Anda di halaman 1dari 10

BAB I

SIAPA YANG PANTAS DISEBUT GURU?


A. Kriteria Guru
Pertama : Dapat membagi waktu dengan baik. Tugas utama sebagai guru, keluarga
serta masyarakat
Kedua : Rajin membaca
Ketiga : Banyak menulis
Keempat : Gemar melakukan penelitian.
Menurut Prof. Herawati Susilo, M.Sc., Ph.D pakar pendidikan Universitas
Negeri Malang ada 6 kriteria guru masa depan (ideal) yaitu belajar sepanjang hayat,
menguasai bahasa Inggris dengan baik, terampil melaksanakan penelitian tindakan
kelas, rajin menghasilkan karya tulis, mendidik peserta didik berdasarkan filosofi
konstruktivisme dengan pendekatan kontekstual.
Menurut husnul chotimah (2008) ada beberapa criteria guru ideal yang
seharusnya dimiliki bangsa Indonesia abad 21 yaitu dapat membagi waktu dengan
baik, rajin membaca, banyak menulis, dan gemar melakukan penelitian.
Menurut Wijaya Kusumah (2009), guru ideal adalah sosok guru yang
mampu menjadi panutan dan selalu memberikan keteladanan
B. Syarat Guru
Menurut Desi Reminsa (2008) ada beberapa syarat menjadi guru ideal antara
lain memiliki kemampuan intelektual yang memadai, memahami visi dan misi
pendidikan, memahami konsep perkembangan anak, mengorganisasi dan mencari
problem solving kreatif dan memiliki seni dalam mendidik.
Dalam perspektif agama

syarat menjadi

guru ideal

sebagaimana

disampaikan KH. Moh Hasyim Asyari ada 20 macam : Selalu istiqamah, senantiasa
melakukan khauf (takut kepada Allah), senantiasa bersikap tenang, bersifat wara
(meninggalkan perkara syubhat), tawadluk (merendahkan diri dan melembutkan diri
terhadap makhluk atau patuh pada kebenaran), khusyu, menjadikan Allah sebagai
tempat meminta pertolongan dalam segala keteladanan, tidak diskriminatif terhadap
murid, zuhud (menjauhkan diri dari tempat-tempat hina), menjauhkan diri dari
tempat-tempat kotor dan maksiat, selalu menjaga syiar-syiar islam, menegakkan
sunah-sunah, bidah, bergaul dengan akhlak yang baik, membersihkan hati dari
tindakan dan akhlak yang jelek, bersemangat untuk mengembangkan ilmu dan
bersungguh-sungguh dalam aktivitas ibadah.
C. Fungsi Dan Tugas Guru

1. Edukator
Tugas pertama guru adalah mendidik murid-murid sesuai dengan materi
pelajaran yang diberikan
2. Leader (pemimpin)
Guru-guru pemimpin kelas, karena itu ia harus bisa menguasai, mengendalikan
dan mengarahkan kelas menuju tercapainya tujuan pembelajaran yang
berkualitas
3. Fasilitator
Memfasilitasi murid untuk menemukan dan mengembangkan bakatnya secara
pesat
4. Motivator
Mampu membangkitkan semangat dan mengubur kelemahan anak didik
bagaimanapun latar belakang hidup keluarganya
5. Adminstrator
Mengabsen terlebih dahulu, mengisi jurnal kelas
6. Evaluator
D. Tanggung Jawab Guru
Ia harus mengembangkan ilmunya terus menerus untuk memberikan yang terbaik
kepada murid-muridnya

BAB II
GURU PEMBUKA JENDELA DUNIA
A. Memahami Globalisasi
Memahami globalisasi adalah salah satu tugas guru untuk membentengi
anak didiknya dari dampak negative budaya local.
Lili Zakiyah Machfudz (2002) menjelaskan globalisasi adalah nama dari
revolusi dunia yang hamper menyentuh seluruh sendi kehidupan manusia, bahkan
sampai relung hati yang paling dalam.
Di bidang ekonomi globalisasi ditandai dengan komputerisasi, miniaturisasi,
digitalisasi, komunikasi satelit, serat optic dan internet. Dalam hal demografi
globalisasi berarti perpindahan dengan frekuensi yang amat tinggi, melintasi batas
tertorial Negara
B. Pemberian penilaian objektif
Seorang guru harus memahami makna globalisasi apa adanya. Seorang guru
harus memberikan penilaian objektif mengenai baik buruknya globalisasi,
konstruktif dan destruktifnya serta kiat-kiat mengambil manfaatnya secara
maksimal dan menjauhi kerusakannya seminimal mungkin.
C. Menerapkan prinsip progresif dan selektif
Langkah selanjutnya yang harus diberikan guru kepada murid-muridnya
adalah memberikan prinsip progresif dan selektif.

BAB III
GURU MENGAJAR SEKALIGUS MENDIDIK
A. Pentingnya keteladanan
Karena tugas guru adalah mengajar sekaligus mendidik, maka keteladanan
guru menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar
B. Efek negative hilangnya keteladanan
Berikut adalah penjelasan hal-hal negative yang timbul dari hilangnya
keteladanan guru :
1. Tidak ada hubungan emosional antara guru dan murid
Kalau guru tidak bisa digugu dan ditiru maka hubungan guru dan murid
sebatas hubungan lahir. Pelajaran tidak berpengaruh dan tidak membekas sama
sekali dalam jiwa anak didik
2. Diacuhkan murid
3. Tidak ada efek perubahan
4. Dikeluarkan dari sekolah

BAB IV
PENGARUH DISIPLIN GURU TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN
A. Maksimalkan latihan
Untuk membangun tradisi disiplin yang kuat ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan :
1. Ingat selalu manfaat dan kerugiannya
2. Ingat selalu cita-cita
3. Ingat selalu tanggung jawab
4. Pandai mengatur waktu
5. Tinggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat
B. Macam-macam disiplin
1. Disiplin waktu
2. Disiplin menegakkan aturan
3. Disiplin sikap
4. Disiplin dalam beribadah
C. Tokoh guru disiplin

BAB V
HAL-HAL YANG DIBENCI MURID
A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.
I.

Berpakaian kurang rapi


Jarang masuk
Pilih kasih (tidak adil)
Suka memberi PR tanpa mengoreksi
Berkata kasar
Suka menyuruh
Menghukum semena-mena
Cuek di dalam dan di luar kelas
Susah dimintai tolong

BAB VI
MENJADI GURU IDEAL DAN INOVATIF
A. 10 Langkah menjadi guru ideal dan inovatif
1. Menguasai materi secara mendalam
2. Mempunyai wawasan luas
3. Komunikatif
4. Dialogis
5. Menggabungkan teori dan praktik
6. Bertahap
7. Mempunyai variasi pendekatan
8. Tidak memalingkan materi pelajaran
9. Tidak terlalu menekan dan memaksa
10. Humoris tapi serius
B. Mengenal macam-macam metodologi mengajar
1. Metode ceramah
2. Metode diskusi
3. Metode demonstrasi
4. Metode ceramah plus
- Metode ceramah plus Tanya jawab
- Metode ceramah plus diskusi
5. Metode resitasi
6. Metode percobaan
7. Metode karya wisata
8. Metode discovery
9. Metode inkuiri
C. Menuju guru professional
1. Kemampuan menguasai bahan ajar
2. Kemampuan mengelola program belajar mengajar
3. Kemampuan mengelola kelas dengan pengalaman belajar
4. Kemampuan menggunakan media
5. Kemampuan menguasai landasan-landasan kependidikan dengan pengalaman
belajar
6. Kemampuan mengelola interaksi belajar mengajar
7. Kemampuan menilai prestasi belajar siswa
8. Kemampuan mengenal fungsi dan program pelayanan BP dengan pengalaman
belajar
9. Kemampuan mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah dengan
pengalaman belajar
10. Kemampuan memahami prinsip-prinsip dan menafsirkan hasil penelitian
pendidikan guna keperluan pengajaran

BAB VII
GURU DAN TRADISI MENULIS RENDAH
A. Era reformasi
Untuk menjadi guru ideal, seorang pendidik harus memiliki kemampuan menulis
yang baik, khususnya karya ilmiah. Sayang di negeri ini kemampuan menulis karya
ilmiah sangat rendah.
B. Manfaat menulis
The Liang Bie (1992 : 1-3) memaparkan 6 manfaat menulis yaitu :
1. Nilai kecerdasan
2. Nilai kependidikan
3. Nilai kejiwaan
4. Nilai kemasyarakatan
5. Nilai keuangan
6. Nilai kefilsafatan
C. Motivasi menulis
Imam Ghazali berkata Kalau engkau bukan anak raja, bukan anak ulama besar
maka jadilah penulis. Dengan menulis kita bisa mencerdaskan berjuta-juta manusia
tanpa batas.
D. Syarat menjadi penulis
Rajin membaca, semangat pantang menyerah, focus pada bidang ilmu yang
dikuasai, membaca tulisan orang lain di Koran, jurnal atau majalah, meneliti judul,
pendahuluan, isi, kesimpulan dan tawaran ide-ide akan membuat kita cepat bisa
menulis dengan baik.
E. Menjadi penulis professional
Syarat utama menulis adalah latihan terus menerus tanpa kenal lelah laku jadikan
aktivitas menulis jadi profesi.

BAB VIII
GURU DAN PROBLEMATIKA ADMINISTRASI
A. Sertifikasi
Sertifikasi guru adalah proses uji kompetensi yang dirancang untuk mengetahui
penguasaan kompetensi seseorang sebagai landasan pemberian sertifikasi pendidik.
B. Sertifikasi S1 dan D4
Ada beberapa catatan yang perlu dikemukakan disini yaitu sertifikasi S1 dan D4
adalah terobosan progresif dari pemerintah, manfaat dari kebijakan pemerintah ini
sangat positif, efek negatifnya harus diantisipasi, pemerintah jangan hanya bisa
melahirkan sebuah kebijakan tersebut, menjaga integritas intelektual dan moral
adalah tugas utama seorang guru yang mempunyai tugas mulia melahirkan generasi
masa depan bangsa

BAB IX
PERAN GURU DI MASYARAKAT
A. Pendidik
Kesadaran akan pentingnya ilmu di masyarakat bisa menjadi entry point seorang
guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif baik bagi anak-anak
B.
C.
D.
E.

sekolah maupun bagi orang tua mereka.


Penggerak potensi
Pengatur irama
Penengah konflik
Pemimpin cultural
BAB X
GURU DAN KEMANDIRIAN EKONOMI

A.
B.
C.
D.
E.

Pentingnya usaha sampingan


Langsung praktik
Mengembangkan relasi
Meningkatkan daya saing
Membantu sesama
BAB XI
MENENGOK GURU DI NEGARA MAJU

A.
B.
C.
D.
E.

Menghayati pendidikan sebagai bagian hidup


Metodologi pengajaran yang sistematik
Menegakkan riset lapangan secara analitis
Efektivitas pengajaran
Aksesori pendidikan
BAB XII
PENUTUP
Tidak semua guru di negeri ini mampu melakukan hal ideal diatas ada banyak

kendala mulai dari ketiadaan biaya, usia yang sudah lanjut, kesibukan dan alasan lain.