Anda di halaman 1dari 6

LOVE BIRD

Menentukan jenis kelamin lovebird memang tidak mudah. Bahkan penangkar


kawakan pun sering salah memasangkan lovebird. Adalah Ir Arief Usman,
penangkar lovebird lutino yang insinyur peternakan, mengakui hal itu.

Ya mengapa? Sebab, betina-betina atau jantan-jantan bisa saja kawin. Untuk


referensi masalah ini, silakan Anda meluncur ke halaman khusus tentang
Lovebird.

Dan seperti dituturkan Arief sebagaimana dilaporkan Tablo BnR, bahkan


pasangan betina-betina bisa menghasilkan telur. Tapi, peternakan jadi rusak.

Seberapa rusak? Pokoknya, penangkaran bisa gagal. Maka, penangkar harus jeli
mengamati perilaku burung untuk mengetahui jenis kelamin, katanya.

Arief yang memfokuskan diri pada penangkaran lovebird lutino itu kemudian
bertutur tentang ikhwal menangkar lutino. Meskipun banyak penangkar
mengaku lebih sulit dalam menangkar lutino dibanding lovebird jenis lain, bagi
Usman menangkar lovebird apapun sama mudahnya.

Berawal dari sepasang indukan lutino dan sepasang lutino remaja, kini
penangkaran lovebird miliknya telah beranak pinak dan menjadi tujuan
penggemar lovebird lutino di Madiun dan kota-kota sekitarnya.

Sebenarnya menangkar lovebird lutino awalnya adalah sebuah tantangan,


karena menurut beberapa penangkar lovebird, menangkar jenis lutino sulitnya
minta ampun. Bahkan ada yang bilang jika jenis lutino sengaja dimandulkan dari
sananya, katanya.

Kebetulan Usman sudah menangkar lovebird jenis kacamata berwarna hijau.


Maka rasa penasaran saya wujudkan dengan membeli sepasang indukan dan
sepasang remaja jenis lutino. Alhamdulillah, selang dua bulan sepasang indukan
tersebut sudah berproduksi, terang bapak dua putra tersebut.

Homoseks dan heteroseks

Menurutnya, keberhasilan menangkar lovebird jenis apapun sebenarnya


ditentukan oleh faktor indukan. la mengatakan bahwa menentukan lovebird
jantan dan betina membutuhkan sebuah keahlian tersendiri.

Indukan jantan dan betina harus benar-benar jelas yang ditandai kalau kawin
sang jantan berada di atas dan betina ada di bawah dengan durasi kawin hingga
satu menit, bahkan lebih. Kalau kawinnya hanya sebentar dan saling bertukar
posisi bisa dipastikan keduanya ada lesbian atau gay, katanya bertutur tentang
cara membedakan apakah burungnya homoseks atau heteroseks.

Dijelaskannya, lovebird betina dan betina atau jantan dan jantan bisa juga kawin,
Kalau betina dengan betina bisa bertelur tapi tidak mungkin menetas,
sedangkan sesama jantan bisa bercumbu dan kawin, terangnya.

Oleh sebab itu, mengetahui jenis kelamin bakal indukan adalah faktor yang
sangat penting, karena bila tidak tepat menentukan jenis kelamin calon indukan
produksi penangkaran akan mundur beberapa bulan.

Selain menentukan jantan dan betina, calon indukan harus benar-benar sehat
agar keturunan yang dihasilkan juga sehat. Bulu harus mengkilat, mata tidak
berair, badan tidak kurus, kotoran tidak encer dan yang pasti tidak ada cacat
tubuh. Akan lebih baik lagi bila sang induk bekas juara.

Tehnik penjodohan yang dilakukan Usman dalam menangkar lovebird melalui


dua tahap. Pertama dilakukan dalam kandang umbaran, selanjutnya dimasukkan
dalam kandang engkel yang berisi sepasang indukan.

Kandang umbaran diperlukan agar burung dapat berjodoh secara alami. Pada
masa ini pengamatan dilakukan secara intensif agar lebih cepat diketahui jodoh
tidaknya burung.

Dalam kandang umbaran diletakkan beberapa kotak sarang sesuai jumlah


lovebird yang dimasukkan. Jika sepuluh burung berarti kotak sarangnya ada lima.
Kita amati beberapa hari, jika tidur bersama dalam kotak sarang, saling
mengikuti satu sama lain dan berbunyi bersahut-sahutan kemungkinan besar
mereka berjodoh. Apalagi lovebird yang kita prediksi jantan mau menyuapi sang
betina, terangnya.

Tips penjodohan Om Kicau:

Jika Anda kesulitan menjodohkan lovebird atau lovebird lama produksi padahal
sudah pasti jantan-betina dan akur, gunakan saja TestoBird untuk si jantan dan
EstroBird untuk si betina.

Mau order? Klik di sini.

Tahap selanjutnya, bila sudah dianggap berjodoh, sepasang indukan tersebut


dipindah ke dalam sangkar engkel agar mereka bisa nyaman berproduksi tanpa
gangguan burung yang lain.

Biasanya sekitar dua bulan burung yang berada dalam sangkar ini sudah mulai
menetas. Untuk tahap selanjutnya adalah melakukan perawatan terhadap
indukan tersebut agar bisa berproduksi secara maksimal. Dan kandang umbaran
tetap kita beri burung yang berisi calon indukan yang bila berjodoh kita
masukkan kandang engkel, begitu seterusnya, kata pemilik Mumtaz Love Bird
Farm.

Lutino, Burung Keibuan

Indukan yang berjodoh biasanya akan bertelur dan mengerami telurnya selama
21 hingga 30 hari, karena tidak semua induk bertelur tiap hari. Terkadang ada
yang tiga hingga empat hari sekali.

Maka tidak heran bila akan panen ada piyikan yang tidak sama postur tubuhnya
dalam satu sarang, ada yang sudah bisa terbang sementara piyik lainnya masih
berbulu kapas. Pada saat usia piyikan dua bulan biasanya sudah lepas sapih atau
sudah bisa mencari makan sendiri.

Lovebird lutino menurut Usman memiliki sifat keibuan yang baik, maksudnya
secara naluriah dia masih merawat anaknya dengan baik meskipun pada saat itu
dia sudah memasuki masa bertelur.

Anak yang bontot memang masih dirawat secara rutin hingga dia lepas sapih
seperti kakak-kakaknya. Berbeda dengan lovebird hijau yang ada di sini,
terkadang sang induk membunuh anaknya jika waktu bertelur anak belum juga
lepas sapih, ungkap bapak dua putra ini.

Dalam pengasuhan piyik, Usman menerapkan cara alami. Piyik yang baru
menetas dibiarkannya hingga usia dua bulan. Panen burung ini pun bisa ia
lakukan secara teratur setiap tiga bulan sekali dari masa indukan bertelur. Dan
hasilnyapun juga sangat baik yaitu tiga hingga empat piyik setiap panen.
Mungkin faktor makanan juga berpengaruh terhadap produktivitas indukan,
katanya mantap.

la memberi pakan lovebird di penangkarannya dengan campuran berbagai


macam biji-bijian. Masing-masing adalah milet merah dan milet putih, juwawut,
gabah beras merah dicampur dalam porsi yang sama, jagung dan kangkung
yang diberikan setiap seminggu dua kali. Biji matahari diberikan hanya untuk
lovebird remaja dan indukan yang akan bertelur.

Tips Om Kicau untuk pakan lovebird:

Mineral burung sangat esensial khususnya untuk burung pemakan biji. Jika Anda
ingin memastikan kecukupan mineral untuk kesehatan lovebird di penangkaran,
gunakan mineral burung. Apa itu dan bagaimana mendapatkannya? Klik di sini.

Hal lain yang menurut Arief sangat penting adalah pemberian extra fooding pada
indukan yang baru menetaskan telurnya. Karena pada saat itu sang induk
memerlukan tambahan asupan gizi yang sangat besar karena harus berbagi
makanan dengan anaknya.

Kegagalan hal biasa

Jangan pernah terlintas setiap usaha selalu berhasil dengan balk, setiap usaha
biasanya selalu disertai kegagalan dan dari kegagalan ini pelaku usaha bisa
mengambil hikmah.

Usman dalam menangkar lovebird inipun pernah mengalami kegagalan pada


saat pertama kali menangkar. Faktor cuaca panas bila diabaikan bisa
menghambat laju produksi, karena telur tidak bisa menetas. Selain itu
penentuan induk secara sembrono bisa mengakibatkan produksi bisa mundur
karena telur tidak menetas. Oleh sebab itu harus diamati betul antara jantan dan
betina, ujarnya.

Hawa panas pada saat musim kemarau bisa disiasati dengan solusi membuat
lingkungan yang nyaman dengan cara menyiram sekitar kandang dengan air
sesering mungkin agar udara menjadi sejuk.

Dari tiga puluh pasang lovebird yang ada di penangkarannya, separuh di


antaranya adalah jenis lutino, tentu telah membawa dampak ekonomi yang tidak
bisa dibilang kecil.

Minimal lima jutaan setiap bulan, jawabnya saat ditanya penghasilan yang
diperolehnya dari menangkar lovebird.

Menurutnya menangkar lovebird sangat menguntungkan, apalagi jenis lutino.


Bahkan ia tidak perlu repot-repot memasarkannya, karena sebagian besar
pembeli telah inden sejak burung masih mengeram.

Lovebird-lovebird tersebut biasanya dibeli pelanggan saat usia dua bulan atau
selepas sapih. Harganya bervariasi, untuk lovebird hijau kacamata dihargai
Rp.250 ribu. Lovebird lutino warna mata merah tua berkisar antara Rp.900 ribu
hingga 1,2 juta perekor, sedangkan lutino yang berwarna mata merah muda
lebih mahal lagi, yaitu Rp.1,2 juta hingga Rp.1,5 juta.

Menurut Usman, selain warna mata yang membuat harga lutino lebih
melambung adalah warna merah di dada atau yang biasa disebut kalung.
Semakin ke bawah warna merahnya, maka semakin mahal pula burung tersebut.

Bila harga piyikannya sudah setinggi itu, lantas berapa harga untuk sepasang
indukannya? Usman memberi harga Rp.1,5 juta hingga 1,8 juta untuk indukan ijo
kacamata, sedangkan untuk harga indukan lutino adalah Rp.3,5 juta hingga Rp.5
juta sepasang. Sebuah harga yang cukup menggiurkan, Anda ingin meniru? Ya
perlu nafas panjanglah, terutama karena tisak semua usaha mesti berjalan
mulus dan landai. Kadang naik kadang turun.

Cara Membedakan Jenis Kelamin Burung LoveBird - Karena begitu sulitnya cara
membedakan/menentukan jenis kelamin burung ini maka pada kesempatan ini
akan kami coba untuk berbagi informasinya mungkin bisa sedikit membantu
untuk anda yang newbie atau pendatang baru di dunia kicaumania. Sebelumnya
Chen Chen mohon maaf kepada master lovebird mania bila terdapat kalimat
yang tidak sesuai atau terdapat perbedaan cara mendeteksi kelamin jantan dan
betina dari burung lovebird ini. Namun untuk memperbaiki kualitas informasi ini
chen chen dengan senang hati bila ada master lovebird yang bersedia
menambahkan kekurangannya di comment.

Cara lain Membedakan Jenis Kelamin burung lovebird :


Secara bentuk fisik jenis kelamin burung lovebird sangat sulit untuk dibedakan,
jadi jangan tertipu oleh lovebird yang kawin, karena lovebird yang kawin belum
tentu lovebird tersebut jantan dan betina. Bisa jadi lovebird tersebut jantan
semua ataupun betina semua.

Ciri-Cirinya adalah jika kira-kira dua minggu setelah kawin lovebird tersebut tidak
juga bertelur berarti lovebird tersebut jantan semua dan sebaliknya jika kira-kira

2 minngu setelah kawin lovebird tersebut bertelur lebih dari 6 telur kemungkinan
besar lovebird tersebut betina semua.

Sedangkan cara yang digunakan kebanyakan orang di Indonesia untuk


membedakan jenis kelamin lovebird adalah dengan cara meraba tulang, dimana
jika jarak antara kedua tulang supit renggang dan terasa lentur maka lovebird
tersebut biasanya berjenis kelamin betina. Dan jika jarak antara tulang supit
sempit serta terasa keras biasanya lovebird tersebut berjenis kelamin jantan.
Namun cara tersebut tidak 100% benar.

Untuk cara yang paling akurat dalam membedakan jantan dan betina yang
sering dilakukan oleh orang-orang barat yaitu dengan cara tes darah dengan
jalan mencabut sehelai bulu lovebird dimana pada pangkal bulu lovebird
tersebut terdapat sedikit darah yang menempel selanjutnya di bawa ke
laboratorium yang khusus untuk meneliti jenis kelamin lovebird. Atau memotong
sedikit kuku yang lebih panjang dari kuku lainnya. Cara inilah, cara yang
dianggap sangat akurat untuk menentukan jenis kelamin lovebird

itulah beberapa cara membedakan/menentukan jenis kelamin burung


lovebird.Tidak lupa kami sampaikan terima kasih atas kunjungannya, kami
sampaikan selamat berternak lovebird, karena akhir akhir ini burung cinta ini
banyak peminatnya.