Anda di halaman 1dari 4

Mata Kuliah : Plant Design

Kelompok : Ahmad Fakih B.


Fadlan Bahar
Firmansyah
Wisnu Yan Purnomo

A. Pemilihan Proses
Proses produksi Metil Iso Butil Keton dari Aseton dan Hidrogen secara umum dapat
dilakukan melalui dua proses, yaitu one-step process yang menggunakan katalis multifungsional
atau three-step process melalui reaksi kondensasi Aseton, dehidrasi Diaseton Alkohol, dan
hidrogenasi Mesityl Oksid dengan menggunakan katalis yang berbeda pada setiap tahapan.
One-step process
Proses one-step process dapat dilakukan dalam fase cair maupun fase gas. Reaksi fase
cair dilakukan pada tekanan antara 10-100 bar dengan suhu sekitar 120-160oC. Gas hidrogen
dilarutkan dalam campuran menggunakan slurry reactor. Konversi aseton yang dihasilkan
antara 30-50% dengan selektivitas MIBK > 90% (. Keuntungan dari reaksi fase gas adalah
reaksinya dapat dilakukan pada tekanan atmosferik untuk suhu yang sama pada reaksi fase cair.
Namun selektivitas MIBK yang dihasilkan lebih rendah, yaitu < 80%.

Three-step process terdiri dari tiga reaksi berikut:


1. Reaksi Kondensasi Aseton
Kondensasi dilakukan dalam fase cair dengan katalis basa membentuk diaseton alkohol.
Katalis yang digunakan adalah larutan NaOH 5% dengan kondisi tekanan reaksi 1 atm. Reaksi
kondensasi aseton dilakukan sehingga menghasilkan Diaseton Alkohol menurut persamaan
reaksi :

2. Reaksi Dehidrasi Diaseton Alkohol


1

Diaseton alkohol yang dihasilkan dari tahap kondensasi selanjutnya didehidrasi


dalam fase cair dengan katalis asam, yaitu larutan Asam Sulfat 98% pada tekanan 1 atm sehingga
menghasilkan Mesityl Oksid. Reaksi ini bersifat endotermis dengan reaksi yang terjadi :

3. Reaksi Hidrogenasi Mesityl Oksid


Mesityl Oksid dihidrogenasi dalam slurry reactor menggunakan katalis Nikel dengan
suhu reaksi 120oC dan tekanan 1 atm. Reaksi ini menghasilkan Metil Iso Butil Keton (MIBK)
menurut persamaan reaksi :

Berdasarkan uraian dari proses-proses di atas, maka pada perancangan pabrik


Metil Iso Butil Keton ini dipilih three-step process menggunakan proses reaksi kondensasi
Aseton dan dehidrasi Diaseton Alkohol dan reaksi hidrogenasi Mesityl Oksid. Hal tersebut dipilih
dengan alasan rangkaian proses tidak memerlukan tekanan operasi yang tinggi dan temperatur yang
tidak terlalu tinggi sehingga kebutuhan terhadap kompresor dapat berkurang dan menjadi lebih
efisien. Dari sisi lingkungannya juga tidak perlu khawatir karena dari rangkain reaksi proses hanya
menghasilkan reaksi samping berupa H2O.

B. Kapasitas produksi Metil Isobutil Keton


a. Kapasitas Produksi

Prediksi 5 tahun mendatang Produksi Metil Isobutil Keton tahun 2020

6000000
5000000
f(x) = 372316.6x + 2962809.8
R = 1

4000000
3000000

Linear ()
2000000
1000000
0
0.5

1.5

2.5

3.5

4.5

5.5

Dari data pada tabel di atas dapat diperkirakan kebutuhan impor Metil Isobutil Keton
(MIBK) pada tahun 2020 dengan persamaan regresi linier. Sehingga di dapat persamaan:
y = a + bX
Dimana diperoleh:

a = 3 x 106

b = 372317

Sehingga diperoleh
y
tahun (x)

= 3 x 106 + ( 372317 x 10 )
Impor kg (y)

2011

3368552

2012

3691650

2013

4045740

2014

4433792

2015

4859064

2020

6723170

= 6723170 kg

C. Lokasi Pabrik
Penentuan lokasi pabrik yang direncanakan akan didirikan di Kawasan Industri Anyer, Cilegon,
Banten. Berikut pertimbangan dalam pemilihan:

Sumber Bahan Baku


Bahan baku yang digunakan adalah aseton. Aseton belum diproduksi di Indonesia.
Oleh karena itu aseton didatangkan melalui cara impor. Untuk memudahkan ketersediaan
bahan baku maka tempat yang direkomendasikan adalah dekat dengan laut. Sehingga

ketersediaan bahan baku dapat terjamin.


Pemasaran
Lokasi yang tidak terlalu jauh dengan Jakarta sehingga memudahkan pemasaran

produk karena pusat perdagangan Indonesia berada di Jakarta.


Sarana Transportasi
Sarana transportasi didukung oleh infrastrukutur jalan yang cukup memadai jika

lokasi pabrik berada di Cilegon.


Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang tersedia di daerah Cilegon terus meningkat ditambah dengan
ada banyaknya sekolah menengah kejuruan yang memiliki fokus untuk mempelajari
industri.