Anda di halaman 1dari 2

Uji Normalitas dengan Kolmogorov Smirnov

Uji Kolmogorov Smirnov adalah pengujian normalitas yang banyak dipakai,


terutama setelah adanya banyak program statistik yang beredar. Kelebihan dari
uji ini adalah sederhana dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi di antara
satu pengamat dengan pengamat yang lain, yang sering terjadi pada uji
normalitas dengan menggunakan grafik.
Konsep dasar dari uji normalitas Kolmogorov Smirnov adalah dengan
membandingkan distribusi data (yang akan diuji normalitasnya) dengan
distribusi normal baku. Distribusi normal baku adalah data yang telah
ditransformasikan ke dalam bentuk Z-Score dan diasumsikan normal. Jadi
sebenarnya uji Kolmogorov Smirnov adalah uji beda antara data yang diuji
normalitasnya dengan data normal baku. Seperti pada uji beda biasa, jika
signifikansi di bawah 0,05 berarti terdapat perbedaan yang signifikan, dan jika
signifikansi di atas 0,05 maka tidak terjadi perbedaan yang signifikan. Penerapan
pada uji Kolmogorov Smirnov adalah bahwa jika signifikansi di bawah 0,05
berarti data yang akan diuji mempunyai perbedaan yang signifikan dengan data
normal baku, berarti data tersebut tidak normal.
Lebih lanjut, jika signifikansi di atas 0,05 maka berarti tidak terdapat perbedaan
yang signifikan antara data yang akan diuji dengan data normal baku,
artinya.ya berarti data yang kita uji normal, kan tidak berbeda dengan normal
baku.
Jika kesimpulan kita memberikan hasil yang tidak normal, maka kita tidak bisa
menentukan transformasi seperti apa yang harus kita gunakan untuk
normalisasi. Jadi ya kalau tidak normal, gunakan plot grafik untuk melihat
menceng ke kanan atau ke kiri, atau menggunakan Skewness dan Kurtosis
sehingga dapat ditentukan transformasi seperti apa yang paling tepat
dipergunakan.

Step Cara Manual


Asumsi:sampel adalah acak dari distr populasi kontinu
1. Susun hipotesis

2. Urutkan data dari yang terkecil ke terbesar


3. Hitung distribusi FS(xi)
4. Hitung Ft(xi) dibantu tabel distribusi normal baku z, z=(xi-rerata)/simpangan
baku

5. Hitung D!, tentukan D max


6. Tentukan kuantil statistik uji kolmogorov pada tabel K-S, sebut k
7. Jika D>k maka H0 tidak ditolak

2. Kolmogorov-Smirnov Z
Kolmogorov-Smirnov Z merupakan hasil dari akar kuadrat dari jumlah
sampelN dan perbedaan absolut terbesar antara CDF empiris dan CDF teoritis
(Yu, Zheng, Zhao & Zheng, 2008, p. 138), ini hampir sama dengan akar kuadrat
dari jumlah sampel N dikali D Absolute:
Z N x D Absolute
Menurut Brito e Abreu & Goulo (2001), Kolmogorov-Smirnov Z adalah D
Absolute yang diubah menjadi sebuah standardized score (p. 52), yang
dimaksud standardized score adalah nilai Z dalam distribusi normal standar.
Artinya, cara pengujiannya hampir sama dengan pengujian nilai D, hanya saja
kali ini di bawah distribusi normal dengan menggunakan bantuan tabel distribusi
normal standar, yang mana:
H0 ditolak jika Z-hitung (Kolmogorov-Smirnov) > Z-tabel pada level of
significance .
Kita mempunyai Z-hitung (Kolmogorov-Smirnov) = 0,78 dengan memilih level of
significance = 0,05 pada dua ujung wilayah kritis (the two-sided critical
region), Z-tabel pada tabel distribusi normal standar adalah 1,96. Oleh karena
0,78 < 1,96 atau Z-hitung (Kolmogorov-Smirnov) < Z-tabel, maka H0 diterima
yang berarti data mengikuti distribusi normal.