Anda di halaman 1dari 19

m   


 
m  
m   
 
à à



      
    



ë Rezim batas maritim:


a Oaut Teritorial (Pasal 3, 4 UNCO  1982)

a Zona Tambahan (Pasal 33 UNCO  1982)

a Zona Ekonomi Eksklusif (Pasal 57 UNCO  1982)

a Oandas Kontinen (Pasal 76 UNCO  1982)

ë emua rezim tersebut ditentukan dari


Garis Pangkal (Pasal 48 UNCO  1982)

ë Garis Pangkal terbentuk berdasarkan Titik


Dasar
Ñ  
  
  M 
M 
- PPBW 2010
ë 200M diukur dari garis pangkal
ë > 200M dengan syarat memenuhi:
a [ormula Gardiner (ketebalan sedimen 1%);

a [ormula Hedberg ([  + 60M);


a Cut off line:

Î 350M dari garis pangkal; atau


Î Isobat 2500m + 100M
TAO  2006 TAO  2006

[ormula line Cutoff line (kombinasi antara


(kombinasi antara Gardiner & Hedberg) 350M & isobat 2500m + 100M)
Dengan menggabungkan
[ormula line dan Cutoff
line diperoleh garis batas
Oandas Kontinen > 200M,
dengan ketentuan jarak
antar fixed points  60M
(straight lines) TAO  2006
ë Penentuan Titik Dasar
a Data batimetri diperlukan untuk menentukan

kedalaman/profil dasar laut


a Dengan menggabungkan data ukuran posisi,

kedalaman dan pasut ĺ garis kontur nol


(surut terendah) ĺ µchart datum¶
a Di sepanjang chart datum tersebut Titik Dasar

diletakkan
ë Penentuan batas Oandas Kontinen di luar
200M
a Data batimetri diperlukan dalam menentukan:
Î [ ; dan
Î Cutoff line: Isobat 2500 m + 100 M
ë Identifikasi slope:
a m !  

a Data geomorfologi

a Data geologi

a Data geofisik

ë Menentukan perubahan gradien


maksimum:
a m   
Isobat 2500 m
[oot of lope ([ )
Dokumen ubmisi OKI barat Aceh
Dokumen ubmisi OKI barat Aceh
Dokumen ubmisi OKI barat Aceh
Dokumen ubmisi OKI barat Aceh