Anda di halaman 1dari 9

Satuan Acara Penyuluhan Kemoterapi

DISUSUN OLEH :
GILISARA PAMELA BONIKA
070115B032

PENDIDIKAN PROFESI NERS ANGKATAN XXIII


UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
UNGARAN
2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN


(SAP)

Pokok Bahasan

: Kemoterapi

Sub Pokok Bahasan

: Efek Samping Dan Penangannya

Sasaran

: Pasien Kanker

Waktu

: 10.00 Wib

Tempat

: Di Mawar

Hari/tgl Pelaksanaan

Jam Pelaksanaan

: 10.00 WIB

Penyaji

: Gilisara Pamela Bonika

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang kemoterapi, diharapkan pasien kanker di
ruang mawar memahami tentang efek samping dan penanganan kemoterapi.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 30 menitpasien di mawar 1 dapat memahami
tentang :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pasien dapat mengetahui tentang pengertian kemoterapi


Pasien dapat mengetahui tentang kegunaan kemoterapi
Pasien dapat mengetahui tentang alur kemoterapi
Pasien dapat mengetahui tentang syarat kemoterapi
Pasien dapat mengetahui tentang efek samping dan penanganan kemoterapi
Pasien dapat mengetahui tentang pentingnya dukungan keluarga

B. Sasaran
Pasien dengan kanker di ruangan Mawar 1.

C. Waktu dan Tempat

Waktu

: 30 menit

Tempat

: Di Mawar .

D. Pengorganisasain Acara
Moderator

: Gilisara Pamela Bonika

Penyampai materi

: Gilisara Pamela Bonika

E. Metode
1.

Ceramah.

2.

Tanya Jawab

F. Media dan Alat


1.

Leaflet.

2.

Lembar balik

G. Setting Tempat
Keterangan :
A

A : Penyampai materi
C

B : Pasien
C : Keluarga Pasien

H. PROSES KEGIATAN
KEGIATAN
NO

TAHAP

KEGIATAN PENYULUH

METODE
PESERTA

1.

Pembukaan
( 5 menit )

1. Mengucapkan

salam

1. Menjawab salam

pembuka
2. Memperkenalkan diri

2. Mendengarkan

3. Menjelaskan maksud

3. Mendengarkan

dan tujuan
4. Apersepsi

4. Menjawab

Ceramah
Ceramah
Ceramah
Diskusi

MEDIA

2.

Pelaksanaan
( 15 menit )

1. Menjelaskan

1. Mendengarkan

tentang pengertian
kemoterapi
2. Menjelaskan
tentang

Lembar balik
& Leaflet

Ceramah

2. Mendengarkan

kemoterapi
3. Menjelaskan

dan

Ceramah

Lembar balik
& Leaflet

memperhatikan
alur

3. Mendengarkan

Ceramah

dan

kemoterapi
4. Menjelaskan
tentang

dan
memperhatikan

kegunaan

tentang

Ceramah

memperhatikan
syarat

kemoterapi
5. Menjelaskan

Ceramah

4. Mendengarkan

& Leaflet

memperhatikan
efek

samping

dan

penanganan

& Leaflet
Lembar balik

dan

tentang

Lembar balik

5. Mendengarkan
dan

Menjawab

Lembar balik

pertanyaan

& Leaflet

memperhatikan.

kemoterapi
6. Menjelaskan
tentang pentingnya
dukungan keluarga

6. Berdiskusi

Lembar balik

dengan

& Leaflet

mahasiswa
(penyuluh )

3.

Penutup

1. Mengevaluasi pasien

1. Menjawab
pertanyaan

(10 Menit)

yang

diajukan
2. Menyimpulkan
penyuluhan

3. Salam Penutup

hasil

2. Memberi
tanggapan
3. Menjawab salam
penutup

I. Evaluasi
1. Standar persiapan
a. Pembuatan SAP
SAP dibuat sebelum pelaksanaan ujian
b. Menyediakan peralatan atau media yang di perlukan
Alat sudah disiapkan 3 hari sebelum ujian
c. Kontrak waktu dan tempat
Kontrak waktu dengan Pasien sudah dikontrak 1 hari sebelum ujian dilaksanakan
2. Standar proses
a.

Membaca buku referensi tentang kemoterapi

b.

Memberi penyuluhan tentang kemoterapi

c.

Pasien mengikuti kegiatan penyuluhan

d.

Pasien aktif mengikuti kegiatan penyuluhan

3. Standar hasil
a.60% pasien dapat menyebutkan tentang pengertian kemoterapi
b. 60% pasien dapat menyebutkan tentang kegunaan kemoterapi
c. 60% pasien dapat menyebutkan tentang alur kemoterapi
d. 60% pasien dapat menyebutkan tentang syarat kemoterapi
e. 60% pasien dapat menyebutkan tentang efek samping dan penanganan kemoterapi
f. 60% pasien dapat menyebutkan tentang pentingnya dukungan keluarga

J. Lampiran :
1.

Materi

Lampiran Materi
1. Pengertian kemoterapi
Kemoterapi merupakan obat anti kanker yang berfungsi menghambat dan menghancurkan kerja

sel kanker
2. Kegunaan kemoterapi
Untuk mengobati kanker
Memperpanjang harapan hidup lebih lama
Memperpanjang masa bebas kanker (setelah radiasi atau operasi)
Menghentikan perkembangan kanker
Mengobati kanker pada tempat yang sulit diradiasi
3. Alur kemoterapi
Pasien datang dilakukan pemeriksaan fisik, tes laboratorium, usg, dan rontgen hasil
pemeriksaan
- Pemeriksaan lebih lanjut (usg/ct scan)
- Konsultasi ke bagian lain untuk kerja sama dalam operasi, dan dalam perawatan inap
- Tindakan operasi atau kemoterapi
4. Syarat kemoterapi
- Pasien dalam keadaan sehat
- Hasil laboratorium darah normal
- Hasil test fungsi ginjal normal
- Hasil test fungsi hati normal
- Pasien & keluarga mengerti tujuan & efek kemoterapi
- Pasien bersedia dilakukan kemoterapi & menandatangani lembar persetujuan
dilakukan tindakan kemoterapi
5. Efek samping dan penanganan kemoterapi
Mual & muntah
Penanganannya :
makan makanan yang kering
porsi makanan kecil dengan frekuensi 6-8 kali/hari, diantaranya 3 kali porsi besar
hindari makanan yang berbau merangsang mual, seperti yang berlemak tinggi karena akan

merangsang rasa mual


makan dan minum perlahan-lahan
hindari makanan dan minuman terlalu manis
batasi cairan pada saat makan
tidak tiduran setelah makan 1 jam setelah makan
apabila muntah, minumlah banyak air untuk menghindari terjadinya dehidrasi.
Minum teh beraroma mint atau jahe.
Alihkan perhatian dengan menonton televisi, mendengarkan musik, atau bercanda ringan.
Jika sedang mual, bersikaplah rileks dan bernafas dalam-dalam.

Perubahan indra pengecap (dalam merasakan makanan)


Penanganannya:

Perubahan biasanya di sebabkan karena efek samping terapi radiasi dan kemoterapi. Biasanya
pasien menjadi tiba tiba tidak suka terhadap makanan yang biasanya disukai, sehingga
makanan yang dikonsumsi menjadi berkurang. Cara mengatasinya adalah :
Berkumur dengan air sebelum makan
Konsumsi jus atau makanan selingan berbahan buah-buahan yang segar
Campurkan makanan dengan rasa manis, seperti gula dan madu
Gunakan bumbu yang dapat meningkatkan selera dari segi aroma maupun rasa
Berkumur dengan air soda
5 g + air putih 500 ml
Mulut kering
Penanganannya:
Pada kondisi ini sangat mudah terjadi luka pada mulut dan dapat juga mempengaruhi rasa serta
dalam mengunyah makanan. Cara mengatasinya adalah :
Minumlah 8-10 gelas/hari. Gunakanlah sedotan untuk minum air
Mengkonsumsi makanan yang lunak dan mudah untuk dikonsumsi
Kunyah makanan dengan baik
Kunyahlah permen rendah gula untuk merangsang kelenjar ludah
Sulit bab
Penanganannya:
Minum jus buah atau makan buah
Minum 3 liter air (hangat)
Makan yang mengandung serat misalnya nasi beras merah, sayuran hijau.
Hindari makanan yang banyak mengandung tepung
Tingkatkan aktivitas fisik misalnya berjalan kaki selama 30 menit minimal tiga kali
seminggu.
Rasa cepat kenyang
Konsumsi makan dalam porsi kecil dan frekuensi sering
Hindari minum sebelum makan
Hindari makan dalam posisi tidur
Kesulitan mengunyah dan menelan
Minum dengan menggunakan sedotan
Makan/minum dengan suhu kamar atau dingin
Bentuk makanan saring atau cair. Bila makanan lunak, bahan makanan dipotong kecil-kecil
dan masak hingga lunak
Hindari makanan terlalu asin atau asam
6. Pentingnya dukungan keluarga

Menerima keadaan klien


Memberikan arahan dan motivasi
Mendampingi klien supaya selalu semangat dan yakin sembuh
Tidak merasa takut dan mampu bersikap terbuka dengan klien
Diharapkan anggota keluarga memberikan respon yang tulus kepada klien, senyum ramah
Mendoakan klien supaya lekas sembuh

DAFTAR PUSTAKA
Gale Daniele.2000.Rencana Asuhan Keperawatan Onkologi.Jakarta:EGC
Sjamsuhidarat dan Wim De Jong.2001.Ajaran Ilmu Bedah.Jakarta: EGC
Smeltzer Suzanne. 2001. Buku Ajaran Keperawatan Medikal Bedah
Brunner Dan Suddarth. Jakarta:EGC