Anda di halaman 1dari 1

Setiap organisasi selalu mempunyai tujuan yang harus dijalankan perannya dengan baik.

Dalam menjalankan
perannya ini, setiap organisasi harus dikelola dengan baik agar dapat mewujudkan tujuan yang telah dirumuskan
dengan optimal tersebut. Pengelolaan organisasi yang tidak profesional dapat menghambat proses organisasi yang
sedang berlangsung dan dapat menghambat langkah organisasi dalam menjalankan fungsinya.
Agar pengelolaan organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik, dibutuhkan renccana strategis sebagai suatu
upaya untuk mengendalikan organisasi secara efektif dan efisien, sampai kepada implementasi garis terdepan,
sedemikian rupa sehingga tujuan dan sasarannya tercapai. Perencanaan strategis merupakan landasan bagi suatu
organisasi dalam menjalankanfungsinya. Komponen dalam perencanaan strategis paling tidak terdiri dari visi,
misi, tujuan, sasaran dan strategi yang memiliki arah kebijakan yang dapat menunjang tercapainya tujuan yang
diharapkan.
PENGERTIAN VISI
Visi merupakan gambaran tentang masa depan (future) yang realistik dan ingin diwujudkan dalam kurun waktu
tertentu. Visi adalah pernyataan yang diucapkan atau ditulis hari ini, yang merupakan proses manajemen saat ini
yang menjangkau masa yang akan datang (Akdon, 2006:94).
rumusan visi yang baik seharusnya memberikan isyarat:
1) Visi berorientasi ke masa depan, untuk jangka waktu yang lama.
2) Menunjukkan keyakinan masa depan yang jauh lebih baik, sesuai dengan norma dan harapan masyarakat.
3) Visi harus mencerminkan standar keunggulan dan cita-cita yang ingin dicapai.
4) Visi harus mencerminkan dorongan yang kuat akan tumbuhnya inspirasi, semangat dan komitmen bagi
stakeholder.
5) Mampu menjadi dasar dan mendorong terjadinya perubahan dan pengembangan organisasi ke arah yang lebih
baik.
6) Menjadi dasar perumusan misi dan tujuan organisasi.
7) Dalam merumuskan visi harus disertai indikator pencapaian visi.
PENGERTIAN MISI
Misi adalah pernyataan mengenai hal-hal yang harus dicapai organisasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan di
masa datang (Akdon, 2006: 97).
misi merupakan penjabaran visi dalam bentuk rumusan tugas, kewajiban, dan rancangan tindakan yang dijadikan
arahan untuk mewujudkan visi
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan misi organisasi antara lain:
1. Pernyataan misi harus menunjukkan secara jelas mengenai apa yang hendak dicapai oleh organisasi.
2. Rumusan misi selalu dalam bentuk kalimat yang menunjukkan tindakan dan bukan kalimat yang
menunjukkan keadaan sebagaimana pada rumusan visi.
3. Satu indikator visi dapat dirumuskan lebih dari satu rumusan misi. Antara indikator visi dengan rumusan misi
harus ada keterkaitan atau terdapat benang merahnya secara jelas.
4. Misi menggambarkan tentang produk atau pelayanan yang akan diberikan pada masyarakat
5. Kualitas produk atau layanan yang ditawarkan harus memiliki daya saing yang tinggi, namun disesuaikan
dengan kondisi organisasi.
CONTOH PERUMUSAN VISI MISI
Visi Akper Kosgoro Mojokerto yaitu: menghasilkan ahli madya keperawatan professional di bidang
kegawatdaruratan yang memiliki etos kerja dan disiplin tinggi pada tahun 2017 mendatang
Misi Akper Kosgoro Mojokerto adalah:

Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran ahli madya keperawatan yang professional pada tahun 2017

Melaksanakan penelitian di bidang keperawatan

Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan bentuk
aplikasi ilmu pengetahuan di bidang keperawatan

Menghasilkan ahli madya keperawatan professional di bidang kegawatdaruratan yang memiliki etos kerja
dan disiplin yang tinggi