Anda di halaman 1dari 12

Ciri-ciri Umum Arsitektur Yunani / Ancient

Greek architecture
Oki Ma'arif Arsitektur Materi Kuliah 4/12/2015

Arsitektur Yunani
Peninggalan Arsitektur Yunani yang paling banyak adalah kuil. Bahan konstruksi utama batu,
dipahat dan dibentuk rnenjadi kolom dan baloki Oleh karena itu bentangannya sangat terbatas
sehingga di dalam ruang terdapat banyak kolom. Bagian depan terdiri dari tangga masuk dan
langsung pada deretan melintang, kolom, menyangga ujung terdepan dari atap yang
berbentuk
segi-tiga
disebut
pediment. Ancient
Greek
architecture.
Pediment terdiri dari cornice yaitu semacam bingkai keliling segi tiga dari molding mengikuti
bentuknya. Bagian tengah di dalam bingkai tersebut terdapat tympanum, yang biasanya pada
bidang di dalamnya dibuat dekorasi, dapat berupa relief maupun patung-patung.
Pediment bertumpu di atas sebuah alas berupa balok horisontal disebut entablature yang
mempunyai tigan bagian atau lapisan : di atas berupa cornice, di tengah frieze dan di bawah
disebut
architrave.

Sejarah Arsitektur Yunani

Sejarah, Perkembangan Arsitektur Yunani

Arsitektur Yunani - PERIODE HELINIK (650 - 323 SM)

Arsitektur Yunani - JAMAN AGEA (AEGEAN) 3000 -1100 SM

Bagian-Bagian

Bagian-bagian utama dari arsitektur Yunani.


Legenda:
(E) Entablature (F) Pediment (G) Kolom (a) Architrave (b) Frieze (c) corice

Pediment.

Frieze dan bagian-bagiannya.

Kontruksi
Konstruksi pediment dan entablature disangga oleh kolom, dalam arsitektur Yunani dibagi
menjadi tiga yaitu: teratas disebut kepala atau capital, tengah atau badan disebut shaft dan
tumpuan terbawah disebut base. Capital mempunyai tiga bagian : paling atas abacus, tengah
echinus, paling bawah disebut leher atau neck. Di bawah leher ada astragal bagian yang
menghubungkan capital dengan shaft. Bagian bawah kolom atau base terdiri dari tiga bagian,
yang paling atas apophyge, tengah torus, bawah disebut plinth.

Kolom Yunani dengan bagian-bagiannya.

Susunan atau konstruksi kolom entablature atau balok disebut order dalan arsitektur Yunani
kemudian berkembanl menjadi tiga aliran yaitu: Order Dorik (Doric), Order Ionik (ionic)
dan Korintier (Corinthian) J Kuil-kuil Yunani ketiga Ordei tersebut berdenah segi empat
panjang, di man, bagian depannya tedetak pada sisi terpendek I3agian tengah yang
merupakan bagian utama dilkelilingi oleh portico atau semacam teras dengan : deretan
membujur kolom-kolom Bahan bangunan utama dari batu dipahat dar dibentuk menjadi
kolom dan balok. Masing. masing Order mempunyai ciri khas terutam, pada kolom dan
dekorasinya, dibahas berikut.

ORDER-DORIK (DORIC-ORDER)
Budaya, seni termasuk arsitektur di kembangkan oleh orang-orang Agean yang sering pula
disebut Dorian, dimulai dari Pulau Krete, menyebar ke Yunani daratan sekitai pantai Laut
Agean. LArsitekturnya mempunyai ciri yang sangat khas, disebut Order - Dorik (Doric Order),
aliran
arsitektur
Yunani
tertua.
Berdasarkan berbagai teori, Ordei Dorik berkembang dimulai dari bentuk sederhana, terdiri
dari kolom dan balok-balok kayu dengan atap datar dari bahan alami juga bagian dari pohon.
Kemudian berkembang dengan konstruksi yang sama seperti tersebut di atas, namun
menggunakan atap pelana (miring dua sisi). Berdasarkan penelitian dan debat yang panjang
para ahli, tidak meragukan bahwa konstruksi bagian atas dari Order, terbuat dari kayu.
Kemudian berkembang, terutama pada bangunan-bangunan penting seperti kuill,
menggunakan batu sebagai bahan konstruksi termasuk kolom dan balok. Kolom dibentuk
oleh tumpukan batu masing-masing berbentuk tambur (silindris tetapi tingginya tidak
melebihi
diameter).

Arsitektur Order Dorik mempunyai kolom yang gemuk (perbandingan diameter dibanding
tinggi kolom tidak terlalu besar). Kolom Dorik berdiri tanpa base, langsung di atas
crepidoma yang biasanya mempunyai tiga tingkat tanggaj Tinggi kolom termasuk capital
dibanding dengan diameter antara 4 : 1 hingga 6 : 1, sehingga kolom-kolom terlihat rapat.

Denah arsitektur Order - Yunani.

Legenda :
A.

Kuil Zeus, Olympius (Dorik).

B.

Kuil Olympeon, Athena (Korintien).

C.

Kuil Selinus (Dorik).

D.

Kuil Parthenon (Dorik).

E.

Kuil Apolo, Didyma (lonik).

Evolusi arsitektur order, bentuk mula (kiri atas), bentuk Iebih kemudian (kanan atas). Rekonstruksi entablature dengan bagian
dari kayu (bawah).

Salah satu peninggalan dari arsitektur Order-Dorik. berupa kuil yaitu Parthenon (447 -432
SM) di Akropolis (Acropolis) (situasi lihat gambar 6). Kuil dibangun pada masa Pericles
persembahan kepada Parthenos. Kuil Parthenon dirancang oleh Ictinus dan Callicrates,
pematungnya Pheidas.'' Denahnya segi empat 30. 9 x 69. 5 M2 dengan deretan 17 kolom
pada sisi terpanjang, 8 pada sisi terpendek. Bagian utama kuil berdiri di atas crepidoma
dengan tiga tangga, masing-masing tingginya 508 mm. Bagian utama kuil dibagi menjadi dua
ruang bertolak belakang, oleh dinding melintang. Ruang di sebelah timur luasnya 19.2 x 29.8
M2. Untuk masuk ke dalam Naos di mana terdapat patung Athena Parthenons (salah satu
karya terbaik dari Pheidas) di ujung barat, terdapat pintu disebut Hecatompedon. Naos
dikelilingi balkon berbentuk U, berkolom Dorik. Plafon dari Naos dahulu terbuat dari kayu.
Di sebelah barat bertolak belakang dengan Naos terdapat kamar Parthenon atau kamar
perawan (virgin's chamber), dari mana nama kuil diambil. Pintu masuk disebut
Opistodomus dengan pintu lebar dalam satu sumbu dengan pintu di timur. Baik Naos
maupun virgin's chamber dikelilingi oleh dinding batu setebal 1.2 M, dan di luar juga keliling
terdapat gang terbuka (ambulatory) selebar 2.7 M di sisi, 3.3 M di depan dan belakang.
Kuil Parthenon (447 -432 SM) Acropolis, pandangan depan dan potongan melintang. (kiri),
rekonstruksi (denah, potongan membujur, potongan melintang, pandangan depan dan
perspektif) (kanan atas) dan reruntuhan

Kuil Theseion di Athena (449-444 SM)


Kuil Theseion di Athena (449-444 SM), juga dalam Order-Dorik, pada jaman YunaniByzantine pernah dijadikan gereja. Denahnya seperti kebanyakan kuil pada jamannya segi
empat, 40 x 13.8 M2. Ruang utama segi empat panjang, dikelilingi oleh 13 deret kolom, pada
sisi terpanjang, 6 pada sisi terpendek. Kolom-kolom berdiri di atas cvepidoma yang hanya
terdiri dari dua tangga. Ruarig pemujaan dikeliling oleh semacam gang atau portiko, dalam
hal kuil-kuil Yunani disebut ambulatory.
Meskipun tidak terlalu besar dibanding kuil-kuil lainnya, namun hampir semua bagian
konstruksi terbuat dari marmer. Dekorasi sangat indah antara lain terdapat pada pediment dan
pada frize di sebelah barat berupa relief menggambarkan peperangan antara Centaurus
dengan Lapithae.

kolom Order-Dorik

Yunani Ionic
Kelompok suku Ionian adalah bagian dari orang-orang Yunani, yang mendiami Kepulauan
Ionian di timur dari Laut Agean. Setelah Order Dorik berkembang di seluruh wilayah Yunani
termasuk Yunani Daratan, dikembangkan aliran baru dari arsitektur Order Yunani oleh
orang-orang Ionian. Aliran baru ini disebut Order-lonik sesuai dengan wilayah kepulaan di
mana asal dari aliran ini. Order atau susuan konstruksi kolom dan entablature Ionic,
mempunyai perbedaan tidak banyak, namun mendasar pada proporsi dan dekorasi kolom.
Dibanding dengan kepala kolom Order-Dorik yang hanya terdiri dari abacus berupa
lempengan penumpu dan echinus, sederhana, kepala atau capital Ionik lebih rumit dan lebih
indah. Diperkirakan dekorasi capital Ionik adalah turunan atau modofikasi dari lotus Mesir,
dibawa oleh orang-orang Asiria dan negara-negara Asia Minor7. Selain penyederhanaan atau
abstraksi dari bentuk shell kerang, yang bentuknya melingkarlingkar-spiral. Architrave di
mana terdapat balok melintang dari Order-Ionik rata-rata lebih kecil dari yang ada pada
Order-Dorik.
Bila perbandingan tinggi dan diameter Kolom Dorik antara 4 hingga 6 kali, kolom tinggi
Ionik sekitar 9 kali diameter terkecil, jadi lebih langsing.

Yunani Order-Korintien (Corinthian Order)


Suku bangsa Korintin (Corinth), mendiami Yunani daratan sebelah barat, termasuk Athena,
berseberangan dengan Kepulauan lonik yang berada di sebelah timur Laut Agean. Di wilayah
ini berkembang pula Order yang telah dikemukakan di depan. Sesuaidengan suku bangsa dan
tempat di mana suku bermukim, aliran ini disebut Order-Korintien (Corinthian-Order). Aliran
sudah ada sejak 1500an tahun SM, namun baru mulai dikembangkan oleh orang-orang
Athena pada awal Jaman Romawi sekitar tahun 50an SM9. Dengan demikian, banyak
terdapat bangunan Order-Korintien di seluruh wilayah kekuasaan Romawi. Bahkan hiasan
kepala Korintien dipakai pada hampir semua bangunan jaman kiasik. Oleh karena itu banyak
ahli sejarah yang menggolongkan Order-Korintien dalam bagian dari arsitektur Romawi.
Tidak hanya Korintien, Order lainnya juga dikembangkan oleh orang-orang Romawi antara
lain OrderTuscan, Dorik-Romawi dan Komposit.
Order adalah susunan arsitektural dari balok (entablature) dan kolom, maka perbedaanperbedaan antara Order yang satu dengan lainnya adalah pada sekitar kedua elemen tersebut.
Kolom dan . landasan (base) Korintien identik dengan Ionic yang langsing dibanding kolom
Order-Dorik Diameter berbanding tingginya sekitar 1:9, 1:10 sehingga terlihat langsing
seperti pada Order-Ionik. Perbedaan prinsip pada kepala ( capital) Order Korintien dengan
Order lain, lebih bervariasi rumit dan proporsi dengan kolom di bawahnya lebih tinggi
(perbandingan sekitar 1 1/6 x diameter kolom). Konon omamen kepala kolom Korintien
mendapat inspirasi dari pengamatan terhadap keranjang bunga pada makam salah seorang
dari suku Korintin10. Kebetulan keranjang dipindah di atas sebuah tanaman acanthus,
kemudian tumbuh dan berkembang hingga tinggi. Oleh karena itu Nikolaus Pevsner, John
Fleming dan Hugh Honour, A Dictionary of Architecture, Pinguin Books Ltd, London. 1975.
Menurut catatan Vitruvius penulis sejarah arsitektur termashur abad XVI hiasan kepala
Order Korintien berupa relief floral terbanyak, berupa daun terutama daun acanthus.
Entablature Order-Kirintien, tidak berbeda jauh dengan arsitektur lonik Yunani, antara lain
dalam dekorasi berupa dentil. Hiasan pada entablature Korintien biasanya i~birr runrit dun

lebih

indaii

dlbarldrng

Order

lainnya.

Order Langgam

Beberapa Jenis Langgam, Arsitektur Yunani


Ada beberapa langgam yang dapat dikenali pada arsitektur Yunani (dari masa kebudayaan
Aegea sampai dengan Hellenistik), yaitu:
1. Langgam Doric
Merupakan langgam yang berasal dari daerah Doria, merupakan kepala tiang tanpa hiasan
(polos), lengkung sederhana dan tanpa alas pada dasar tiangnya, sehingga langsung
menempel pada lantai.

Langgam Doric

Langgam Doric
2. Langgam Ionic
Merupakan langgam yang berasal dari pesisir yaitu ionia, kepala tiangnya mengambil bentuk
noctilus (kerang besar). Bentuknya melingkar pada kedua sisinya, sedangkan pada dasar tiang
memakai alas.

Langgam Ionic

Langgam Ionic
3. Langgam Corinthian
Merupakan langgam dari daerah pegunungan mengambil alih bentuk-bentuk alam (flora)
daun Achantus. Pada dasar tiang menggunakan alas, bertumpu pada lantai berundak.

Langgam Corinthian

Langgam Corinthian