Anda di halaman 1dari 16

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN 3 HARI POST PARTUM

NO. REGISTER

: 17830993

MASUK RS/PKM/BPM Tanggal/Pukul

: 08 November 2014 / 11.48 WIB

DIRAWAT DI RUANG

: AB

1. PENGKAJIAN DATA, Tanggal/Pukul :08 November 2014 Pukul:11.48 WIB


Oleh: Bidan B
A. Biodata

Ibu

Suami

1.

Nama

: Ny.A

Tn. D

2.

Umur

: 25 tahun

3.

Agama

: Islam

4.

Suku/bangsa : Indonesia

5.

Pendidikan

: SMA

6.

Pekerjaan

: IRT

Guru

7.

Alamat

: Babarsari

Babarsari

29 tahun
Islam
Indonesia
Sarjana

B. Data Subjektif
1.

Alasan datang/dirawat
Ibu barusaja melahirkan dirumah bersalin Respati

2.

Keluhan utama
Payudara bengkak, ASI sedikit keluar, puting susu lecet dan bayi rewel

3.

4.

5.

Riwayat menstruansi
Menarche

: 12 tahun

Siklus

: 30 hari

Lama

: 7 hari

Teratur

: ya

Sifat darah

: cair

Keluhan

: tidak ada

Riwayat Perkawinan
Status perkawinan : Sah

Menikah ke : 1

Lama

Usia menikah pertamakali : 24 tahun

: 1 tahun

Riwayat obstetrik : P1A0Ah1


Ha

persalinan

mil

Tanggal

ke

Nifas
Umur

Jenis

Penol

Kompli

BB

Lakt

Kompli

Kehami Persali
1

lan
9 bulan

Novem

ong

kasi

K La

nan
Norma

Bidan

Tidak

ada

hir
2,5

asi

kasi

ASI

Payudar
a

ber-

bengkak

2014

ASI

sedikit
keluar,
puting
susu
lecet
6.

Riwayat kontrasepsi yang digunakan


No
.

Jenis
Kontraseps
i
Tidak ada

Pasang
tangga ole

tempa

Keluha

Lepas
tangga

Ole

Tempa

alasa

Pola pemenuhan kebutuhan masa nifas


a.

Nutrisi
Makan

Minum

Frekuensi

: 3x

Frekuensi

: 6x

Jenis

: Nasi, sayur, lauk

Jenis

: Air putih

Porsi

:1 piring

Porsi

: 1 gelas

Pantangan

: Tidak ada

Pantangan

: Tidak ada

Keluhan

: Tidak ada

Keluhan

:Tidak ada

b. Eliminasi
BAB
Frekuensi
Warna
Konsistensi
Keluhan
c. Istirahat
Tidur siang
Lama
Keluhan
d. Aktivitas

: Belum
:
:
:

BAK
Frekuensi
Warna
Komplikasi
Krluhan

: 1 jam
: tidak ada

Tidur Malam
Lama
: 5 jam
Keluhan
: tidak ada

: 3x
: Kuning jernih
: Cair
: Tidak ada

Hanya melakukan aktivitas-aktivitas ringan


e. Mobilisasi
Duduk, berbaring, miring kanan, miring kiri,berjalan
8. Riwayat kesehatan
a.

Penyakit yang pernah/sedang diderita (menular, menurun dan menahun)


Ibu mengatakan tidak pernah/sedang menderita penyakit menular ( hepatitis, HIV, TBC)

Menurun ( DM, Asma, Hipertensi) Menahun ( Jantung, Ginjal, Paru-paru)


b. Penyakit yang pernah/sedang diderita keluarga (menular, menurun dan menahun)
Ibu mengatakan dalam keluarga tidak pernah/sedang menderita penyakit menular ( hepatitis,
HIV, TBC) Menurun ( DM, Asma, Hipertensi) Menahun ( Jantung, Ginjal, Paru-paru)
Riwayat operasi
Ibu mengatakan tidak mempunyai riwayat operasi
d. Riwayat alergi obat
Ibu mengatakan tidak mempunyai riwayat alergi obab
c.

9. Kebiasaan yang mengganggu kesehatan (merokok, minum jamu, minuman


beralkohol)
ibu mengatakan tidak punya kebiasaan merokok, minum jamu, minum
beralkohol.
10. Data psikososial, spiritual, dan ekonomi (penerimaan ibu/suami/keluarga
terhadap kelahiran, dukungan keluarga. Hubungan dengan
suami/keluarga/tetangga, perawatan bayi, kegiatan ibadah, kegiatan sosial,
keadaan ekonomi keluarga.
-

Ibu tampak senang kelahiran bayinya


Ibu tekun menjalankan ibadah
Ibu jarang melakukan kegiatan sosial
Keluarga senang atas kelahiran bayinya
Ibu akan merawat bayinya sendiri dan dibantu oleh keluarga

C. Data Objektif
1.

Pemeriksaan Umum
Keadaan umum

: Baik

Status emosional

: Stabil

Kesadaran

: Composmetis

Tanda vital
Tekanan darah

: 110/80 mmHg

Nadi : 82 x/menit

Pernafasan

: 22 x/ menit

Suhu

: 37.5 x/menit

BB

: 60 kg

TB

: 163 cm

2. Pemeriksaan fisik
Kepala

: mecodikpal, bersih, tidak ada ketombe

Wajah

: oval, pucat - , odem -

Mata

: simetris, polip - , secret -

Hidung

: simetris, serumen -

Mulut

: simetris, stumatitis -

Telinga

: simetris, serumen -

Leher

: tidak ada pemikel parotis, limfe, tiroid dan vena J

Dada

: tidak ada retruksi dinding dada

Payudara

: Bengkak, puting susu lecet

Abdomen

: Tfu 2 jari di bawah pusat, kontraksi keras

Ekstremitas
Atas

: simetris gerakan normal, jari lengkap

Bawah

: simetris gerakan normal, jari lengkap

Genetalia

: adanya pengeluaran lochea, varises -

Jahitan dalam : jelujur


Jahitan luar

: jelujur

Lochea

: rubra

Anus

: berlubang, homoroid -

3. Pemeriksaan Penunjang

Tgl:

Pukul:

WIB

4. Data penunjang
Riwayat persalinan
Tanggal

: 5 November 2014

Masa gestasi

: 38 minggu

Komplikasi

: tidak ada

Plasenta

: lengkap

a. Lahir

: spontan

b. Berat

: 2500 gram

c. Tali Pusar

: panjang: 48 cm

d. Kelainan

: tidak ada

Perineum
a. Robekan di

: derajat II

b. Jahitan dalam

: jelujur

Insersio: centralis

c. Jahitan luar

: jelujur

Lama persalinan

Pendarahan

Kala I

: 5 jam

20 menit

+ 2 cc

Kala II

: 1 jam

menit

+ 50 cc

Kala III

jam

15 menit

+ 60 cc

Kala IV

: 2 jam

menit

+ 30 cc

Total

: 8 jam

35 menit

+ 160 cc

Tindakan lain : tidak ada


Nilai APGAR : 1 : 10 5 : 9 10 : 8

II.

INTERPRETASI DATA

A. Diagnosa kebidanan
Ny. A berumur 25 tahun dengan P1 A0 Ah1 nifas pada hari ke 3 dengan diagnosa Bendungan
ASI.
Data Dasar:
DS :
-

Ibu mengatakan berumur 25 tahun.


Ibu mengatakan ini kelahiran pertama.
Ibu mengatakan melahirkan bayi pada tanggal 5 November 2014.
Ibu mengatakan anak yang hidup 1 orang.
Ibu mengatakan payudaranya bengkak, puring susu lecet, dan ASI nya sedikit.
DO : Keadaan Umum

: Baik, kesadaran Composmetis

-tanda Vital: Tekanan darah 100/80 mmHg, Respirasi 22 x/menit, Nadi 82 x, Suhu 37.5 0C, Colustrum +,
TFU 2 jari dibawah pusat, kontraksi keras, lochea rubra, robekan perenium derajat II.

riksaan Payudara : Puting susu lecet, payudara bengkak.


B. Masalah
Ibu khawatir karena bayi rewel akibat pemenuhan ASI sedikit.
Data Dasar:
Payudara bengkak, puting susu lecet

III.

IDENTIFIKASI DAN ANTISIPASI DIAGNOSA POTENSIAL


Mastitis

IV.

TINDAKAN SEGERA

A. Mandiri
Melakukan pemberian terapi obat Paracetamol dan

perawatan payudara

B. Kolaborasi
Tidak Ada
C. Merujuk
Tidak Ada
V.

PERENCANAAN tanggal : 08 November 2014 Pukul : 12.00 WIB


1. Beritahu ibu hasil pemeriksaan
2.Obeservasi Keadaan umum dan tanda-tanda vital.
3. Anjurkan ibu istirahat yang cuku dan mengkomsumsi makan yang bergizi.
4. Berikan ibu KIE tentang ASI.
5. Beritahu tanda bahaya nifas
6. Perawatan payudara.
7. Berikan ibu terapi obat Paracetamol.

VI.

PELAKSANAAN tanggal : 08 November 2014 Pukul : .00 WIB

1. Memberitahu ibu hasl pemeriksaan-pemeriksaan bahwa ibu menderita bendungan ASI.


2. Mengobservasi Keadaan umum (KU) dan tanda-tanda vital (TTV). KU tidak baik karena
payudara ibu mengalami bengkak, puting susu lecet, dan keluarnya asi sedikit dan TTV
Tekanan darah 100/80 mmHg, Respirasi 22 x/menit, Nadi 82 x, Suhu 37.5 0C, Colustrum +,
TFU 2 jari dibawah pusat, kontraksi keras, lochea rubra, robekan perenium derajat II.
3. Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup minimal 8 jam/hari. Menganjurkan ibu
mengkomsumsi makan yang bergizi seperti nasi, sayuran hijau, buah-buahan, kancangkacangan, telur, tempe, daging, ikan laut, dan menganjurkan minum air putih 8 gelas perhari.
4. memberikan ibu KIE tentang ASI eksklusif yaitu memberikan ASI selama 6 bulan tanpa
tambahan makanan.
5. memberikan tanda bahaya nifas yaitu kontraksi uterus lemah terjadi pendarahan, payudara
bengkak, dan luka perinium kemerahan bengkak, adanya nanah, demam, dll.
6. memberitahu ibu cara perawatan payudara dan menyusui yang benar.
7. memberikan ibu terapi obat.
VII. EVALUASI tanggal : 08 November Pukul : 12.15 WIB
1. ibu sudah mengetahui hasil pemeriksaan dan merasa lega

2. observasi KU, TTV telah dilakukan. Keadaan umum payudaranya bengkak dan puting susu
lecet.
3. ibu bersedia beristirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang bergizi sesuai anjuran
4.
5.
6.
7.

bidan.
ibu bersedia dan mengerti memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
ibu mengerti tanda-tanda bahaya nifas.
ibu mengerti dan bersedia melakukan perawatan payudara.
ibu bersedia mengkonsumsi terapi obat.

ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS PADA NY. Y P1 A0


UMUR 23 TAHUN NIFAS HARI KE-7 DENGAN MASTITIS
DI DESA WILAYAH PUSKESMAS SUSUKAN II BANJARNEGARA

I.

PENGKAJIAN

Tanggal

: 11 Juni 2010

Jam

: 10.00 WIB

Tempat

: Puskesmas Susukan 2

1. A.

DATA SUBYEKTIF
1.

Identitas Klien

Nama

: Ny.Y

Nama Suami : Tn.L

Umur

: 23 tahun

Umur

: 27 tahun

Suku

: Jawa

Suku

: Jawa

Agama

: Islam

Agama

: Islam

Pendidikan

: SMA

Pendidikan

: SMP

Pekerjaan

: IRT

Pekerjaan

: Ojek

Alamat

: Pakikiran RT 5/2

Alamat

: Pakikiran RT 5/2

1. Alasan datang : Ibu ingin memeriksakan kesehatannya.


2. Keluhan utama : Ibu mengatakan puting susu lecet sejak 5 hari lalu, payudara
bengkak (merangkaki), sakit, nyeri, pengeluaran ASI tidak lancar, dan ibu
mengatakan demam tinggi tadi malam. Ibu mengatakan berhenti menyusui bayinya 5
hari dan bayi minum susu formula.
3. Riwayat kesehatan :
4. Riwayat kesehatan dahulu

Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit seperti hipertensi, DM, jantung , asma,
gangguan ginjal, hepatitis, malaria dan HIV/AIDS. Ibu mengatakan tidak pernah menderita
penyakit pada payudara seperti canker payudara dan fibroadenoma.
1. Riwayat kesehatan sekarang :
Ibu mengatakan sedang mengalami gangguan dalam payudara, yaitu ketidaknyamanan yang
dirasakan ibu putting susu lecet dan merangkaki.
1. Riwayat kesehatan keluarga :
Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit seperti hipertensi, DM, jantung , asma,
gangguan ginjal, hepatitis, malaria dan HIV/AIDS.
1. Riwayat Kesehatan Reproduksi
2. Riwayat Menstruasi :
Ibu mengatakan menstruasi pertama umur 13 tahun, siklus 28 hari teratur, lama 5-6 hari.
Banyaknya hari 1-2 ganti pembalut 2-3x/hari (1/2 penuh), hari ke 3-4 ganti pembalut 2x/hari
( penuh), hari ke 5-6 ganti pembalut 2x/hari (flek sampai bersih). Konsistensi cair sedikit
gumpalan darah, tidak nyeri hebat saat menstruasi, kadang-kadang keputihan setelah
menstruas.
HPHT tanggal 3 September 2009 dan HPL tanggal 10 Juni 2010.

1. Riwayat kehamilan persalinan dan nifas yang lalu :


Hamil Usia
Jenis Penolong BBL/PB
Jenis
Nifas Keadaan Ket
kekehamilan partus
kelamin
anak
1
39minggu spontan bidan
3000gram/5 perempuan 7 hari sehat

5 cm

1. Riwayat kehamilan sekarang :


Ibu mengatakan ini adalah kehamilan yang pertama dan belum pernah keguguran, test
kehamilan positif tanggal (ibu lupa). Ibu mengatakan selama hamil periksa hamil 4x dibidan
dengan keluhan mual-mual pada awal kehamilan, mendapat terapi kalk 31, vit.C 1X1 dan
TT II dengan nasehat makan sedikit-sedikit tapi sering. Gerakan janin mulai dirasakan ibu
sejak umur kehamilan 4 bulan gerakan lebih dari 10x/hari, ibu mendapatkan obat dari bidan
Sf, kalk dan Vit.C, ibu mendapatkan konseling tentang perawatan payudara selama kehamilan
untuk persiapan menyusui dan ibu mengatakan kurang mengerti. Priksa kehamilan pada umur
kehamilan 6 bulan ibu mengatakan tidak ada keluhan apapun, obat yang didapat Sf,kalk,
B1,Vit.C dan nasehat dari bidan untuk persipan persalinan dan kontrol rutin atau jika
sewaktu-waktu ada keluhan.

1. Riwayat persalinan sekarang


1)
Ibu mengatakan mulai merasa kenceng-kenceng teratur sejak tanggal 5 Juni 2010 jam
09.30 WIB. Ibu mengatakan menghendaki bersalin dirumahnya sendiri, bidan datang
kerumah jam 10.20 WIB dan hasil pemeriksaan dalam pembukaan baru 2 cm, ketuban belum
pecah.
2)
Ketuban pecah jam 23.00 WIB warna jernih, pemeriksaan dalam pembukaan lengkap,
presentasi kepala dan ibu mulai dipimpin untuk meneran. Bayi lahir spontan tanggal 5 Juni
2010, jam : 23.45 WIB. Penolong dalam persalinan adalah Bidan. Tidak ada penyulit atau
komplikasi.
3)
Lama proses persalinan dari mulai ibu kenceng-kenceng teratur hingga bayi lahir
adalah 14 jam 20 menit. Ibu mengatakan dalam masa pemantauan 2 jam setelah bersalin ibu
tidak mengalami gangguan.
4)
Banyaknya perdarahan selama ibu dalan prorses persalinan adalah kurang lebih 1
anderbed penuh dan 1 jarit setengah penuh.
5)
a)

Keadaan plasenta :
Jumlah kotiledon : 20 kotiledon

b) Ukuran
c)

: 20x20x2

Panjang tali pusat : 52 cm

6)

Keadaan tali pusat

: basah

7)

Keadaan bayi

: baik

a)

Jenis Kelamin

: perempuan

b)

APGAR Score

: 7-8-9

c)

BB / TB

: 3000 gram / 55 cm

d)

LK / LD

: 34 cm / 35 cm

e)

Kelamin

f)

Inisiasi Menyusui Dini : Bayi dapat melakukan IMD

8)

: labia mayora menutupi labia minora

Luka perineum : terdapat luka jahitan perineum derajat 2


1. Riwayat Perkawinan

Ibu mengatakan menikah secara syah pada umur 22 tahun sebagai istri pertama dari suami
pertama, lama perkawinan 1 tahun. Hubungan dengan suami harmonis.
1. Riwayat KB

Ibu mengatakan belum pernah menggunakan alat kontrasepsi jenis apapun. Ibu mengatakan
ingin menggunakan KB jenis susuk.
1. Pola kebutuhan sehari-hari :
1. Pola Nutrisi
Selama nifas
a)
Makan : Ibu mengatakan makan 1-2x sehari, porsi sedang, menu nasi, lauk, sayur,
kadang-kadang buah pisang.
Ibu mengatkan terakhir makan jam 07.30 WIB, porsi sedikit, menu nasi, sayur buncis, tahu
dan krupuk.
b)

Minum : Ibu mengatakan minum 6-8 gelas sehari, jenis air putih dan teh manis.

Ibu mengatakan terakhir minum jam 08.00 WIB, jenis air putih, banyaknya 2 gelas.

2. Pola Eliminasi
Selama nifas
a)
BAK : Ibu mengatakan BAK 3-4x dalam sehari, konsistensi cair, ibu tidak ada
keluhan BAK setelah melahirkan.
Ibu mengatakan terakhir BAK jam 07.00 WIB, konsistensi cair warna kuning jernih.
b)
BAB
keluhan.

Ibu mengatakan BAB 1x dalam sehari konsistensi lembek, tidak ada

Ibu mengtakan terakhir BAB jam 05.30 WIB, konsistensi lembek, warna kuning kehijauan.
3. Pola Istirahat : Ibu mengatakan setelah melahirkan jarang tidur siang dan istirahat
malam kurang yaitu 4-5 jam perhari.
Ibu mengatakan terakhir istirahat tidur malam dari jam 21.00 WIB sampai jam 04.30 WIB.
Ibu mengatakan sering terbangun jika bayinya rewel.
4. Pola aktifitas :Ibu mengatakan setiap hari mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan
mengurus bayinya.
Ibu mengatakan terakhir aktifitas mencuci,menyapu halaman dan mengepel lantai.
5. Pola Personal hygiene : Ibu mengatakan mandi, gosok gigi, ganti pakaian 2x sehari,
keramas 3x seminggu.
Ibu mengatakan terakhir mandi, gosok gigi, dang anti pakaian jam 06.45 WIB.
6. Pola seksual : Ibu mengatakan setelah melahirkan belum pernah melakukan hubungan
seksual.
1. Data Psikososial, cultural, dan spiritual :
a. Psikososial : Ibu mengatakan merasa cemas dan tidak nyaman dengan keadaan yang ibu
alami, serta merasa takut bayinya sakit jika tidak mendapatkan ASI.
b. Kultural : Ibu mengatakan tidak ada pantangan makanan selama menyusui, tidak ada
kebiasaan yang dapat mengganggu masa nifasnya, ibu tidak minum jamu dan tidak
merokkok..
c. Spiritua
sholat.

: Ibu mengatakan setelah bersalin belum melakukan aktifitas ibadah seprti

1. Data pengetahuan ibu : Ibu tidak mengetahui tentang kondisi yang ibu alami saat ini
mengenai keadaan payudaranya yang membuat ibu tidak nyaman. Ibu mengatakan
merasa kusulitan dalam memberikan ASI pada bayinya kususnya dalam cara
menyusui bayinya.

1. Data lingkungan yang berpengaruh : Ibu mengatakan keadaan rumahnya


cukup bersih, terdapat fentilasi udara dan ada jamban.
2.

1. B.

Adaptasi psikologi masa nifas : Ibu


mengatakan merasa masih kesulitan dalam merawat bayinya, kususnya dalam
cara memberikan ASI pada bayinya dan perawatan payudara.

DATA OBJEKTIF

1. Keadaan umum

: Cukup

2. Kesadaran

: Composmentis

3. Tanda-tanda vital :
Tensi : 120/80 mmHg

Suhu

: 38,1 0C

Nadi

Respirasi

: 19 x / mnt

: 80

x / mnt

4. Berat badan sekarang


5. Tinggi badan
6. Lila

: 55 kg ,

sebelum hamil : 47 kg

: 156 cm
: 24,5cm

7. Status present :
1. Kulit kepala

: bersih

2. Rambut

: distribusi rata, tidak rontok, warna hitam, dan bersih,

3. Muka

: tidak oedema, ada cloasma gravidarum,

4. Mata

: simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih,

5. Mulut
: bibir tidak sumbing, tidak ada karies dan tidak ada stomatitis,
tidak ada sianosis,
6. Telinga

: simetris, tidak ada serumen, tidak ada tumor,

7. Hidung

: simetris, tidak ada benjolan polip dan bersih,

8. Leher
: tidak ada bendungan vena jugularis, tidak ada pembesaran
kelenjar limfe dan tidak ada pembengkakan tiroid,
9. Dada&axilla
limfe,

: tidak ada retraksi dinding dada, tidak ada pembendungan kelenjar

10. Abdomen
: tidak ada luka bekas operasi, tidak ada pembesaran hepar, lien dan
tidak ada nyeri tekan pada ginjal,
11. Genetalia

: tidak oedema dan tidak ada varices

12. Ekstremitas atas


periver,

: tidak oedema, tidak ada varises, tidak sianosis, vaskularisasi

bawah : tidak oedema, tidak ada varises, tidak sianosis, vaskularisasi periver, tidak ada
tanda human, reflek patela positif,
8. Status Obstretikus
a)

Inspeksi Muka : ada cloasma gravidarum

1)
Dada
: Payudara kanan dan kiri membesar, areola hiperpigmentasi, puting susu
menonjol, pengeluaran ASI tidak lancar, payudara terlihat mengkilap, dan keras teraba
benjol-benjol, kedua puting susu lecet,

2)

Abdomen : ada striae gravidarum

Palpasi
kosong.

: pertengahan pusat simpisis, kontraksi uterus baik teraba keras, kandung kemih

Teraba Diagtasis recti abdominalis


3)

Genetalia : Lochea Sanguinolenta (merah kecoklatan).

Bekas luka jahitan perineum baik (tidak kemerahan, tidak oedema, tidak ada pengeluaran
pus), tidak ada tanda infeksi, tidak berbau, sudah kering,
9. Pemeriksaan penunjang : tidak dilakukan

II. INTERRESTASI DATA


1. Diagnosa
Ny. Y P1 A0 umur 23 tahun post partum 7 hari dengan mastitis karena puting susu lecet.
Data Dasar

1. Dasar Subjektif : Ibu mengatakan puting susu lecet sejak 5 hari lalu, payudara
bengkak (merangkaki), sakit, nyeri, pengeluaran ASI tidak lancar, dan ibu
mengatakan demam tinggi tadi malam. Ibu mengatakan berhenti menyusui bayinya 5
hari dan bayi minum susu formula

2. Dasar Objektif

: KU = cukup, Kesadaran = composmentris

TD =120/80 mmHg, Nadi = 80 x/mnt,


Suhu = 38,10C. Mammae membesar, areola hiperpigmentasi, puting susu menonjol,
pengeluaran ASI tidak lancar, payudara terlihat mengkilap, dan keras teraba benjol-benjol,
kedua puting susu lecet.
1. Masalah
Ibu merasa tidak nyaman dan cemas dengan keadaan payudara yang ibu alami, ibu
mengatakan kawatir bayinya kurang sehat hanya minum susu formula dan tidak minum ASI.

III. DIAGNOSA POTENSIAL


Abses payudara

IV. IDENTIVIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU


KOLABORASI DAN KONSULTASI
1. Tindakan pembedahan untuk mengeluarkan pus dalam payudara
2. Pemberian terapi antibiotic yaitu amoxsilin 31 selama 7-10 hari dan analgetik yaitu
parasetamol 31 selama 7-10 hari.
3. Dukungan melanjutkan menyusui pada ibu setelah pembedahan yaitu dengan
konseling tekhnik menyusui yang benar dan perwatan payudara.

V. PERENCANAAN
Tanggal : 11 Juni 2010

jam: 10.05 WIB

1. Beritahu hasil pemeriksaan pada ibu


2. Berikan dukungan moral pada ibu bahwa ibu akan baik-baik saja jika segera
mendapatkan penanganan.
3. Berikan terapi antibiotic dan analgetik

4. Berikan konseling tentang perawatan payudara


5. Anjurkan pada ibu tidak menyusui bayinya sampai payudara sembuh
6. Anjurkan pada ibu untuk makan makanan yang bergizi dan tinggi protein
7. Anjurkan ibu tidak memakai bra terlalu ketat
8. Anjurkan ibu istirahat cukup

VI. PELAKSANAAN
Tanggal 11 Juni 2010

jam : 10.10 WIB

1. Memberitahukan hasil pemeriksaan pada ibu bahwa ibu dalam keadaan kurang baik
yaitu dengan kondisi ibu mengalami mastitis (peradangan payudara karena putting
lecet).
2. Memberikan dukungan moral pada ibu bahwa ibu akan baik-baik saja jika segera
mendapatkan penanganan yang sesuai dan mengikuti anjuran yang diberikan.
3. Memberikan terapi antibiotic dan analgetik yaitu amoksilin 31, parasetamol 31,
asemefenamat 31, B.complek 31 dan Sulfat ferosus 11.
4. Memberikan konseling pada ibu tentang perawatan payudara dengan peradangan
payudara karena puting susu lecet yaitu payudara dikompres dengan air hangat dan
pengurutan untuk mengeluarkan ASI agar payudara tetap kosong dan tidak terjadi
pembendungan.
5. Menganjurkan pada ibu untuk tidak menyusui bayinya terlebih dahulu dengan
keadaan puting susu yang lecet karena dapat menularkan kuman pada bayi karena
infeksi puting susu yang lecet pada ibu. Bayi tetap mendapatkan ASI yang sudah
ditampung dalam gelas dengan cara memberikan ASI melalui sendok sedikit demi
sedikit.
6. Menganjurkan pada ibu untuk makan makanan yang bergizi dan tinggi protein serta
dengan porsi 2x lebih banyak sebelum hamil yaitu dengan lauk nasi, sayur, daging
atau telur, buah serta susu.
7. Menganjurkan ibu memakai BH yang menyokong.
8. Menganjurkan ibu untuk istirahat cukup yaitu istirahat siang 1-2 jam/hari dan istirahat
malam tidak kurang dari 7-8 jam/ hari.

VII.

EVALUASI

Tanggal : 11 Juni 2010

jam : 10.12 WIB

1.

Ibu sudah mengetahui hasil pemeriksaan dan terlihat cemas.

2.

Ibu merasa lebih tenang setelah mendapatkan penjelasan dan dukungan moral.

3.

Ibu sudah mendapatkan terapi obat amoksilin, parasetamol, asemefenamat,


B.complek dosis 31 dan Sulfatferesus 11 untuk mengatasi mastitis.

4.

Ibu mengerti dengan penjelasan tentang perawatan payudara dengan mastitis


dan dapat mengulang kembali penjelasan yang diberikan, serta bersedia melakukan
perawatan payudara dirumah.

5.

Ibu mengerti dan bersedia tidak memberikan ASI terlebih dahulu pada bayinya
sampai kondisinya membaik.

6. Ibu bersedia untuk makan makanan yang bergizi.


7.

Ibu bersedia memakai bra yang menyokong.

8.

Ibu bersedia istirahat cukup.