Anda di halaman 1dari 10

Laporan Imunisasi DPT 2 dan Polio 2 pada An.

V
Di Puskesmas Padangsari Semarang

Disusun oleh:
Hana Muzdalifah
P1337420614014

DIV Keperawatan Semarang


Jurusan Keperawatan
Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang
2016

Laporan Imunisasi DPT 2 dan Polio 2 pada An.V


Di Puskesmas Padangsari Semarang

Pengkajian dilakukan oleh : Hana Muzdalifah


Tempat
: Ruang KIA Puskesmas Padangsari
Waktu
: 17 Oktober 2016, 08.40 WIB

A. PENGKAJIAN
1. Biodata
a. Biodata Klien
Nama

: An. V

Umur

: 4 bulan

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Agama

: Islam

Suku Bangsa

: Jawa

Alamat

: Padangsari, Semarang

Tanggal Imunisasi

: 17 Oktober 2016

b. Biodata Penanggung Jawab


Nama

: Ny. S

Umur

: 27 tahun

Jenis Kelamin

: Perempuan

Agama

: Islam

Suku Bangsa

: Jawa

Pendidikan

: SMA

Pekerjaan

: Ibu rumah tangga

Alamat

: Padangsari, Semarang

Hubungan dengan klien : Ibu


2. Riwayat Kesehatan
a. Keluhan Utama
Ibu klien mengatakan bahwa anaknya akan diimunisasi DPT 2 dan Polio 2.

b. Riwayat Kesehatan Sekarang


Ibu klien mengatakan pada saat ini An.V dalam keadaan sehat,tidak demam, tidak
batuk, tidak pilek dan akan diimunisasi DPT 2 dan Polio 2 di puskesmas
Padangsari.
c. Riwayat Kesehatan Dahulu
Menurut penuturan klien, klien belum pernah mengalami sakit parah dalam kurun
waktu 4 bulan bulan ini. Hanya batuk pilek biasa.
d. Riwayat Kesehatan Keluarga
Ibu klien mengatakan bahwa dalam keluarganya tidak ada yang pernah menderita
penyakit genetik ataupun penyakit yang menular.
e. Riwayat Persalinan dan Kehamilan
1) Prenatal
Ibu klien mengatakan selama hamil ibu merasa mual-mual dan muntah pada
waktu pagi hari sampai usia kehamilan kurang lebih 4 bulan dan ibu
mendapatkan imunisasi TT 2 kali yaitu pada usia kehamilan 3 bulan dan 6
bulan, selama hamil ibu selalu memeriksakan diri secara rutin pada bidan.
2) Intranatal
Ibu klien mengatakan An. V dilahirkan pada usia kehamilan 9 bulan dengan
ditolong oleh bidan secara spontan.
3) Postnatal
Menurut penuturan ibu klien, pada saat lahir klien dalam keadaan normal,
klien lahir dengan berat badan 3300 gram.
f. Riwayat Pertumbuhan dan Perkembangan
1) Riwayat Pertumbuhan
Berat badan saat lahir
: 3300 gram
Berat badan sekarang
: 4700 gram
Panjang badan saat lahir
: 50 cm
Panjang badan sekarang
: 57 cm
2) Riwayat Perkembangan
Hal-hal yang sudah dapat dilakukan oleh klien :
Motorik halus
: klien dapat menggenggam ketika benda diletakkan di
tangannya.

Motorik kasar

: klien dapat menggerakkan kedua tangan dan kakinya,

dapat menggerakkan bola mata mengikuti benda yang ada dihadapannya


Bicara
: klien belum bisa bicara.
g. Riwayat Nutrisi
Sampai sekarang klien masih diberi ASI.
h. Riwayat Imunisasi
Ibu klien mengatakan selama ini klien sudah mendapatkan imunisasi Hepatitis B
(1,2) , Polio 1, DPT 1 dan BCG 1. Dan saat ini akan di imunisasi Polio 2 dan
DPT 2.
3. Pemeriksaan Fisik
a. Keadaan Umum
Kesadaran
: Compos mentis
Penampilan
: Klien tampak sehat
b. Tanda Vital
TD
:RR
: 25x/menit HR
T : 36,3 C
BB
: 4700 gram TB
c. Kulit
:
Warna
: pink kemerahan
Turgor

: kembali dalam 2 detik

d. Kepala : Bentuk kepala

: mesochepal

Rambut dan warna


e. Mata
Sklera
Konjungtiva
Secret
Pupil
Gerakan bola mata

: 110x/menit
: 57 cm

: lebat dan hitam

: tidak ikterik
: tidak anemis
: tidak terdapat sekret
: baik terhadap rangsangan cahaya
: dapat fokus sebentar dan dapat melihat kearah garis
tengah, dapat mengikuti pergerakan

f. Telinga : Telinga lengkap kanan dan kiri dengan lubang telinga,terdapat daun
telinga dan lekuk telinga, simetris antara telinga kanan dan kiri. Tidak ada cairan
yang keluar dari telinga.
g. Hidung

: Tidak terdapat pernafasan cuping hidung dan tidak terdapat

penumpukan mukus di saluran nafas.


h. Mulut dan lidah : Palatum normal, warna palatum merah muda, warna lidah
merah muda, bibir merah muda tidak sianosis.
i. Leher : Bentuk simetris, tidak terdapat pembesaran kelenjar tiroid

j. Dada : Bentuk simetris, terdapat tarikan intercostal, tidak ada retraksi dinding
dada, suara nafas vesikuler, bunyi jantung I dan II.
k. Abdomen
Bentuk

: simetris, cembung

Palpasi

: supel

Bising usus

: 8x/menit

l. Genetalia

dan

rektum

Jenis

kelamin

perempuan,

terdapat

labio

mayora,minora,ada anus, tidak ada massa, dan tidak memiliki kelainan .


m. Ekstremitas
Ekstremitas atas

: kedua tangan jari lengkap , 10 jari, warna ekstremitas atas


kemerahan tidak sianosis, punggung kuku merah, telapak
tangan datar, terdapat refleks graps atau menggenggam,
gerakan ekstremitas atas kuat, rentang gerak penuh. Fleksi
ekstremitas atas, tonus otot sama secara bilateral, nadi

Ekstremitas bawah

brakhialis bilateral sama.


: kedua jari kaki lengkap 10, warna ekstremitas bawah
kemerahan tidak sianosis, punggung kuku merah, telapak
kaki datar, terdapat refleks babinski positif, gerakan
ekstremitas atas kuat, rentang gerak penuh,. Fleksi

ekstremitas atas, tonus otot sama secara bilateral.


n. Reflek
1 Sucking reflek ( menghisap) : baik
2 Graps reflek ( menggengam) : baik
3 Moro reflek
: baik
4 Rooting reflek
: baik
5 Babinski reflek
: baik
6 Tonic neck reflek
: baik.

4. Pola Aktivitas Sehari Hari


NO
AKTIVITAS
1.
Pola Nutrisi

SEKARANG

a. Makan
Jenis

Frekuensi

Porsi

b. Minum
Jenis

ASI
Susu Formula

Frekuensi

Tidak tentu

2.
Pola Eliminasi
a. BAB
Konsistensi

Lembek (1/2 padat)

Frekuensi
Bau
b.

3.

BAK
Frekuenai
Warna
Bau

Personal Hygiene
a.
b.
c.
d.

3-4x/hari
Khas feces
7-8x/hari
Kuning jernih
Khas urine

Mandi
Gosok gigi
Ganti baju
Ganti popok

2x/hari
2x/hari
7-8x/hari

5. Data Psikologi, Sosial dan Spiritual


a Kesehatan Psikologi / Mental
1) Pola Interaksi : Klien merasa nyaman berada dalam dekapan ibu.
2) Pola Emosi : Klien belum menampakkan perilaku yang mencerminkan
emosinya, klien menangis saat disuntik DPT I,2

3) Pola Pertahanan Keluarga : Semua kebutuhan terpenuhi karena klien


merupakan anak kedua sehingga perhatian keluarga terfokus pada klien. Ibu
klien mengatakan merasa khawatir dan takut anaknya akan sakit setelah
b
c
d

diimunisasi.
Kesehatan Keluarga : Klien tinggal bersama kedua orang tuanya.
Aspek Spiritual : Terapi : Vaksin DPT 2
: 0,5 ml IM
Polio 2
: 2 tetes

B. ANALISA DATA
N

DATA FOKUS

O
1.

ETIOLOGI

PROBLEM

DS: Ibu klien mengatakan anak Kurangnya informasi dan Ansietas


rewel setelah di imunisasi.

pengetahuan

DO: Ibu klien tampak cemas.

imunisasi

tentang

Anak menangis saat di imunisasi


2.

DS: Ibu klien mengatakan bahwa Reaksi imunisasi DPT2 : Resiko


anaknya akan diimunisasi DPT 2 gangguan
dan Polio 2

suhu tubuh

DO: Klien menangis saat disuntik

pengaturan terjadinya
peningkatan
suhu tubuh

DPT 2.
Terdapat bekas suntikan didaerah
paha

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1 Gangguan rasa aman cemas sehubungan dengan kurang informasi dan pengetahuan
2

D.

ibu tentang efek samping dari imunisasi


Resiko terjadinya peningkatan suhu tubuh sehubungan dengan imunisasi DPT 2

INTERVENSI KEPERAWATAN
No

Tanggal, jam

Diagnosa

Tujuan

Intervensi

TTD

1.

17 Oktober

keperawatan
Gangguan rasa

Setelah dilakukan

2016, 09.00

aman cemas

tindakan

kepada ibu

WIB

sehubungan

keperawatan

klien , efek

dengan kurang

diharapkan ibu

samping dari

informasi dan

klien akan

imunisasi.

pengetahuan ibu

menunjukkan

tentang efek

tingkat pengetahuan

samping dari

dengan Kriteria

imunisasi

1. Menjelaskan

Hasil :
- Ibu Klien mampu
memahami efek

2.

samping dari
17 Oktober

imunisasi
- Menyebutkan efek

2016, 09.00
WIB

Resiko terjadinya

samping imunisasi

peningkatan suhu
tubuh sehubungan

Setelah dilakukan

dengan vaksinasi

tindakan

DPT 2

keperawatan

1. Mengajarkan

diharapkan ibu
klien akan
menunjukkan
tingkat pengetahuan

Ibu cara
mengatasi
panas pada
bayi setelah
imunisasi

cara mengatasi efek


imunisasi dengan
Kriteria Hasil :
- Ibu Klien dapat
menyebutkan cara
mengatasi panas
bayi setelah
imunisasi.
E. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
No

Tgl, Jam

Diagnosa

Implementasi

Respon Klien

TTD

17

Keperawatan
Gangguan rasa

Menjelaskan

Ibu mengatakan jelas mengenai

Oktober

aman

kepada ibu

efek samping imunisasi, dan

2016,

sehubungan

efek samping lebih

09.15

dengan

dari

mengetahuinya.Ibu

WIB

informasi

dan

imunisasi

menyebutkan efek dari imunisasi

pengetahuan

ibu

cemas
kurang

tentang

efek

samping

dari

tenang

karena

sudah
dapat

(demam,rewel,nafsu

makan

menurun)

imunisasi
Resiko terjadinya Mengajarkan

2.

Ibu

mengatakan

17

peningkatan suhu Ibu

cara penjelasan

Oktober

tubuh sehubungan mengatasi

2016,

dengan imunisasi panas dengan : mempraktekannya

09.15

DPT 2

ASI

perawat,

mengatakan

memberikan

WIB

jelas

akan
dan
akan

bila

suhu

badan anak naik , Ibu dapat

sesering menyebutkan dan menjelaskan

mungkin,komp

cara mengatasi panas pada bayi.

res dengan air


hangat,jangan
menggunakan
bedong

atau

selimut

tebal,

gunakan

baju

yang

mudah

menyerap
keringat
G. CATATAN PERKEMBANGAN
No
.

Tanggal, jam

Diagnosa keperawatan

Evaluasi

TTD

1.

17 Oktober

Gangguan rasa aman cemas S : Ibu klien mengatakan jelas

2016, 09.20

sehubungan

WIB

informasi dan pengetahuan ibu muncul setelah bayi


tentang

dengan

efek

imunisasi

kurang mengenai efek samping yang

samping

dari diimunisasi
O : Ibu klien dapat
menyebutkan efek samping
setelah imunisasi, ibu tampak
lebih tenang setelah
mengetahui efek samping

2.
17 Oktober

imunisasi
A : masalah teratasi.
P : pertahankan keadaan.

2016, 09.20

Resiko terjadinya peningkatan

WIB

suhu tubuh sehubungan dengan

S : Ibu klien mengatakan jelas

vaksinasi DPT 2

mengenai cara mengatasi efek


imunisasi (panas)
O : Ibu klien dapat
menyebutkan cara mengatasi
efek samping setelah
imunisasi,
A : masalah teratasi.
P : pertahankan keadaan.