Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

ETIKA PROFESI DAN HUKUM CYBER


PENYALAHGUNAAN APLIKASI MEDIA SOSIAL

DISUSUN OLEH

ANGKI
F 551 14 031

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA


JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TADULAKO
2016/2017

Daftar Isi
Daftar

isi

Kata

Pengantar

..

BAB

I.

Pendahuluan

....
4
Latar

Belakang

...
4
Rumusan

Masalah

4
Tujuan
Penelitian
..
4
BAB

II.

Pembahasan

..

.
Pengertian

Media

5
Sosial

....... 5
Manfaat
Media

Sosial

Contoh
Kasus
Penyalahgunaan
Media

7
Sosial

8
Penyebab
Terjadinya
Penyalahgunaan

Sosial

..8
Dampak
Positif
dan

Negatif

9
Undang-Undang
tentang
Pelanggaran

10

Media
Media
Media

Sosial
Sosial

BAB

III.

Penutup

12
A. Kesimpulan
.
..
B. Saran

12

....

12

Daftar

Pustaka

. 13

Kata Pengantar
Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji dan syukur kehadirat Allah SWT., yang telah memberikan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga penulis mampu menyelesaikan makalah yang berjudul
Penyalahgunaan Aplikasi Media Sosial. Makalah ini disusun untuk memenuhi
salah satu tugas mata kuliah Etika Profesi dan Hukum Cyber.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, karena
masih memiliki banyak kekurangan, baik dalam hal ini maupun sistematika dan
teknik penulisannya. Oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang
bersifat membangun selalu penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Oleh sebab itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun
demi kesempurnaan makalah ini.
Akhirnya, semoga makalah ini bisa memberikan manfaat bagi penulis dan
bagi pembaca. Amin.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Palu, 29 September 2016

Angki
F 551 14 031

BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Generasi muda bangsa Indonesia merupakan penerus bangsa di
masa depan, yang sangat diharapkan memiliki kualitas yang baik
sehingga dapat membawa kemajuan bagi bangsa di waktu mendatang.
Namun demikian, seiring berjalannya waktu terdapat tantangan baru yang
harus dihadapi oleh generasi muda bangsa ini. Salah satunya yang paling
berpengaruh

terhadap

kehidupan

generasi

muda

bangsa ini

yaitu

tantangan yang muncul akibat Globalisasi. Globalisasi membawa manusia


pada suatu dunia tanpa batas (borderless world) dengan arus informasi
supercepat (superhighway information) yang mengglobal. Globalisasi
dunia memicu revolusi (bukan evolusi) di bidang ICT (Information and
Communication Technology).
Tantangan globalisasi pada perkembangan ICT bagi generasi muda
yang paling mengkhawatirkan adalah Situs Jejaring Sosial. Begitu banyak
jejaring sosial yang semakin populer di dunia maya atau internet.

2. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas dapat dirumuskan masalah
sebagai berikut :
1. Apakah pengertian dari jejaring sosial ?
2. Apa manfaat jejaring sosial bagi generasi muda ?
3. Bagaimana jejaring sosial bisa disalahgunakan ?
4. Bagamana menanggulangi penyalahgunaan jejaring sosial?
5. Peraturan apa saja yang mengatur tentang penyalahgunaan jejaring
sosial?

3. Tujuan Penelitian
Tujuan penulisan makalah ini adalah menguraikan tentang manfaat
Jejaring Sosial bagi generasi muda dan masyarakat pada umumnya. Serta
mengungkapkan

penyalahgunaan

Jejaring

Sosial

yang

sering

kali

dilakukan oleh generasi muda dan bagaimana mengatasinya.


Manfaat penulisan makalah ini bagi generasi muda adalah diharapkan
agar tetap dapat mengikuti perkembangan ICT, namun dapat menyeleksi
secara seksama berbagai fasilitas yang ditawarkan. Dan bagi masyarakat
umum agar tidak menyalahgunakan Jejaring Sosial.
5

BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Media Sosial
Media
penggunanya

sosial
bisa

adalah

sebuah

dengan

mudah

media

online,

dengan

para

berpartisipasi,

berbagi,

dan

menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.
Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling
umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain
mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung
interaksi sosial dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web
yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial
sebagai sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di
atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan
penciptaan dan pertukaran user-generated content.
Jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa
membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman
untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara
lain Facebook, Myspace, dan Twitter. Jika media tradisional menggunakan
media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan
internet.

Media

sosial

mengajak

siapa

saja

yang

tertarik

untuk

berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka,


memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan
tak terbatas.
Penggunaan jejaring sosial saat ini berkembang sangat pesat dan
cepat. Hampir setiap remaja ataupun orang dewasa memilikinya. Jejaring
sosial sebagai struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual
atau

organisasi.

Jejaring

ini

menunjukan

jalan

dimana

mereka

berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal


sehari-hari sampai dengan keluarga. Istilah ini diperkenalkan oleh Profesor
6

J.A.

Barnes

di

tahun

1954.

Namun sangat disayangkan, jejaring sosial semakin disalahgunakan di


Indonesia, bahkan kebanyakan besar adalah remaja. Sesungguhnya baik
dan

buruknya

jejaring

sosial

bergantung

pada

penggunanya.

Jika

penggunanya mempergunakannya untuk hal-hal yang baik, maka hasilnya


akan baik. Namun, jika digunakan untuk perbuatan buruk, maka hasilnya
adalah sebaliknya.
Menurut survey yang dilakukan Silverpop, rata-rata jejaring sosial
mengalami kenaikan dalam enam tahun terakhir. Namun ada 1 jejaring
sosial yang disematkan julukan the rising star yakni Instagram. Dan
berikut diantaranya:
1. Facebook
adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat
bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk
melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Jejaring sosial ini
memiliki 1 miliar pengguna. Terbesar di jagad raya ini untuk urusan
pengguna. Facebook bukan hanya jejaring sosial, Mark Zuckerberg
menyuntikan beberapa platform lain di situs ini. Orang juga dapat
menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui
profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.
2. Twitter
Twitter adalah salah satu layanan social networking dan saat ini
merupakan layanan sangat terkenal terutama di Amerika Serikat dan
Eropa. Twitter ini berfungsi semacam portal yang berisi daftar kegiatan
sehari-hari dari para anggotanya. Jadi kalau kita tergabung di twitter kita
akan tahu apa saja yang sedang dilakukan oleh teman-teman di jaringan
kita. Microblogging ini memiliki setengah miliar pengguna atau hampir
setengah pengguna Facebook. Didirikan tahun 2006, Twitter cepat
mendapat hati di kalangan netizen khususnya pengguna mobile.
3. Google+
Google pun tergiur ikut terjun di jejaring sosial. Kini media sosial ini
memiliki 400 juta pengguna. Google+ terkenal dengan fitur Hangout-nya.
4. Weibo
7

Weibo atau Sina Weibo didirikan Agustus 2009. Saat ini memiliki
300 juta pengguna. Weibo sering disebut sebagai Twitter-nya China.
5. RenRen
Jika AS miliki Twitter, China memiliki Sina Weibo. Di China juga
memiliki Facebook sendiri, yakni RenRen.

Didirikan Desember 2005,

RenRen kini miliki 250 juta pengguna.


6. LinkedIn
Jejaring sosial ini dikenal sebagai jejaring sosial bekerja profesional.
Menghubungkan

antar

profesional

maupun

dengan

brand

atau

perusahaan. Kini miliki 175 juta pengguna.


7. Badoo
Didirikan tahun 2006, Badoo kini miliki 100 juta pengguna. Jejaring
sosial ini sering disebut sebagai social discovery website.
8. Instagram
Jejaring sosial ini memiliki harga fantastis, 1 miliar dolar. Tak hanya
sebuah jejaring sosial, Instagram juga sebagai aplikasi pengolah gambar.
Saat ini miliki 100 juta pengguna.
9. Yelp
Yelp sering disebut jejaring sosial berbasis lokasi. Pengguna tak
jarang mendapatkan rekomendasi lokasi dari jejaring sosial ini. Saat ini
memiliki 84 juta pengguna.
10. Tumblr
Jejaring sosial ini masuk ke ranah blog. Tak kalah bersaing dengan
platform blog lain macam WordPress maupun Blogger. Saat ini miliki 81
juta pengguna.

2. Manfaat Media Sosial


Sebenarnya banyak manfaat yang dapat kita ambil dari jejaring
sosial adalah sebagai berikut:
Sebagai sarana diskusi dengan jangkauan yang luas
Media untuk bertukar informasi
8

Sebagai sarana hiburan


Sebagai sarana berkomunikasi
Mempererat pertemanan dengan teman satu sekolah, atau teman

kuliah
Menjalin silaturahmi yang sudah lama putus dengan teman lama atau

kerabat lama
Mendapat banyak informasi terbaru
Mengisi waktu luang
Menambah wawasan
Tempat pembelajaran online

3. Contoh Kasus Penyalahgunaan Media Sosial

Upload foto tidak senonoh


Berbagi foto korban kecelakaan
Berbagi foto korban perang
Berbagi foto anak kecil merokok
Mengumpat dengan kata-kata kasar untuk meluapkan amarah
Berbagi foto orang meninggal
Berjudi atau taruhan di media sosial
Membully di media sosial
Atas nama eksis di media sosial, merusak alam
Pencemaran nama baik
Membagikan berita yang tidak benar

4. Penyebab Terjadinya Penyalahgunaan Media Sosial


Menurut saya, remaja sering menyalahgunakan jejaring sosial karena:
1. Kondisi Psikologis Labil
Remaja adalah saat diantara masa anak-anak dan dewasa. Sehingga
kondisi psikologisnya sering labil.
2. Ingin Mencurahkan Isi Hati
Karena kondisi psikologisnya labil, maka seringkali mencurahkan isi
hatinya di jejaring sosial supaya orang lain tahu isi hatinya. Namun,
jika menggunakan ungkapan yang buruk, maka akan menjadi masalah
yang lain.
3. Kondisi lingkungan yang kurang memperhatikannya
Misalnya kasih sayang yang kurang dari kedua orangtuanya, atau
kondisi lingkungan tempat tinggal yang kurang peduli dengannya.
4. Ingin mengekspresikan diri
Menurut survey kami, ada beberapa siswa yang sebenarnya terlihat
pendiam, namun di jejaring sosial ia selalu terlihat ekspresif. Bahkan,
hal itu dilarang. Karena ia tak mencerminkan dirinya yang sebenarnya.
5. Coba-coba

Seringkali remaja membuka situs web di jejaring sosial karena cobacoba. Misalnya sebuah iklan di sebuah situs web. Namun, dapat
menjadi kebiasaan yang buruk.

5. Dampak Positif dan Negatif Media Sosial


Dampak positif :
Untuk menghimpun keluarga, saudara, kerabat yang tersebar, dengan
jejaring

sosial

ini

sangat

bermanfaat

dan

berperan

untuk

mempertemukan kembali keluarga atau kerabat yang jauh dan sudah

lama tidak bertemu, kemudian lewat dunia maya hal itu bisa dilakukan.
Sebagai media penyebaran informasi. Informasi yang up to date sangat
mudah menyebar melalui situs jejaring sosial. Hanya dalam tempo
beberapa menit setelah kejadian, kita telah bisa menikmati informasi

tersebut.
Memperluas jaringan pertemanan. Dengan menggunakan jejaring
sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan

orang yang belum kita kenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia.
Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih

bersahabat, perhatian, dan empati.


Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial.
Pengguna daapat belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai

dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan.


Internet sebagai media komunikasi, setiap pengguna internet dapat

berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.


Media pertukaran data. Dengan menggunakan jaringan situs-situs web
para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar

informasi dengan cepat dan murah.


Sebagai media promosi dalam bisnis. Hal ini memungkinkan para
pengusaha kecil dapat mempromosikan produk dan jasanya tanpa
mengeluarkan banyak biaya.

Dampak negatif :
Susah bersosialisasi dengan orang sekitar. Ini disebabkan karena
pengguna sosial media menjadi malas belajar berkomunikasi secara
nyata. Hal ini memang benar sekali, karena saya mempunyai teman
yang sangat aktif di sosial media, dia selalu memposting apa saja yang
sedang dia kerjakan, namun keadaan yang berbeda 180 derajat jika
bertemu secara nyata. Orang yang aktif di soaial media, jika bertemu
langsung nyatanya adalah orang yang pendiam dan tidak banyak
bergaul.
10

Situs sosial media akan membuat seseorang lebih mementingkan diri


sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka,
karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Pernahkah kalian
jalan-jalan atau bepergian dengan seseorang, tetapi orang yang kalian

ajak jalan malah asik dengan ponsel dan sosial medianya sendiri?
Tertinggal dan terlupakannya bahasa formal. Karena pengguna social
media

lebih

kesehariannya,

sering

menggunakan

bahasa

informal

dalam

sehingga aturan bahasa formal mereka menjadi

terlupakan.
Mengurangi kinerja. Karyawan perusahaan, pelajar, mahasiswa yang
bermain media sosial pada saat sedang mengerjakan pekerjaannya

akan mengurangi waktu kerja dan waktu belajar mereka.


Berkurangnya privasi pribadi. Dalam sosial media

kita

bebas

menuliskan dan men-share apa saja, Sering kali tanpa sadar kita
mempublish hal yang seharusnya tidak perlu disampaikan ke lingkup

sosial.
Kejahatan dunia maya. Kejahatan dikenal dengan nama cyber crime.
Kejahatan

dunia

maya

sangatlah

beragam.

Diantaranya : carding, hacking, cracking, phising, dan spamming.


Pornografi. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki
internet, pornografi pun merajalela. Terkadang seseorang memposting
foto yang seharusnya menjadi privasi dia sendiri di sosial media, hal ini
sangat berbahaya karena bisa jadi foto yang hanya di postingnya di
sosial media disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung
jawab.

6. Undang Undang tentang pelanggaran Cyber


Contoh Pelanggaran UU-ITE [pasal 30 (3)]
Contoh Cyber-Crime Indonesia berdasarkan pasal 30 [3] UU-11-2008
dengan ancaman pidana maksimum 8 tahun denda maksimum Rp.800
juta pasal 46 [3].
Pasal 30
1. Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum
mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik milik Orang lain dengan
cara apa pun.
2. Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum
mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun

11

dengan tujuan untuk memperoleh Informasi Elektronik dan/atau Dokumen


Elektronik.
3. Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum
mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun
dengan

melanggar,

menerobos,

melampaui,

atau

menjebol

sistem

pengamanan.
Pasal 46
1. Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 30 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam)
tahun dan/atau denda paling banyak Rp 600.000.000,00 (enam ratus
juta rupiah).
2. Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 30 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh)
tahun dan/atau denda paling banyak Rp 700.000.000,00 (tujuh ratus
juta rupiah).
3. Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 30 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 8
(delapan) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 800.000.000,00
(delapan ratus juta rupiah).

12

BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Berdasarkan analisis masalah dapat disimpulkan bahwa jejaring
sosial sangat diminati saat ini, ternyata juga merupakan suatu tantangan
generasi

muda

karena

membawa

beberapa

dampak

negatif

yang

disebabkan oleh penyalahgunaan jejaring sosial. Pemanfaatan jejaring


sosial ke arah yang negatif akan berdampak buruk bagi masyarakat.
Maka, kita harus waspada agar tidak menjadi penyalahguna ataupun
korban dari jejaring sosial. Diperlukan cara-cara yang tepat untuk
menghindarinya.

2. Saran
Disarankan untuk mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada serta
memanfaatkan jejaring sosial secara benar dan sesuai dengan normanorma di masyarakat, karena selain untuk pertemanan, jejaring sosial
lebih baik dimanfaatkan untuk hal-hal sebagai berikut :
Untuk pelajar, dapat
memanfaatkan Facebook

untuk

metode

pembelajaran online sehingga belajar dan mengajar tidak monoton dan

lebih fun.
Membuat group untuk sarana diskusi pelajaran.
Berbagi informasi penting, misalnya dengan mempostingkan link,
membuat status, atau notes yang berisi tentang suatu informasi yang

berguna.
Menyalurkan hobi menulis dengan menggunakan fasilitas note.
Memanfaatkan Facebook untuk media penyimpanan data. Seperti
video, mp3 dan foto.
Adapun cara untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan Internet

dan Media Sosial adalah sebagai berikut:


13

Pengawasan orang tua yang harus selalu ditingkatkan dan harus terus

mengawasi anak-anaknya
Menanamkan kedisiplinan bagi anak-anaknya sejak dini sehingga

mereka akan mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk
Adanya Sanksi bagi para penyalahgunaan baik itu anak kecil amupun
dewasa dengan sesuai umur sanksinya agar mereka merasa jera dan

malu
Keamanan Internet atau Media Sosial harus terus ditingkatkan
Adanya aturan aturan bagi penggunanya

Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial
https://coretantugas.wordpress.com/2013/05/18/penyalahgunaan-jejaring-sosial/
http://fzahrah.blogspot.com/2014/10/dampak-positif-dan-negatif-sosialmedia.html

14