Anda di halaman 1dari 2

1.

Apa itu Mangan


Mangan (Mn) adalah logam berwarna abu abu keperakan yang merupakanunsur
pertama logam golongan VIIB, dengan berat atom 54.94 g.mol-1, nomor atom25, berat
jenis 7.43g.cm -3 , dan mempunyai valensi 2, 4, dan 7 (selain 1, 3, 5, dan 6).Mangan
digunakan dalam campuran baja, industri pigmen, las, pupuk, pestisida,keramik,
elektronik, dan alloy (campuran beberapa logam dan bukan logam, terutamakarbon),
industri baterai, cat, dan zat tambahan pada makanan. Di alam jarang sekali berada dalam
keadaan unsur. Umumnya berada dalam keadaan senyawa dengan berbagai macam
valensi. Di dalam hubungannya dengan kualitas air yang seringdijumpai adalah senyawa
mangan dengan valensi 2, valensi 4, valensi 6. Di dalamsistem air alami dan juga di
dalam sistem pengolahan air, senyawa mangan dan besi berubah-ubah tergantung derajat
keasaman (pH) air. Mangan merupakan salah satu logam yang banyak dijumpai di kulit
bumi dansering terdapat bersama besi. Mangan terlarut dalam air tanah dan air
permukaanyang miskin oksigen, sehingga kadar mangan dalam air dapat
mencapaimiligram/liter. Dalam jumlah tertentu dengan pemajanan oksigen, mangan
bisamembentuk oksida yang tidak larut dan menghasilkan endapan,
sehinggamenimbulkan masalah berupa penampilan fisik air yang mengganggu.
2. Peranan Mangan
Mangan merupakan unsur mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang tidak
terlalu banyak. Mangan sangat berperan dalam sintesa klorofil selain itu berperan sebagai
koenzim, sebagai aktivator beberapa enzim respirasi, dalam reaksi metabolisme nitrogen
dan fotosintesis. Mangan juga diperlukan untuk mengaktifkan nitrat reduktase sehingga
tunbuhan yang mengalami kekurangan mangan memerlukan sumber N dalam bentuk
NH4+. Peranan mangan dalam fotosintesis berkaitan dengan pelepasan elektron dari air
dalam pemecahannyamenjadi hidrogen dan oksigen.
Fungsi unsur hara Mangan (Mn) bagi tanaman ialah:
a. Diperlukan oleh tanaman untuk pembentukan protein dan vitamin terutama vitamin C
b. Berperan penting dalam mempertahankan kondisi hijau daun pada daun yang tua
c. Berperan sebagai enzim feroksidase dan sebagai aktifator macam-macam enzim
d. Berperan sebagai komponen penting untuk lancarnya proses asimilasi
Mn diperlukan dalam kultur kotiledon selada untuk memacu pertumbuhan jumlah pucuk
yang dihasilkan. Mn dalam level yang tinggi dapat mengsubstitusikan Mo dalam kultur
akar tomat. Mn dapat menggantikan fungsi Mg dalam beberapa sistem enzym tertentu
seperti yang dibuktikan oleh Hewith pada tahun 1948.
3. Kelebihan Mangan
Menyebabkan penyakit pada tanaman yang dapat menyebabkan tanaman tersebut layu
atau mati.
4. Kekurangan Mangan
Awalnya diantara tulang daun secara setempat terjadi klorosis, warna hijau
pada daun berubah menjadi kuning yang selanjutnya menjadi putih. Jaringan
pada bagian daun yang mengalami klorosis menjadi mati, mengering, dan

mengeriput. Kekurangan mangan juga berakibat buruk terhadap


pembentukan biji.