Anda di halaman 1dari 19

PROSEDUR PEMASANGAN (INSTALASI) PABX KX-TDA 100

1. Tujuan

Dapat memahami prosedur instalasi manual PABX KX-TDA 100 dengan benar

Dapat mengetahui card apa saja yang ada pada PABX-TDA 100

Dapat mengkoneksikan card ke LSA

Dapat memahami kemampuan yang bisa dilakukan oleh PABX TDA 100

2. Alat dan Bahan

Modul PABX-TDA 100

Obeng datar

Installation manual book

3. Teori Dasar
PABX
PABX merupakan sebuah sentral telepon mini yang dipasang di perkantoran, sekolah maupun
bangunan-bangunan dengan kapasitas jalur terbatas. PABX pada sebuah instansi dapat
tehubung dengan PABX lain maupun sentral Telkom melalui jalur telepon incoming dan
outgoing-nya. Masing-masing pesawat yang terhubung ke PABX mempunyai nomor ekstensi.
Setiap nomor ekstensi dari sebuah PABX dapat dihubungi oleh, atau menghubungi ke
pesawat telepon di luar PABX tersebut dengan bantuan operator, baik secara manual maupun
otomatis.
Card pada PABX TDA-100

4. Prosedur Instalasi Hybrid IP-PBX

Tampak dalam
A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.
I.

RUN Indicator
Indikator ALARM
USB port
Port RS-232C
PSU Slot
Null Slot (tidak tersedia untuk kartu layanan opsional)
Slots 1 sampai 6 (dari kiri)
Slot kartu MPR
Slots 1 sampai 11 (dari kiri)

Membuka/Menutup Penutup Depan


Membuka Front Cover
1. Dengan menggunakan obeng datar, masukkan obeng ke bagian celahnya lalu geser
dan buka penutup sekrup

2. Untuk melepas sekrup putar obeng ke kiri

3. Geser penutup depan ke kanan sampai berhenti, lalu angkat penutup depan.

Menutup Front Cover


1. Tutup kembali penutupnya lalu geser ke kiri hingga penutupnya terkunci

2. Untuk merapatkan sekrup putar obeng ke kanan sampai rapat atau tidk kendur

3. Kunci penutup sekrup dengan cara memasukkan penutup ke lubangnya dengan


tepat kemudian menggesernya ke kiri sampai terkunci dengan benar

Instalasi / Mengganti Unit Power Supply


Fungsi

Aksesoris dan Item User-supplied


Aksesoris (termasuk):
Sekrup 4
User Supplied (tidak termasuk): kawat pembumian, Back-up Baterai Kabel
(KX-A228 untuk PSU-S dan PSU-M, atau KX-A229 untuk PSU-L)

Instalasi Unit Power Supply

1. Masukkan PSU sepanjang rel panduan.


2. Dorong tuas pelepas ke arah panah, sehingga PSU terlibat aman dengan
konektor pada board kembali.

3. Putar 4 sekrup searah jarum jam, dalam urutan yang ditunjukkan oleh angka 1
sampai 4, untuk memperbaiki PSU.

Menggantikan Unit Power Supply


Cabut kabel listrik AC dan Back-up Baterai Kabel

Putar 4 sekrup anti searah jarum jam untuk melonggarkan mereka.

Tarik tuas pelepas ke arah panah untuk memutuskan PSU dari papan tersebut.

Ganti PSU

Memasang / Melepaskan Layanan Kartu Opsional


Instalasi Opsional Layanan Kartu
1. Masukkan kartu sepanjang rel panduan.

2. Memegang kartu seperti yang ditunjukkan di bawah ini, mendorong tuas pelepas ke arah
panah sehingga kartu terlibat aman dengan konektor pada papan kembali.

3. Putar 2 sekrup searah jarum jam untuk memperbaiki kartu di tempat.

Spesifikasi PSU pada PABX Panasonic KX TDA100

Informasi tentang Kartu Pengolah Utama pada PABX KX


TDA100 :

Power
Failure
Transfer
(PFT)

a. LCOT8 Card (KX-TDA0180)


LCOT8: 8-port analog kartu trunk dengan 1 Transfer kegagalan daya (PFT) port. Satu CID8
atau CID / PAY8 Kartu dapat dipasang pada kartu LCOT8 (lihat "2.4.3 CID / PAY8 Card
(KX-TDA0189)" dan "2.4.4 Kartu CID8 (KX-TDA0193)").

PIN Konektor

Catatan : pin 5 sampai pin 8 dan pin 30 sampai pin 33 hanya untuk card LCOT 8 dan
LCOT16.

B. SLC16 Card (KX-TDA0174)


SLC16: 16-port kartu ekstensi untuk SLTs 2 (PFT) port.

Konektor PIN Amphenol SLC16

c. DLC8
8 port kartu digital ekstensi untuk DPT, DSS konsol, dan PC-interface CSS.

PIN Konektor

Konektor PIN Amphenol DLC8

Indikasi LED
Indikas
i

Warna

Keterangan

Card
status

Hijau/orange/mera
h

Indikasi kartu :
Off : power off
Green ON:Normal (semua bagian siap
dipakai).
Green Flashing (60 times per minute): normal
(semua port dapat digunakan)
Orange Flashing: mendeteksi dari PT interface
cs
Red ON : terjadi kesalahan (termasuk reset)
Red Flashing (60 times per minute): sedang
tidak aktif

PEMULAIAN HYBRID
Peringatan yang harus diperhatikan pada saat pemulaian Hybrid

SD Memory Card harus dimasukkan ke dalam slot SD Memory Card dari kartu MPR
sebelum startup.
Sebelum menyentuh sistem switch inisialisasi, pemberhentian listrik statis dengan
menyentuh tanah atau memakai tali pembumian.
Memulai inisialisasi hanya sekali, kemudian untuk berikutnya tidak mengulang lagi
(cukup sekali saja). Dan data didalamnya akan hilang.
Hybrid IP PBX akan terus berlanjut meskipun tombol Off.
Pada kabel tersebut tidak perlu dilepas cukup switchnya saja yang dioffkan, dan tidak
harus melepas steker.
Prosedur menginialisasi Sistem
1. Untuk mendapatkan kondisi sistem secara normal, maka dapat dilakukan dengan
menaikkan switch system inialization.

2. Memasukkan kabel power pada PABX


Untuk keselamatan kerja, jangan meregangkan, membelokkan dan melepaskan kabel
daya AC.

3. Ketika proses inisialisasi berhasil, maka lampu indikator RUN akan berhenti
berkedip. Semua data akan dihapus, dan Hybrid IP-PBX serta semua kartu
layanan opsional (kecuali untuk IP-GW kartu) akan dijalankan ke nilai default.
DPT harus menunjukkan waktu sebagai 01:00.Data kartu IP-GW tidak akan
dijalankan.
Catatan :
Gunakan hanya kabel daya AC yang disertakan dengan Hybrid IP-PBX untuk
PSU.

Tugas Tambahan

LSA

Gambar diatas merupakan LSA Krone yang menjadi terminal dari kartu Amphenol DLC8,
SLC16, LCOT8 pada PABX TDA 100.
LSA Krone berfungsi sebagai terminal pertemuan antara semua kabel, dari PSTN,
Workstation, dan dari PABX.Rosset adalah terminal kecil yang biasanya dipakai di
workstation dimana pertemuan dari kabel PABX ke pesawat telepon yang menggunakan RJ
11.Sedangkan socket ampenol adalah pertemuan kabel keluaran dari PABX ke MDF yang
berujung LSA Krone, baik keluaran untuk CO Trunk maupun Card Station. Terminal LSA
menghubungkan antara incoming instlasi menuju ke outgoing panel selanjutnya atau ke

pelanggan, nomor nomor yang tertera pada LSA tersebut merupakan penomoran untuk
menandai sambungan kabel yang terpasang. Biasanya kabel incoming diterminasi di baris
atas LSA dan Outgoing di baris bawah, namun dapat berbeda tergantung di lapangan.
Cara Koneksi Card ke LSA
RJ 11 berguna untuk membuat sambungan langsung dari kabel ke pesawat telepon, RJ 45
juga sama kegunaannya namun hanya untuk pesawat telepon yang dilengakapi dengan data
seperti pesawatdigital.LSA Krone berfungsi sebagai terminal pertemuan antara semua kabel,
dari PSTN, Workstation, dan dari PABX.Rosset adalah terminal kecil yang biasanya dipakai
di workstation dimana pertemuan dari kabel PABX ke pesawat telepon yang menggunakan
RJ 11.Sedangkan socket ampenol adalah pertemuan kabel keluaran dari PABX ke MDF
yang berujung LSA Krone, baik keluaran untuk CO Trunk maupun Card Station.
MDF Box adalah tempat atau rumah dari kumpulan LSA krone. Karena
banyaknya jumlah LSA krone yang kita pakai, maka kita membutuhkan
tempat agar terlihat rapi.Sebelum kita meletakkan LSA krone ke dalam
MDF maka kita harus sudah membuat sketsa pengelompokan. Kelompok
yang kita buat sesuai dengan kegunaanya, ini bertujuan agar kita tidak
lupa dimana LSA yang kita simpan. Karena jika LSA sudah tersusun
banyak, semua terlihat sama. Langkah pertama yang kita ketahui adalah
akan seberapa banyak workstation atau telepon dalam infrastuktur ini.
Atau anda harus menyediakan space jika dekemudian hari terjadi
penambahan.
Contoh :

Di dalam MDF anda harus tersedia Rack LSA, ini bertujuan agar mudah

dalam bongkar pasang.


MDF terbagi dari beberapa kelompok dan susunan, missal saja 10 rack
kita tempatkan dibagian paling kiri atas, khusus untuk keluaran PABX
Extention. Dikanan bawah kita tempatkan 10 rack LSA lagi untuk PSTN,
Voip, Fleksi dan lainnya yang bersifat sambungan telepon dari Provider.
Dan untuk yang sebelah kanan atas khusus untuk Workstation. Sedangkan
10 rack di kiri bawah kita siapkan khusus untuk Keluaran CO Trunk dari
PABX. Dengan demikian kita tidak lupa apalagi di MDF yang kita buat di
pasang diagram sebagai panduan.

Diagram MDF
Agar kita tidak bingung disaat harus mencari LSA ke berapa untuk pesawat nomor
berapa kiita tinggal melihat schema atau diagram.

Cara Membaca MDF


Dengan adanya diagram MDF seperti gambar di atas maka kita dapat dengan mudah
membacanya. Contoh jika kita pasang LSA krone dari CO Trunk keluaran dari PABX, maka
standartnya dalam satu LSA itu ada 8 port yang terpakai dari 10 port yang tersedia, dan untuk
LSA Ext keluaran dari PABX 16 port dibagi menjadi 2 LSA, masing masing 8 port / LSA
nya. Sesuai dengan bahasan kita sebelumnya bahwa card CO itu tersedia 8 port dan Station
Card 16 port. Penomoran Card ini tergantung dari sebelah mana kita masukkan Card tersebut
pada mesin Lucent. Jika anda memasukkan sebuah Card CO di nomor 1 pada mesin lucent,
maka dengan otomatis Card itu berinisial A01, dan untuk 8 port nya anda tinggal menambah
urutannya saja, seperti A0101, A0102, dan seterusnya.