Anda di halaman 1dari 3

PELAYANAN KEROHANIAN

PASIEN SEBELUM DAN SESUDAH OPERASI


No. Dokumen :
007/SPO.BINROH/09/15
Tanggal Diterbitkan
01-09-2015

No. Revisi :
1

Halaman :
1/3

Ditetapkan Direktur,

SPO
Prof. Dr. dr. Rochmad Romdoni,
Sp.PD, Sp.JP (K)
PENGERTIAN

Layanan kerohanian yang diberikan kepada pasien yang akan dioperasi


maupun sesudah operasi di RS Islam Jemursari Surabaya

TUJUAN

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pelaksanaan Pelayanan


Kerohanian bagi Pasien Sebelum dan Sesudah Operasi

KEBIJAKAN

1. Keputusan

PROSEDUR

PRA OPERASI
1. Petugas melakukan pendataan pasien
2. Petugas melakukan identifikasi agama dan kepercayaan pasien
3. Petugas meminta informasi kepada perawat ruangan tentang
keadaan umum pasien yang akan dioperasi untuk memudahkan
pemberian bimbingan sesuai kebutuhan
4. Petugas menemui pasien di ruangan perawatan dengan tenang dan
sikap menarik sambil mengucapkan salam dan memperkenalkan diri
dengan menyebut nama dan dari Bina Rohani RS Islam Jemursari
5. Petugas mengadakan dialog dengan pasien dan keluarganya, memberi
bimbingan dan pemahaman tentang operasi, proses operasi secara
umum, serta pada saat pelaksanaan operasi agar jangan gelisah,
takut, bingung, pesimis, panik dll, akan tetapi harus optimis dalam
ikhtiar berobat mencari kesembuhan.
6. Petugas memberi bimbingan tentang tata cara shalat bagi pasien yang
akan menjalani operasi termasuk menjama taqdim sholat apabila
telah tiba waktunya shalat dan dilakukan sebelum berangkat operasi
namun jika waktu shalat belum tiba maka shalat dapat dijama
takhir
7. Petugas memberi penjelasan dan pemahaman tentang tata cara
bersuci dan tata cara shalat sebelum dan sesudah operasi
8. Mengajarkan dan mengingatkan untuk membaca doa akan operasi :



Direktur Rumah Sakit Islam Jemursari Nomor


JS.A.SKR.187.09.15 tentang Pelayanan Kerohanian.
2. Keputusan Direktur Rumah Sakit Nomor JS.A.SKR.196.09.15 tentang
Kebijakan Pelayanan Rumah Sakit Islam Jemursari.
3. Keputusan Direktur Rumah Sakit Islam Jemursari Nomor
JS.A.SKR.200.09.15 tentang Kebijakan Terkait Akreditasi Versi 2012

PELAYANAN KEROHANIAN
PASIEN SEBELUM DAN SESUDAH OPERASI
No. Dokumen :
007/SPO.BINROH/09/15
Tanggal Diterbitkan
01-09-2015

No. Revisi :
1

Halaman :
2/3

Ditetapkan Direktur,

SPO
Prof. Dr. dr. Rochmad Romdoni,
Sp.PD, Sp.JP (K)
Allah-lah yang akan mencukupi (segala kebutuhan kami). Dialah
Yang Maha `Melindungi. Hanya kepada Allah, kami menyerahkan
diri
Dan membaca doa sebagai penguat mental :





















Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung. Tiada daya
dan kekuatan kecuali dari Allah Yang maha Tinggi dan Maha Agung












Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku
termasuk orang-orang yang dhalim.
9. Kemudian pasien diberi nasehat dan penjelasan sehingga ia mengerti
dan menyadari bahwa segala sesuatu itu adalah atas kehendak Allah,
manusia hanya berikhtiar dan berdoa.
10. Kepada keluarga pasien diberi pemahaman tentang ikhtiar, operasi
adalah salah satu upaya mencari kesembuhan dan keluarga
diharapkan tidak panik, namun tetap memohon dan memperbanyak
membaca doa kepada Allah SWT sbb :















Allah-lah yang Maha mencukupi keperluan kami. Dialah Yang Maha
melindungi kami. Wahai Allah berikan kami kesabaran dan wafatkan
kami sebagai orang-orang muslim


















Ya Allah, berikanlah kami kesembuhan. Engkau Maha Pemberi
kesembuhan. Tiada yang dapat menyembuhkan melainkan Engkau,
dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit lagi.
11. Petugas mendoakan pasien agar diberi kelancaran dalam
menjalankan operasi

PELAYANAN KEROHANIAN
PASIEN SEBELUM DAN SESUDAH OPERASI

No. Dokumen :
007/SPO.BINROH/09/15
Tanggal Diterbitkan
01-09-2015

No. Revisi :
1

Halaman :
3/3

Ditetapkan Direktur,

SPO
Prof. Dr. dr. Rochmad Romdoni,
Sp.PD, Sp.JP (K)
PASCA OPERASI

1. Memberikan ucapan selamat dan motivasi syukur kepada pasien atas


kelancaran dan kemudahan proses operasi

2. Diingatkan kembali tata cara bersuci dan sholat setelah operasi


3. Pemantapan rohani selama dirumah sesuai dengan kondisi fisik pasien
setelah operasi

4. Petugas mendoakan agar pasien setelah operasi diberikan


kesembuhan yang paripurna
UNIT TERKAIT

1. Instalasi Bedah Sentral


2. Unit Pembinaan Kerohanian

Anda mungkin juga menyukai