Anda di halaman 1dari 12

Apa itu Anemia Gizi

Besi?
1. Anemia Gizi Besi adalah suatu keadaan dimana
Batasan Anemia
menurut
WHO
dan
SE Menkes
hemoglobin
(Hb) dalam
darah
kurang
dari normal.

kadar

Nomor : 736 a/XI/1989 adalah apabila Hb :


2. Anemia di masyarakat dikenal juga sebagai kurang darah.
Sebagian masyarakat menganggap anemia sebagai tekanan
darah
Padahal
anemia berbeda dengan tekanan darah
Anak
Usiarendah.
Sekolah
<12 gram%
rendah. Tekanan darah rendah adalah kurangnya kemampuan
otot jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga
Wanita Dewasa <12 gram%
menyebabkan kurangnya aliran darah yang sampai ke otak dan
bagian tubuh lainnya.

Ibu Hamil <11 gram%

Ibu Menyusui <12 gram%

Apa Penyebab Anemia Gizi


Besi?

Ketidakseimbangan
antara
konsumsi bahan makanan sumber
zat besi yang masuk ke dalam
tubuh
dengan
meningkatnya
kebutuhan tubuh akan zat besi
terutama pada wanita hamil serta
pendarahan
akibat
penyakit

Apa akibat Anemia Gizi Besi pada Siklus Kehidupan?


Anak
Menghambat tumbuh kembang anak
Remaja

Menurunnya kemampuan dan konsentrasi belajar dan daya tangkap

Dewasa perempuan
Menurunnya kebugaran tubuh yang berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari

Dewasa laki-laki

Menurunnya daya tahan tubuh, sehingga mudah sakit dan produktivitas rendah

Apa akibat Anemia Gizi Besi pada Siklus Kehidupan ? (Lanjutan)


Masa setelah menikah
Sebagai calon ibu dapat membahayakan kehamilannya

Wanita hamil
- Pendarahan sebelum atau saat
persalinan.
- Risiko melahirkan Bayi Berat Lahir
Rendah (BBLR)
- Meningkatnya risiko kematian ibu dan

Tanda dan Gejala Anemia Gizi Besi


Perasaan Mudah lelah, lemah, letih, lesu, lunglai (5 L)

Sering Mengantuk

Pandangan berkunang-kunang dari posisi jongkok ke posisi berdiri/ perubahan pos

Pucat pada wajah, telapak tangan, kuku, dan selaput dalam kelopak mata serta bi

Sering Pusing/ sakit kepala

Cara Mencegah Anemia Gizi Besi

Bila anda merasakan gejala anemia dan orang-orang di sekeliling anda


melihat anda tampak pucat dan lelah, segeralah berkonsultasi dengan
dokter/ahli gizi. Dokter/ahli gizi akan menanyakan kebiasaan makan
anda dan obat yang sedang anda konsumsi. Anda lalu akan
mendapatkan pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah dan penunjang
lainnya untuk menentukan apakah terdapat anemia dan apa
penyebabnya.
Menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan perorangan
agar tubuh tidak kemasukan cacing

Cara
Mencegah
Anemia (Lanjutan)

Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi disarankan


bagi setiap orang, terlebih bagi wanita yang menstruasi atau
sedang hamil. Zat besi yang paling mudah diserap bersumber dari
daging, ayam dan ikan. Beberapa makanan seperti sayuran, buahbuahan, sereal (yang diperkuat zat besi), telur dan kacangkacangan juga mengandung zat besi, namun lebih sulit dicerna.
Agar zat besi dapat diserap dengan baik oleh tubuh maka
konsumsi juga makanan yang mengandung vitamin C yang
terdapat pada buah-buahan seperti jambu, jeruk, sirsak, pepaya,
dan anggur.
Wanita hamil disarankan mengkonsumsi
suplemen makanan sesuai saran dokter, termasuk yang
mengandung zat besi dan asam folat untuk mencegah anemia

Berapa Kebutuhan Zat Besi?

Anak (7-9 thn). 10


mg/hari
Wanita (19-49 thn) 26
mg/hari
Pria (19-49 thn) 13
mg/hari

Pengobatan
Menambah pemasukan zat besi kedalam tubuh dengan minum Tablet
Tambah Darah (TTD).

Jika anemia terjadi karena dalam konsumsi makanan tanpa kandungan zat
besi maka pengobatannya adalah mengubah diet makananan menjadi
kaya akan zat besi.
Mengobati penyakit yang menyebabkan atau memperberat anemia
seperti: kecacingan, malaria dan penyakit TBC.
Apabila anemia terjadi akibat kehilangan darah terlalu banyak, maka
penanganan yang dapat dilakukan adalah transfusi darah.

Bahan Makanan Sumber Zat Besi

Oleh

Wahidatul
Munawaroh
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK
INDONESIA
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
DIV Alih Jenjang Gizi
JURUSAN GIZI
P07131215082
2015

Gizi