Anda di halaman 1dari 2

Notulensi Rapat Koordinasi

11 Oktober 2016
Dihadiri 18 orang dokter internsip dan 2 orang dokter pendamping
1. Laporan kinerja akhir peserta internsip berupa presentase pengelolaan kasus
dikumpulkan ke satu orang pada hari kamis 13 Oktober 2016, letakkan di meja dr.Retno
pukul 09.00.
2. Aturan baru internsip yaitu 5 laporan kasus ditambah kasus kebidanan dan akan
diberlakukan pada intensip periode baru. Periode lama tetap aturan lama 2 laporan kasus
dan 5 portofolio
3. Lengkapi absensi dan koordinasi dengan pembimbing mengenai format absensi
4. Logbook tidak dikumpul ke pembimbing tetapi langsung dibawa oleh peserta internsip ke
dinas kesehatan provinsi. Pembimbing hanya memegang laporan kasus, portofolio,
absensi dan mini project.
5. Lengkapi berkas permohonan surat tanda selesai internsip dan laporan pelaksanaan
internsip format disamakan (SLPI dan STSI)
Surat permohonan STSI (1 lembar tetapi mecakup 19 orang) ditambah tanda tangan
direktur RS
SLPI dibuat secara individu (19 lembar)
Surat dibuat 2 rangkap, 1 rangkap untuk KIDI provinsi
6. Surat tugas terdiri dari Puskes dan RS (Bangsal dan IGD) dibuat nama dr.Retno sebagai
Kabid pelayanan
Surat laporan pelaksanaan internsip ditandatangan direktur
Surat pemulangan sesuai tempat tugas terakhir penandatanganan oleh pimpinan masing
masing
Semua surat diketik oleh dr.Inez
7. 1 rangkap : surat pemulangan sesuai wahana terakhir, lampiran : nama dan str
2 rangkap : Surat permohonan tanda selesai intenrsip, STSI, surat laporan pelaksanaan
internsip (semua tanda tangan direjktur) lampiran 1 lembar (19 orang nama tanpa str)
Semua surat ditanda tangan terlebih dulu baru di fotokopi dan dicap
Total 6 map, 3 map diberikan ke pembimbing
8. Perpisahan tanggal 2 november pukul 09.00
Undang : Ketua dan Wakil Komite medic
Kepala ruangan
Kabid Yankes
Kadinkes
Dokter UGD

Dokter Puskes
Manajemen