Anda di halaman 1dari 14

II.

Bahan

2.1 Alat
Alat-alat yang digunakan pada praktikum ini yaitu :
N

Nama Alat

Ukuran/Ju
mlah

1 buah

Colom

Statif

dan

1 buah

klem

Spatula

1 buah

Erlenmeyer

100 ml / 1
buah

Gambar

100 mL / 4

Gelas kimia

Kaca Arloji

4 buah

Chamber

4 buah

buah

Gunting

1 buah

Pipa kapiler

4 buah

Corong kaca

1 buah

1
9

2
0

2
1

2
2

Penggaris

4 buah

Pulpen

4 buah

Pensil

4 buah

2.2 Bahan
Alat-alat yang digunakan pada praktikum ini yaitu :
N
o

Nama
Bahan

Volume / Kadar /
Konsentrasi

Gambar

C2H5OH

Anilin
blue

SiOH

Pasta
kuning

secukupnya

1 totol

Secukupnya

1 totol

Pasta
orange

Pasta
ungu

Kertas
saring

Glass
Wool

1 totol

1 totol

4 lembar

secukupnya

1
0

tartazin

Tinta
warna

Rhodami
nB

1
2

hitam,

biru dan kuning

2 totol

Minuman
merah

Masing-masing 5
ml

1 totol

1 totol

III. Prosedur Kerja


3.1 Identifikasi Zat Warna pada makanan

1. Ditotolkan sampel dengan pipa kapiler pada kertas saring yang sudah diberi
batas arah rambat setinggi 15 cm dan jarak tempat awal penotolan dengan
dasar kertas saring 2 cm.
2. Ditotolkan juga zat pembanding warna dengan cara yang sama (jarak sampel
dengan pembanding warna masing-masing 2 cm ke arah samping).
3. Dimasukkan kertas saring kedalam chamder yang berisi 10 ml etanol (sebagai
eluen), biarkan eluen merambat sampai tanda batas.
4. Dikeluarkan kertas saring dan dikeringkan diudara terbuka, dihitung harga Rf
dan ditentukan jenis zat warna yang digunakan untuk masing-masing sampel.

Kertas saring

- Dipotong sesuai dengan bentuk chamber


- Diberi tanda dengan menggunakan pensil
- Ditotol sampel pada kertas saring
- Ditotol zat pembanding warna
- Dimasukkan kertas saring kedalam chamber
yang berisi etanol

- Dikeluarkan kertas saring dan dikeringkan


- Ditentukan harga Rf
- Ditentukan zat warna yang digunakan

3.2 Kromatografi Kolom


1. Ke dalam kolom yang bersih, dimasukkan penjerap glass wool setinggi 10
cm.
2. Melalui corong pisah, tambahkan pelarut etanol (eluen) hingga menjadi 1 cm
diatas permukaan penjerap (juga agar penjerap jangan sampai kering).
Kemudian ditambahkan SiOH secukupnya.
3. Dimasukkan 5 ml sampel (tinta) kemudian dibuka keran kolom akan turun
membawa komponen-komponen campuran dengan kecepatan yang berbeda.
4. Proses ini diteruskan sampai semua komponen keluar dari kolom dan
ditampung pada tempat yang berbeda.

Glass Wool

Dimasukkan kedalam kolom


Etanol + SiOH
Ditambahkan kedalam kolom
Masing-masing 5 ml tinta
warna hitam, merah, biru,
kuning
-

Dicampurkan dan dimasukkan


kedalam kolom
- Komponen yang keluar ditampung
di dalam erlenmeyer
9

IV. Pengamatan
4.1 Sebelum Perlakuan
No
1

Nama Bahan
C2H5OH

Bentuk
Cair

Warna
Tidak berwarna

Minuman berwarna merah

Cair

Merah

Pasta kuning

Cair

Kuning

Pasta orange

Cair

Orange

Tartazin

Padat

Kuning

Anilin Blue

Cair

Biru

Kertas saring

Cair

Putih

10

Glass wool

Padat

Putih

Tinta warna hitam

Cair

Hitam

10

Tinta warna merah

Cair

Merah

11

Tinta warna biru

Cair

Biru

12

Tinta warna kuning

Cair

Kuning

13

SiOH

Padat

Putih

14

Pasta ungu

Cair

Ungu

15

Rhodamin B

Cair

Merah keunguan

4.2 Setelah Perlakuan


4.2.1

Identifikasi Zat Warna pada makanan


1. Sampel bahan makanan warna kuning
Kertas saring dipotong dan diberi tanda 1 totol pasta makanan warna kuning
ditotol pada kertas saring sebelah kanan

1 totol tartazin ditotol pada kertas saring sebelah kiri

C2H5OH kira-kira 10 ml dimasukkan kedalam chamber


ditotol
dihitung Rf

dimasukkan kedalam chamber diatas permukaan etanol

kertas saring yang sudah


terjadi pergerakan eluen

Rf = 0,82 cm.

2. Sampel bahan makanan warna merah


Kertas saring dipotong dan diberi tanda 1 totol sampel minuman warna merah
ditotol pada kertas saring sebelah kanan
1 totol Rhodamin B ditotol pada kertas saring sebelah kiri
C2H5OH kira-kira 10 ml dimasukkan kedalam chamber kertas saring yang sudah
ditotol
dihitung Rf

dimasukkan kedalam chamber diatas permukaan etanol

terjadi pergerakan eluen

Rf = 0,5 cm.

11

3. Sampel bahan makanan warna orange


Kertas saring dipotong dan diberi tanda 1 totol pasta makanan warna orange
ditotol pada kertas saring sebelah kanan
1 totol Tartazin ditotol pada kertas saring sebelah kiri
C2H5OH kira-kira 10 ml dimasukkan kedalam chamber kertas saring yang sudah
ditotol

dimasukkan kedalam chamber diatas permukaan etanol

dihitung Rf

terjadi pergerakan eluen

Rf = 0,82 cm.

4. Sampel bahan makanan warna ungu


Kertas saring dipotong dan diberi tanda 1 totol pasta makanan warna ungu
ditotol pada kertas saring sebelah kanan
1 totol Anilin Blue ditotol pada kertas saring sebelah kiri
C2H5OH kira-kira 10 ml dimasukkan kedalam chamber kertas saring yang sudah
ditotol

dimasukkan kedalam chamber diatas permukaan etanol

dihitung Rf

terjadi pergerakan eluen

Rf = 0,52 cm.

4.2.2 Kromatografi Kolom


Glass wool secukupnya dimasukkan kedalam kolom etanol secukupnya + 15 spatula
SiOH dimasukkan kedalam kolom + tinta (warna hitam, biru, merah, kuning)
ditampung warna pertama yang keluar

hitam.

4.3 Perhitungan
4.3.1 Minuman Warna Kuning
Diketahui: r noda (sampel) = 4,5 cm ;

r pembanding = 5 cm

r eluen (pelarut) = 5,5 cm


Ditanya : Jarak retensi (Rf)
jarak tepat noda
Rf standar=
jarak eluen

4,5 cm
=0,8
5,5 cm
jarak tepat noda
jarak eluen

Rf pembanding=

5 cm
=0,9
5,5 cm

4.3.2 Minuman Warna Orange

12

Diketahui: r noda (sampel) = 2,9 cm ; r pembanding = 2,7 cm


r eluen (pelarut) = 3,3 cm
Ditanya : Jarak retensi (Rf)
jarak tepat noda
Rf standar=
jarak eluen

2,9 cm
=0,9
3,3 cm

Rf pembanding=

jarak tepat noda


jarak eluen

2,7 cm
=0,8
3,3 cm

4.3.3 Minuman Warna Merah


Diketahui: r noda (sampel) = 2,5 cm ; r pembanding = 4,5 cm
r eluen (pelarut) = 4,7 cm
Ditanya : Jarak retensi (Rf)
jarak tepat noda
Rf standar=
jarak eluen

2,5 cm
=0,5
4,7 cm

Rf pembanding=

jarak tepat noda


jarak eluen

4,5 cm
=0,95
4,7 cm

4.3.4 Minuman Warna Ungu


Diketahui: r noda (sampel) = 3,3 cm ; r pembanding = 4,6 cm
r eluen (pelarut) = 5,7 cm
Ditanya : Jarak retensi (Rf)
jarak tepat noda
Rf standar=
jarak eluen

13

3,3 cm
=0,6
5,7 cm

Rf pembanding=

jarak tepat noda


jarak eluen

4,6 cm
=0,8
5,7 cm

14