Anda di halaman 1dari 12

Laporan Praktikum Fisika Ayunan Sederhana

HALAMAN JUDUL

Laporan Praktikum Fisika


Ayunan Sederhana

Disusun untuk Melengkapi Praktikum Fisika


Oleh :
1.
2.
3.
4.

Nur Aini Ikasakti


( 23 )
Nurwidi Rukmono Jati S.
( 26 )
R.Wahyu Asa P.M.
( 28 )
Rina Ambarwati
( 29 )
Kelas: XI IPA 1

Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Jetis


Bantul Yogyakarta
Tahun Ajaran 2011/2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayah-Nya sehingga karya tulis ini dapat kami selesaikan, sebagai pelengkap pratikum metode
ilmiah yang talah di laksanakan.
Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Mukijan,S.Pd. selaku guru Fisika dan
berbagai pihak yang telah membimbing kami menyusun laporan karya ilmiah ini dan berbagai
sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini.
Kami menyadari bahwa kami hanyalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam
berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada suatu pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan sangat
sempurna. Begitu pula dengan karya tulis ini. Tidak semua hal dapat kami diskripsikan dengan
sempurna dalam karya tulis ini. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dengan keterbatasan
kemampuan yang kami miliki. Maka dari itu, kami bersedia menerima kritik dan saran sebagai
batu loncatan yang dapat memperbaiki karya tulis kami dimasa datang.
Akhir kata kami mengucapkan selamat membaca semoga karya tulis ini dapat bermanfaat
dan dapat memberi wawasan luas bagi anda.

Jetis, November 2011

Penulis

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL

KATA PENGANTAR
BAB I PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang

B.

Rumusan Masalah

C.

Tujuan Penelitian

D.

Manfaat Penelitian

BAB II LANDASAN TEORI


BAB III METODE PENELITIAN
BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari ilmu fisika, dimulai dari yang ada
pada diri kita seperti gerak yang kita lakukan setiap saat, energi yang kita pergunakan setiap hari
sampai pada sesuatu yang berada diluar diri kita, salah satu contohnya adalah permainan ditaman
kanak-kanak, yaitu ayunan. Sebenarnya ayunan ini juga dibahas dalam ilmu fisika, dimana dari
ayunan tersebut kita dapat menghitung perioda yaitu selang waktu yang diperlukan beban untuk
melakukan suatu getaran lengkap dan juga kita dapat menghitung berapa besar gravitasi bumi di
suatu tempat.
Pada percobaan ini, ayunan yang dipergunakan adalah ayunan yang dibuat sedemikian
rupa dengan bebannya adalah bandul fisis.
Pada dasarnya percobaan dengan bandul ini tidak terlepas dari getaran, dimana
pengertian getaran itu sendiri adalah gerak bolak balik secara perioda melalui titik
kesetimbangan. Getaran dapat bersifat sederhana dan dapat bersifat kompleks. Getaran yang
dibahas tentang bandul adalah getaran harmonik sederhana yaitu suatu getaran dimana resultan
gaya yang bekerja pada titik sembarangan selalu mengarah ke titik kesetimbangan dan besar
resultan gaya sebanding dengan jarak titik sembarang ketitik kesetimbangan tersebut. Maka dari
itu kami mencoba mengukur percepata grafitasi yang ada di sekitar sekolahan apakah hasilnya
sama seperti yang ada pada sumber-sumber buku atau literatur.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah :
1. Bagaimana mencari nilai percepatan gravitasi bumi di suatu tempat dengan menggunakan
bandul dan apakah nilai tersebut sesuai dengan nilai konstanta percepatan gravitasi bumi (g = 9.8
m/s2) atau tidak ?
2. Pengukuran manakah yang lebih teliti, menggunakan tali panjang atau pendek ?
3. Akan berubahkah periode ayunan bila dipindahkan dari bumi ke bulan ? jika g bulan = 1,6 m/s2
C. Tujuan Penelitian
Pengamatan pada praktikum ini bertujuan untuk

1. Menentukan hubungan antara waktu getar dan panjang ayunan.


2. Menentukan percepatan gravitasi.
D. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian dapat dilihat dari dua aspek yaitu sumbangan bagi pengembangan
ilmu (aspek teoritis) dan manfaat bagi penerapannya di masyarakat
( aspek praktis ). Manfaat penelitian pengamatan ini yaitu :
1. Mengetahui hubungan antara waktu getar dan panjang ayunan.
2. Mengetahui percepatan gravitasi (g) yang terjadi

BAB II
LANDASAN TEORI

A. Gerak Harmonis Sederhana


Gerak harmonis sederhana yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah
getaran benda pada pegas dan getaran benda pada ayunan sederhana. Kita akan mempelajarinya
satu persatu. Gerak Harmonis Sederhana pada Ayunan

Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya maka benda akan
diam di titik kesetimbangan B. Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan
bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A. Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik,
dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana.
B. Amplitudo
Amplitudo adalah

pengukuran skalar yang nonnegatif dari

besar

osilasi

suatu

gelombang. Amplitudo juga dapat didefinisikan sebagai jarak terjauh dari garis kesetimbangan
dalamgelombang sinusoide yang kita pelajari pada mata pelajaran fisika dan matematika geometrika.
C. Gravitasi
Gravitasi adalah
mempunyai massa di alam
menggunakan Teori

gaya tarik-menarik
semesta.

Relativitas

yang

terjadi

Fisika

modern

Umum dari

Einstein,

antara

semua partikel yang

mendeskripsikan

gravitasi

namun

gravitasi

hukum

universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam
kebanyakan kasus.
Sebagai contoh, bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya
gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya, termasuk makhluk hidup,
dan benda-benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada di
luar angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda angkasa lainnya, termasuk satelit buatan manusia.

Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa gaya gravitasi timbul
karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom.
Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut:
Setiap massa menarik massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang
menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa
tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.

F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut
G adalah konstanta gravitasi
m1 adalah besar massa titik pertama
m2 adalah besar massa titik kedua
r adalah jarak antara kedua massa titik, dan
g adalah percepatan gravitasi =
Dalam sistem

Internasional, F diukur

dalam

newton

(N),

m1

dan

m2

dalam

kilograms (kg), r dalam meter (m), dsn konstanta G kira-kira sama dengan 6,67 1011 N
m2 kg2. Dari persamaan ini dapat diturunkan persamaan untuk menghitung Berat. Berat suatu
benda adalah hasil kali massa benda tersebut denganpercepatan gravitasi bumi. Persamaan
tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: W = mg. W adalah gaya berat benda tersebut, m adalah
massa dan g adalah percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat
ke tempat lain.
D. Periode
Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode.
Periode ayunan (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran. Benda

dikatakan melakukan satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda tersebut mulai
bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut. Satuan periode adalah sekon atau detik.

BAB III
METODE PENELITIAN

A.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Alat dan Bahan


Beban 5 gram
Benang 1 meter
Mistar panjang
Stopwatch
Kertas Grafik
Statip

B. Langkah Kerja
1. Gantungkan tali sepanjang 120 cm pada statip
Ayunkan beben dengan simpangan 5 cm, tentukan waktu untuk 20 getaran. Catat dan masukkan
ke dalam table data, pada lembar data yang telah tersedia. Ambil massa beban 50 gr
2. Ulangi langkah no.1 dengan mengubah panjang tali 110 cm, 100 cm, 90 cm, dan 80 cm. catat
pula hasilnya ke dalam data pada lembaran data Anda
3. Ulangi langkah no.1 dan no.2 dengan mengubah massa beban menjadi 100 gr.
4. Jika titik O adalah titik keseimbangan ayunan dan titik P adalah simpangan terjauh beban, maka
perhitungan 1 getaran adalah diawali dari P melalui O ketitik yang lain Q (misalnya) kembali
melalui O dan berakhir di titik P lagi )lihat gambar diatas).
5. Tebtukan periode untuk masing-masing ayunan
6. Tentukan pula harga T dan 1/T
7. Tentukan harga percepatan grafitasi g dengan rumus :
T = 4
mg

BAB IV
DATA DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data
Massa beban 50 gr, jumlah getaran = 10 x ayunan
No.

Panjang
Tali (cm)

Waktu untuk 10
ayunan (detik)

Periode
(T)

1.

120

22

2,2

4,84

1 /4,84

9,76

2.

110

21

2,1

4,41

1 /4,41

9,83

3.

100

20

2,0

4,0

1 /4

9,85

4.

90

19

1,9

3,61

1 /3,61

9,80

5.

80

18

1,8

3,24

1 /3,24

9,736

T2

1/T2

g
(m/s2)

Massa beban 100 gr, jumlah getaran = 10 x ayunan


No.

Panjang
Tali (cm)

Waktu untuk 10
ayunan (detik)

Periode
(T)

1.

120

22

2,2

4,84

1 /4,84

9,76

2.

110

21

2,1

4,41

1 /4,41

9,83

3.

100

20

2,0

4,0

1 /4

9,85

4.

90

19

1,9

3,61

1 /3,61

9,80

5.

80

18

1,8

3,24

1 /3,24

9,736

T2

1/T2

g
(m/s2)

B. Pembahasan
Dari percobaan yang telah dilakukan, mendapatkan hasil Percepatan gravitasi pada percobaan
pertama dan kedua dengan mengganti panjang tali.

1. Pada panjang tali 120 cm diperoleh periode 2.2 s dengan percepatan gravitasi 9.76 m/s

g=
g= 1.2
= 1.2 x 8.14
= 9.76 cm/s

T=
=
= 2.2

2. Pada panjang tali 110 cm diperoleh periode 2.1 s dengan percepatan gravitasi 9.83 m/s

g=
g= 1.1
= 1.1 x 8.94
= 9.83 cm/s

T=
=
= 2.1

3. Pada panjang tali 100 cm diperoleh periode 2.0 s dengan percepatan gravitasi 9.85 m/s

g=
g= 1.0
= 1.0 x 9.85
= 9.85 cm/s

T=
=
= 2.0

4. Pada panjang tali 90 cm diperoleh periode 1.9 s dengan percepatan gravitasi 9.80 m/s

g=
g= 0.9
= 0.9 x 10.89
= 9.80 cm/s

T=
=
= 1.9

5. Pada panjang tali 80 cm diperoleh periode 1.8 s dengan percepatan gravitasi 9.73 m/s

g=
g= 0.8
= 0.8 x 12.17
= 9.73 m/s

T=
=
= 1.8

Hasil percepatan gravitasi yang di peroleh tidak berbeda jauh dari percepatan gravitasi yang
sudah diputuskan 9,8 m/s karena setelah di rata-rata hasilnya 9.79 m/s yaitu mendekati rumus
yang sudah ditentukan.

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
1. Semakin panjang tali maka semakin besar pula periode tersebut.
2. Perubahan massa benda tidak mempengaruhi bertambahnya periode bahkan bertambahnya
massa periodenya pun tetap.
3. Periode ayunan akan berubah jika dipindah dari bumi ke bulan dengan g bulan = 1.6 m/s
4. percepatan gravitasi bergantung pada besarnya periode dan panjang tali

B. Saran
Dalam melakukan percobaan tersebut harus teliti dan cermat dalam mengamati waktu dan
menghitung getaran yang terjadi. Karena akan mempengaruhi periode yang dihasilkan. Jika
dalam perhitungan periode terjadi kesalahan maka akan berpengaruh pada besarnya percepatan
gravitasinya.

DAFTAR PUSTAKA

Supiyanto, 2005. Fisika SMA XI Kurikulum 2004. Jakarta : Erlangga.

www.google.co.id/gerakan harmonis sederhana

www.gudangmateri.com

www.wikpedia.org

www.annisanfushie.wordpress.com