Anda di halaman 1dari 2

Review Kasus SL - Caltex Pacific Indonesia (CPI)

Bagus Yudoprakoso | 391766


Studi

Proses

Transformasi

pada

Perusahaan

Caltex

Pacific

Indonesia (CPI)

PT Caltex Pacific Indonesia (CPI) adalah perusahaan minyak


multinasional

yang

beroperasi

di

Indonesia.

Dalam

operasinya

di

Indonesia, CPI dimiliki oleh Chevron dan Texaco, bermitra dengan


Pertamina sebagai pemilik aset dan peralatan. CPI adalah salah satu
pemain besar dalam industri minyak Indonesia.
Pada tahun 1985-1995 CPI melakukan transformasi perusahaan
guna menegaskan arah tujuan organisasi ke depannya. Perubahan ini
dilakukan guna menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang menuntut
organisasi lebih cerdas. Untuk itu CPI menginginkan perusahaan berubah
dari fungsional menuju berbasis proses dan kerja tim lintas fungsi,
menciptakan 4 unit bisnis strategis yang lebih mengenali pasar.
Untuk menyamakan langkah, keempatnya disatukan dalam visi,
misi, nilai, falsafah, strategi korporat, dan standar penilaian yang sama.
Visi bersamanya adalah Diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang
berkomitmen pada kesempurnaan. Sementara misi CPI sebagai partner
Pertamina adalah menambah nilai dengan melakukan eksplorasi secara
efektif

untuk

dan

mengembangkan

hidrokarbon

untuk

keuntungan

Indonesia dan para pemangku kepentingan. Nilai-nilai yang dijunjung


antara lain taat hukum dan aturan, beretika, menjadikan karyawan
sebagai sumberdaya terpenting, menjamin lingkungan sesuai standar K3,
peduli lingkungan dan masyarakat, serta meningkatkan taraf hidup secara
berkelanjutan.
Untuk mendukung visi-misi-nilai tersebut CPI perlu membangun
sumber daya manusianya agar dapat bersinergi dengan baik. Di
lingkungan bisnis yang baru, gaya kepemimpinan lama dirasa tidak cocok.
Kepemimpinan di masa depan haruslah mampu memfasilitasi kreativitas
dan inovasi. Pemimpin juga harus dapat mendukung karyawan untuk
berkembang melalui pemberdayaan dan pendelegasian tugas/wewenang.

Review Kasus SL - Caltex Pacific Indonesia (CPI)


Bagus Yudoprakoso | 391766
Kerjasama lintas fungsi dalam tim juga menjadi penting. Oleh karenanya
CPI menggunakan program Caltex Leadership Development (CLD).
CLD dibuat terstruktur dan terintegrasi dalam 3 level (CLD-1, 2, 3).
CLD-1 berfokus pada pembangunan kepemimpinan transformasional bagi
para pemimpin tim kerja. Isinya adalah pelatihan dalam aktivitas/modul
untuk melatih menjadi pemimpin yang peka perubahan lingkungan,
mendukung inovasi, dan mampu mengelola tim kreatifnya. CLD-2
dirancang untuk para manajer koordinator tim-tim kerja. Dibuat untuk
fokus

padabagaimana

mengkoordinasikan

berbagai

tim

dan

mensinergikannya. Sementara CLD-3 dirancang untuk para top manajer.


Bagian ini lebih fokus pada pengantar untuk berdaya saing global melalui
kepemimpinan visioner. CLD-3 membantu top manajemen memahami dan
peka terhadap perubahan lingkungan bisnis global, dan strategi maupun
sikap apa yang perlu diambil. Ketiga CLD terkait satu dengan lainnya dan
dilakukan dalam waktu khusus di tempat di luar kantor agar kondusif
tanpa gangguan dari aktivitas sehari-hari.
Program CLD tidak mudah diukur secara kuantitatif, namun dapat
dilihat secara kualitatif mempengaruhi kinerja. Diharapkan melalui CLD,
seluruh

anggota

perusahaan

dapat

terpapar

gambaran

mengenai

kecepatan perubahan lingkungan dan bagaimana harus menghadapinya.


Sayangnya, pasca CLD, CPI menerapkan sistem penilaian yang
terlalu

rigid

dan

masih

mengikuti

pola

lama.

Akibatnya

terjadi

ketidakselarasan antara apa yang dilakukan saat CLD dengan kinerja


nyata di kantor. Dampaknya terjadi banyak ketidakpuasan karyawan.
Untuk mengatasi hal serupa, seharusnya proses transformasi
dilakukan satu paket utuh. Melakukan program Leadership Development
perlu diikuti pula dengan transformasi sistem penilaian kinerja yang
selaras. Program pelatihan transformasi perlu dilanjutkan dengan praktik
yang

sesuai,

konsisten,

dan

berkelanjutan.

Jika

sebaliknya,

maka

perusahaan akan mengalami kerugian baik waktu, biaya, maupun


kesempatan untuk tepat merespon perubahan di masa depan.