Anda di halaman 1dari 9

PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN GIGI INDIVIDU

Disusun oleh :
Nama
Kelas
NIM

: Melati Maharsalima Pamela Putri


: IV C
: P17425213016

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG


D IV KEPERAWATAN GIGI
2015

A. Latar Belakang
Kesehatan merupakan salah satu unsur dalam pembangunan nasional yang
berguna untuk peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan
masyarakat yang sehat, akan dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal,
dimana sehat menurut WHO adalah suatu keadaan jasmani, rohani, dan sosial yang
sempurna tidak hanya bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan.
Pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut adalah suatu layanan kesehatan
gigi dan mulut yang ditujukan pada suatu kelompok tertentu atau individu dalam
kurun waktu yang dilaksanakan secara terencana, terarah dan berkesinambungan
untuk mencapai taraf kesehatan gigi dan mulut yang optimal (Depkes RI, 2000).
Pada praktek kali ini dilakukan tentang pengkajian pelayanan asuhan
keperawatan gigi dan mulut pada pasien yang bernama Hamid Safrizal sesuai dengan
kebutuhan pasien untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut.
B. Pengkajian asuhan keperawatan gigi dan mulut
1. Identitas Pasien.
a.Nama Pasien
: Hamid Safrizal
b.
Umur
: 18 tahun
c.Jenis Kelamin
: Laki-laki
d.
Pekerjaan
: Mahasiswa
e.Agama
: Islam
f. Alamat
: Jalan Banjarsari, Gang Kertasan No. 121
2. Keluhan pasien
a.Keluhan Utama
: Pasien datang dengan keluhan mulut terasa bau dan
gigi terasa kasar pada bagian depan rahang bawah
b.
Keluhan Tambahan : 3. Riwayat Kesehatan Umum : Pasien pada saat datang ke klinik dalam
keadaan sehat.
4. Riwayat Kesehatan Gigi
: Pasien belum pernah sebelumnya
memeriksakan giginya, belum mengetahui cara
menyikat gigi yang baik dan benar serta
5. Kondisi Ekstra Oral

mempunyai kebiasaan mengunyah satu sisi.


: Setelah pemeriksaan dilakukan dapat dilihat
bahwa muka pasien simetris, kelenjar limpe
sebelah kanan maupun kiri tidak teraba, lunak,
dan tidak sakit.

6. Kondisi Intra Oral


a.Pengalaman Karies

: Pada elemen gigi 17 terdapat karies mencapai


email pada bagian oklusal
Pada elemen gigi 37 terdapat gangraen pulpa
Pada elemen gigi 36 terdapat karies mencapai
email pada bagian oklusal

Pada daerah lingual sextan 5 dan 6 terdapat


kalkulus supragingival
b.

DMF-T :
D=3
M=0
F= 0
: DMF-T = 3

c.Indeks Kebersihan Mulut

GIGI INDEKS
0
1

2
0

1
3

7/6 = 1,2

DEBRIS INDEKS
2
2

1
1

2
3

11/6 = 1,7

KALKULUS INDEKS
3
3

1
2

1
1

11/6 = 1,7

d.
Mukosa Mulut
e.Kelainan Anomali Gigi

: Kondisi mukosa mulut pasien normal


: Terdapat kelainan pada anomali gigi pasien
yaitu posisi gigi yang tidak pada tempatnya /
berjejal pada elemen gigi 23 dan 45

C. Diagnosis Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut


Elemen Data / Gejala
Gigi

Masalah

Penyebab

Kalkulus supragingival

- Kurangnya

Sextan

Ditemukannya kalkulus

5 dan 6

supra gingival pada

pengetahuan tentang

lingual sextan 5 dan 6

kesehatan gigi dan


mulut
- Mengunyah satu sisi
- Penumpukan plak

D. Perencanaan Asuhan Keperawatan Gigi dan Mulut


1. Penetapan Tujuan, Kriteria hasil dan perawatan
Tindakan

Konseling

Sextan 5

Klinis
Pembersih

klinis
Memberikan

dan 6

an karang

penyuluhan

teratur minimal 2 membersih

gigi

tentang :
akibat,

kali sehari

kan gigi

setekah makan

dari karang

Diagnosa

dengan
scalling

penyebab, dan
cara mencegah
karang gigi

Intruksi perawatan
gigi di rumah
- Menyikat gigi

Tujuan
Untuk

Cara
evaluasi
Observasi

Waktu
Perawatan
Kunjungan
Pertama (1)

pagi dan sebelum gigi dan


tidur malam

menghilan

dengan cara yang gkan bau


benar.
- Mengunyah

mulut yang
berlebihan.

makanan tidak
hanya satu sisi.
- Menyikat gigi

Bau

Melatih

Memberikan

mulut

sikat gigi

penyuluhan

teratur minimal 2 dari plak

tentang :
bau mulut

kali sehari

dan bau

setelah makan

mulut

akibat dan
pencegahannya

Gigi bersih

pagi dan sebelum hilang


tidur malam
dengan cara yang
benar.
- Mengatur pola
makan
kariogenik.

E. Implementasi Asuhan Keperawatan gigi dan mulut

Mengulang

Kunjungan

scoring

pertama (1)

OHI-S

Kunjungan

Gigi

ke
Kunjungan

Sextan 5

dan 6

Perawatan klinis
Scalling

Penyuluhan Konselin /
instruksi
- Memberikan penyuluhan
tentang karang gigi, akibat,
dan pencegahannya.
- Menyikat gigi minimal 2

Hasil Evaluasi
- Gigi bersih dari
karang gigi.
- Pasien mampu
menjelaskan

kali sehari setelah makan

karang gigi, akibat

pagi dan sebelum tidur

dan pencegahnnya

malam dengan cara yang


Kunjungan

Bau

tepat dan benar.


Melatih sikat gigi dan - Memberikan penyuluhan

mulut

pembersihan karang

tentang : bau mulut,

gigi

penyebab dan
pencegahannya

- Gigi bersih dari plak


- Pasien mampu
menjelaskan
tentang bau mulut,
penyebab dan
pencegahannya.
- Pasien mampu
menjelaskan
tentang menyikat
gigi yang benar.

Kunjungan

Perawata

Jenis

Tahap

Tahap Pelaksanaan

Tahap Terminasi

ke
Kunjungan1

n Klinis
Scalling

Intervensi
Independent

Persiapan
- Menggali

- Mengkomunikasi

- Memperhatikan

perasaan

kan kepada pasien

respon klien

,analisis

tindakan yang akan

terhadap tindakan

kekuatan dan

dilakukan .

keperawatan yang

keterbatasan

- Memberikan

professional

kesempatan pasien

telah diberikan
- Meninjau

pada diri

memberi respon

sendiri

- Menerapkan

-Memahami

pengetahuan

rencana

intelektual dalam

keperawatan

pelaksanaan

secara baik.

tindakan

kemajuan klien dari


tindakan
keperawatan yang
telah diberikan
- Merapikan
peralatan dan
lingkungan klien

-Memahami

- Mengkomunika

dan melakukan

keterampilan

sikan kepada

teknis

pasien tindakan

terminasi
- Melakukan

keperawatan

yang akan

-Memahami

dilakukan .

efek samping

- Memberikan

dan

kesempatan pasien

komplikasi

memberi respon

yang

- Menerapkan

mungkin

pengetahuan

muncul.

intelektual dalam

pendokumentasian

pelaksanaan
Kunjungan 1

Melatih
sikat gigi

Independent

- Menggali

tindakan
- Mengkomunikasi

- Memperhatikan

perasaan

kan kepada pasien

respon klien

,analisis

tindakan yang akan

terhadap tindakan

kekuatan dan

dilakukan .

keperawatan yang

keterbatasan

- Memberikan

professional

kesempatan pasien

telah diberikan
- Meninjau

pada diri

memberi respon

sendiri

- Menerapkan

- Memahami

pengetahuan

rencana

intelektual dalam

keperawatan

pelaksanaan

secara baik.

tindakan

- Memahami

- Mengkomunika

keterampilan

sikan kepada

teknis

pasien tindakan

terminasi
- Melakukan

keperawatan

yang akan

pendokumentasian

- Memahami

dilakukan .

efek samping

- Memberikan

dan

kesempatan pasien

komplikasi

memberi respon

yang

- Menerapkan

kemajuan klien dari


tindakan
keperawatan yang
telah diberikan
- Merapikan
peralatan dan
lingkungan klien
dan melakukan

mungkin

pengetahuan

muncul.

intelektual dalam
pelaksanaan
tindakan

F. Evaluasi Asuhan Keperawatan gigi dan mulut


Kunjunga

Kunjungan ke Perawatan

n ke
1

Klinis

Struktur

Scalling

Evaluasi
Proses
-Informasi
yang

Hasil
-Dilihat
dari respon

didapat pada dan fungsi


saat

klien

- Tersedianya

wawancara

setelah

perlengkapan,

dan

dilakukan

fasilitas fisik, ratio

pemeriksaan perawatan

perawat-klien,

fisik,

klinis

dukungan

validasi dari

melakukan

administrasi,

perumusan

scalling

pemeliharaan dan

diagnosa

pengembangan

keperawatan

kompetensi staf

dan

keperawatan pada

kemampuan

area yang diinginkan

tehnikal

dalam perawatan

perawat

klinis scalling.

dalam
melakukan
penambalan
gigi dengan
fletcher

Melatih sikat gigi


-Tersedianya
perlengkapan,
fasilitas fisik, ratio
perawat-klien,
dukungan
administrasi,
pemeliharaan dan
pengembangan
kompetensi staf
keperawatan pada
area yang diinginkan
dalam perawatan
klinis

Informasi

Dilihat dari

yang

respon dan

didapat pada fungsi klien


saat

setelah

wawancara

dilakukan

dan

perawatan

pemeriksaan klinis
fisik,
validasi dari
perumusan
diagnosa
keperawatan
dan
kemampuan
tehnikal
perawat

G. Kesimpulan
Berdasarkan hasi kegiatan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut
individu yang telah dilakukan pada Hamid Safrizal data tanggal 19 Maret 2015 dapat
disimpulkan sebagai berikut :
Data Masalah OHIS-S = 3,4 DMF-T= 3
Kegiatan yang dilakukan adalah berupa scalling pada sextan 5 dan 6 yang
terdapat kalkulus supragingival dan bau mulut. Dalam asuhan keperawatan gigi dan
mulut mengadopsi konsep dental hyigiene, asuhan pendekatan dalam pelayanan
perawatan gigi, terdapat beberapa aspek yaitu pengkajian, diagnosis keperawatan gigi,
perencanaan, implementasi, dan evaluasi, proses keperawatan gigi yang ditujukan
untuk pemberian pelayanan klinis keperawatan gigi menunjukkan bahwa perawat gigi
yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah dalam
ruang lingkup praktek pelayanan asuhan keperawatan gigi.
H. Saran
Setelah melakukan pelayanan asuhan keperawatan gigi pada klien, hal hal yang
disarankan pada pasien sesuai dengan kasus yang ditemukan yaitu :
1. Menyikat gigi minimal dua kali sehari, sesudah makan pagi dan sebelum tidur
malam
2. Datang ke klinik gigi secara teratur

3. Mengunyah makanan dengan menggunakan dua sisi rahang


4. Kurangi makanan yang bersifat kariogenik
5. Makan-makanan yang banyak mengandung air dan berserat