keju, susu,
kacang-kacangan, tahu, tempe
3) Sumber zat pengatur : sayur, buah
3. Ciri-ciri Makanan Sehat
a. Ciri-ciri makanan sehat :
1) Tidak banyak mengadnung lemak hewani;
2) Rendah garam dan MSG, penggunaan penyedap rasa yang banyak
beredar di pasaran membuat makanan terasa lebih gurih dan nikmat
tapi bukan berarti menjadi lebih sehat;
3) Banyak mengandung sayuran dan serat;
4) Tidak sedikit menggunakan bahan pengawet. Setiap bahan makanan
yang dikemas umumnya mengandung bahan pengawet, seperti bumbu,
kaldu, amkanan kaleng, dsb;
5) Menggunakan sedikit minyak goreng;
6) Tidak bersantan;
7) Tidak terlqalu pedas;

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

8) Dimasak matang.
4. Ciri-ciri Makanan Tidak Sehat
a. Mengandung Formalin
Formalin adalah larutan formaldehida dalam air dan dilarang digunakan dalam
pangan. Formalin ini digunakan pada industri plastik, anti busa, bahan
konstruksi, kertas, karpet, textila, cat, mebel, dan pengawet. Formalin dapat
menyebabkan kanker. Sekitar 2 sendok makan formalin dapat menyebabkan
kematian.
Manfaat makanan sehat bagi tubuh :
a. Sebagai sumber energi bagi tubuh;
b. Sebagai pembangun dan pelindung tubuh dari penyakit;
c. Menjaga tubuh dari kondisi stres;
d. meningkatkan intelektual;
e. memelihara reproduksi.

Universitas Jember

Lampiran 6 : Media leaflet

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Universitas Jember

Laporan PBL Kebutuhan Khusus-PSIK


2014

2016

Lamporan 7: Dokumentasi

Gambar 1. Pendidikan kesehatan tentang Makanan Sehat pada wali murid dan murid
di SLB-C TPA Kec Patrang Kab Jember pada tanggal 20 Agustus 2016 oleh
mahasiswa PBL kelompok 3Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember

Gambar 2. Pendidikan kesehatan tentang Makanan Sehat pada wali murid dan murid
di SLB-C TPA Kec Patrang Kab Jember pada tanggal 20 Agustus 2016 oleh
mahasiswa PBL kelompok 3Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember

Anda mungkin juga menyukai