Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE) PELATIHAN K3 (KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA)

  • 1. Latar Belakang Berdasarkan Dasar Hukum yang meliputi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan; Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 Tentang Rumah Sakit; Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, maka perlu diberikan informasi dan pengelolaan mengenai K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dan B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) di lingkungan rumah sakit. Output dari pelatihan K3 ini dapat berupa pemahaman K3, B3 dan pengelolaan identifikasi resiko bencana di Rumah Sakit. Output ini juga diperlukan dalam pengelolaan, pencegahan resiko bencana dan penularan penyakit di Rumah Sakit. Dalam menghadapi kondisi tersebut maka diperlukan adanya suatu pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Pelatihan ini berfungsi untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelolaan K3 dan B3 di lingkungan Rumah Sakit.

  • 2. Maksud dan Tujuan

a. Maksud Kegiatan pelatihan ini difungsikan untuk menginformasikan, mengenalkan

dan melatih perangkat kerja Rumah Sakit dalam hal K3 ( Kesehatan dan Keselamatan Kerja) b. Tujuan

  • 1. Peserta dapat mengenal dan memahami konsep K3( Kesehatan dan Keselamatan Kerja)

  • 2. Peserta dapat mengenal dan memahami konsep B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya)

  • 3. Peserta dapat memahami dan mengantisipasi resiko bencana di Rumah Sakit

4. Peserta

dapat

dengan

bencana di Rumah Sakit.

cepat

mengambil

keputusan ketika terjadi

  • 3. Materi Pelatihan

    • 1. Peraturan Perundang-undangan K3 Rumah Sakit

    • 2. Standar Pelayanan K3 di Rumah Sakit

    • 3. Standar K3 Sarana, Prasarana dan Peralatan kerja di Rumah Sakit

    • 4. Keselamatan Kerja terhadap Bahaya Faktor Fisik

    • 5. Pengelolaan B3 dan penanganan kontaminasi B3

    • 6. Pencegahan penularan penyakit pada petugas kesehatan di Rumah Sakit

    • 7. Penyehatan Lingkungan Rumah Sakit

Jln. Pertanian No. 389 B, Ds. Banguntapan, Kec. Banguntapan, Bantul, Yogyakarta

no. HP

: 088216728980

situs

: pkp5sw.wordpress.com

email

: pkp5sw@gmail.com

  • 8. Penggunaan APD standar

  • 9. Hospital Disaster Plan

10.Standar Keselamatan Kerja terhadap Bahaya Kebakaran

11.Praktek Identifikasi Resiko Bahaya dan membuat rencana pengendalian resiko bahaya yang ditemukan dengan metode HIRARC (Hazard Identifikasi, Risk Analyze, Risk Control)

4. Nara Sumber

  • a. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

  • b. Universitas Negeri Sebelas Maret, Solo

  • c. Asosiasi

5. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan

Gelombang I

: 8, 9, dan 10 Juni 2015

Gelombang II

: 15, 16, dan 17 Juni 2015

Gelombang III

: 22, 23, dan 24 Juni 2015

Lokasi pelaksanaan di Hotel Wisma MM UGM, Yogyakarta selama 3 hari

Fasilitas:

-

Hotel : 3 malam

-

Makan : pagi dan siang selama masa pelatihan

-

Coffee Break

-

Seminar Kit (blocknote, modul, handout, CD materi, alat tulis)

-

Souvenir

-

Sertifikat

-

Mobil antar jemput ke dan dari bandara/stasiun/terminal

-

Laptop untuk praktek

-

dll

6. Biaya

-

Reguler (peserta minimal 3 orang) : Rp 5.000.000,00/peserta

-

Privat *) (peserta kurang dari 3 orang) : Rp 3.000.000,00/peserta

*) Program pelatihan privat hanya mendapat fasilitas seminar kit, souvenir, dan sertifikat

Info lebih lanjut silahkan hubungi 0882-1672-8980

Jln. Pertanian No. 389 B, Ds. Banguntapan, Kec. Banguntapan, Bantul, Yogyakarta

no. HP

: 088216728980

situs

: pkp5sw.wordpress.com

email

: pkp5sw@gmail.com

Jln. Pertanian No. 389 B, Ds. Banguntapan, Kec. Banguntapan, Bantul, Yogyakarta

no. HP

: 088216728980

situs

: pkp5sw.wordpress.com

email

: pkp5sw@gmail.com