Anda di halaman 1dari 3

Peranan Euglenophyta

a. Positif:
1. Bidang Perikanan Ganggang merupakan fitoplankton (plankton tumbuhan; plankton
hewan disebut zooplankton) yang berfungsi sebagai makanan ikan.
2. Ekosistem Perairan Dalam ekosistem perairan, ganggang merupakan produsen primer,
yaitu sebagai penyedia bahan organik dan oksigen bagi hewan-hewan air seperti ikan,
udang dan serangga air.
3. Bidang Industri Dinding sel diatom banyak mengandung silikat. Sisa-sisa dinding sel
diatom yang hidup di jaman lampau membentuk lapisan tanah yang dikenal sebagai
tanah diatom. Tanah dapat dimanfaatkan sebagai bahan penggosok, isolasi, bahan dasar
industri kaca, dan penyaring (karena berpori).
4. Dalam dunia sains, Euglena sering dijadikan sebagi objek karena ganggang ini mudah
didapat dan dibiakkan dan sebagai indikator adanya pencemaran organik.
b. Negatif:
1. Mencemari sumber air
2. Penimbunan endapan tanah pada dasar kolam dan danau
Peranan Chrysophyta
1. Berguna sebagai bahan penggosok,
2. Bahan pembuat isolasi,
3. Penyekat dinamit,
4. Membuat saringan,
5. Bahan alat penyadap suara,
6. Bahan pembuat cat, pernis, dan piringan hitam.
7. Sisa diaromae yang telah mati berbentuk deposit yang disebut tanah diatoni. Tanah diaromae
sering dimanfaatkan sebagai penyerap trinitrogliserin (TNT) pada bahan peledak, campuran
semen, penyuling gasoline dan glukosa serta digunakan sebagai bahan untuk pembuat jalan.
8. Biasanya chrysophyta dimanfaatkan sebagai indikator untuk menemukan minyak bumi.

Peranan Ganggang Coklat (Phaeophyta)

Adapun peranan ganggang coklat dalam kehidupan yaitu:


1. Ganggang coklat dapat dimanfaatkan dalam industri makanan
2. Phaeophyta sebagai sumber alginat banyak dimanfaatkan dalam dunia industri tekstil untuk
memperbaiki dan meningkatkan kualitas bahan industri, kalsium alginat digunakan dalam
pembuatan obat-obatan senyawa alginat juga banyak digunakan dalam produk susu dan
makanan yang dibekukan untuk mencegah pembentukan kristal es. Dalam industri farmasi,
alginat digunakan sebagai bahan pembuat bahan biomaterial untuk teknik pengobatan.
3. Dapat digunakan sebagai pupuk organik karena mengandung bahan-bahan mineral seprti
potasium dan hormon seperti auxin dan sylokinin yang dapat meningkatkan daya tumbuh
tanaman untuk tumbuh, berbunga dan berbuah.
4. Macrocytis Pyrifers menghasilkan iodine (unsur yang dapat digunakan untuk mencegah
penyakit gondok).
5. Laminaria, Fucus, Ascophylum dapat menghasilkan asam alginat. Alginat biasanya
digunakan sebagai pengental pada produk makanan (sirup, salad, keju, eskrim) serta
pengentalan dalam industri (lem, tekstil, kertas, tablet antibiotik, pasta gigi) dan pengentalan
produk kecantikan (lotion, krim wajah).
6. Macrocytis juga dibuat sebagai makanan suplemen untuk hewan ternak karena kaya
komponen Na, P, N, Ca.
Peranan pyrrophyta
1. Bidang perikanan (sebagai makanan ikan yaitu fitoplankton dan zooplankton)
2. Bidang pertanian (Rumput laut untuk pupuk dipesisir)
3. Ekosistem perairan (sebagai produsen primer)
4. Bidang industri (tanah diatom untuk amplas, isolasi, bahan dasar kaca)
5. Bahan dasar makanan : Gelidium (agar-agar), Chondrus (minuman coklat), alginat (bahan
campuran es krim), Porphyra (makanan)
6. Bahan obat-obatan (Chlorella)

Peranan rhodophyta

1. Ganggang (alga) merah dimanfaatkan untuk makanan suplemen kesehatan (Porphyra),


sumber makanan (Rhodymenia Palmata), pembuatan agar (Gellidium), dan penghasil
karagenan (pengental es krim)
2. Sebagai bahan makanan dan kosmetik.misalnya eucheuma spinosum , selain itu juga dipakai
untuk mengeraskan atau memadatkan media pertumbuhan bakteri.
3. Sebagai rumput laut penghasil agar-agar (agarophyte) diantaranya adalah Gracillaria sp,
Gelidium, Gelediupsis, Hypnea, dan
4. Sebagai rumput laut penghasil keraginan yaitu spinosum, Euchema catini dan Eucheuma
striatum.
5. Sebagai rumput laut penghasil algin yaitu sargasum, Marcocystis, dan lessonia.

Peranan chlorophyta
a. Dampak positif
1. Sbagai sumber protein sel tunggal contoh chlorela
2. Sebagai bahan makan contoh volvox sebagai sayuran
3. Sebagai plankton, merupakan salah satu komponen yang penting dalam rantai makanan
di perairan tawar
4. Menghasilkan O2 (oksigen) dan hasil fotositensis yang diperlukan oleh hewan lain untuk
bernafas
b. Dampak negatif
1. Dapat mengganggu jika perairan terlalu subur
2. Membuat air berubah warna dan menjadi bau
3. Menjadi masalah dalam proses penjernihan air
4. Menyebabkan penyumbatan pada saringan pengolahan air.