Anda di halaman 1dari 26

Lampiran Keputusan Direktur Rumah sakit

Bangli Medika Canti


Nomor :
Tanggal :
Tentang : Pedoman Pengorganisasian Unit
IT Rumah Sakit Bangli Medika
Canti
BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Rumah sakit merupakan salah satu institusi penting dalam rangka
mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai
investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara
sosial dan ekonomis. Rumah sakit berdasarkan Undang-undang No. 44 Tahun
2009 tentang Rumah Sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang
menyediakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna, mengemban 4
fungsi, yaitu:
1. Penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan sesuai
dengan standar pelayanan rumah sakit;
2. Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan;
3. Penyelanggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia; dan
4. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan, serta penapisan teknologi
bidang kesehatan.
Unit IT adalah salah satu unit yang sangat penting tentang software
dan hardware SIM RS
Jumlah SDM IT dengan berbagai profesi yang ada, teknologi dan
ilmu pengetahuan yang selalu berkembang serta regulasi yang berubah
1

menuntut adanya program pengembangan kompetensi yang selalu berjalan


terus menerus agar unit IT bisa menjaga eksistensinya. Selain itu, rumah sakit
sebagai organisasi pelayanan jasa, SDM mempunyai peran sangat penting
dalam menentukan kualitas produk rumah sakit. Sehingga kompetensinya
harus selalu di kembangkan. Pelatihan merupakan salah satu program
pengembangan kompetensi dan agar bisa efektif dan mencapai sasaran dalam
pengelolaan pelayanan SIM RS yang berkualitas untuk menunjang pelayanan
kesehatan yang unggul dengan mengutamakan patient safety
Dalam mendukung upaya pengelolaan sumber daya manusia unit IT
secara berdaya guna dan berhasil guna, maka disusunlah Pedoman
Pengorganisasian Unit IT Rumah Bangli Medika Canti yang merupakan dasar
dalam pengelolaan sumber daya manusia di Unit IT .
2. TUJUAN
2.1 Tujuan Umum
Pedoman Pengorganisasian Unit IT di Lingkungan Rumah Sakit Bangli
Medika Canti bertujuan untuk menciptakan kelancaran administrative dan
pengelolaan Alur sistem SIM RS yang berkualitas untuk menunjang
pelayanan kesehatan yang unggul dengan mengutamakan patient safety
sesuai dengan Visi dan Misi Rumah Sakit Bangli Medika Canti.
2.2 Tujuan Khusus
2.2.1

Untuk mendapatkan tenaga kerja / Sumber Daya Manusia OK


yang berkualitas dan siap pakai.

2.2.2

Untuk

mengetahui

pengetahuan

dan

keterampilan

seluruh

Karyawan Rumah Sakit bangli Medika Canti

BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT BANGLI MEDIKA CANTI
Rumah Sakit Bangli Medika Canti satu-satunya Rumah Sakit Swasta di
Bangli yang merupakan salah satu usaha dari PT. Bangli Medical Center didirikan
di Bangli pada tanggal 18 Pebruari 2011 dengan akta notaris no 25 pada Pejabat
Pembuat Akta Emmylia Soya,SH. Pendirian PT. Bangli Medical Center atas
prakarsa dari tokoh masyarakat dan beberapa pionir tenaga medis yang ada di
Kabupaten Bangli. Tujuan pendirian PT. Bangli Medical Center adalah untuk
mendirikan sebuah sarana pelayanan kesehatan swasta yang mampu memberikan
pelayanan kuratif dan rehabilitatif berkualitas tanpa mengabaikan pelayanan
peningkatan kesehatan promotif dan preventif bagi masyarakat di Kabupaten
Bangli. Hal ini didasari atas pertimbangan bahwa di Kabupaten Bangli sampai
saat belum ada sarana rumah sakit swasta.
Rumah Sakit Bangli Medika Canti memenuhi ijin Oprasional Mulai Bulan
Februari 2011 yang merupakan Rumah sakit yang ikut membantu pemerintah
Kabupaten Bangli dalam meningkatkan derajat kesehatan Masyarakat dan
mengurangi angka kematian dan meningkatkan angka kesehatan pada masyarakat
kabupaten Bangli melakukan kontribusi bersama-sama Rumah Sakit Pemerintah
Daerah, Walaupun usia RS Bangli Medika Canti Tergolong baru dengan
komitmen Owner, Komisaris dan Direksi terus berupaya secara sungguh-sungguh
meningkatkan mutu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Salah satu
bukti keseriusan RS BMC didalam memenuhi Melayani Masyarakat

maka

sampai hari ini RS. BMC sudah memiliki :


- Ijin Tetap Rumah Sakit
- Sudah mendapat Penetapan Kelas yaitu Kelas C
- Akreditasi Rumah Sakit Sedang Dalam Proses

Dan untuk bisa memelihara, membangun mutu pelayanan dibutuhkan


upaya yang terus menerus menambahkan sarana dan prasarana medis yang sudah
barang tentu membutukan biaya oprasional yang sangat tinggi.
Sarana pelayanan di Bangli Medika Canti meliputi sarana rawat
jalan dengan 11 buah poliklinik spesialis (4 Spesialis dasar yaitu Bedah, Anak,
Interna dan Kebidanan) serta poliklinik-poliklinik lainnya seperti poliklinik
Jantung, THT, Mata, Ortopedi, Gigi, Saraf, kulit & kelamin.

Sarana

Penunjang

Medis,

Medis

yang

dimiliki

adalah

sarana

Rekam

radiologi/rontgen, farmasi, Gizi laboratorium.


Ada 60 (enam Puluh) tempat tidur rawat inap dan terdiri dari :
1. 06. (Enam) Kelas I
2. 06. (Enam) Kelas II
3. 04. (Empat) Kelas III
4. 12. (Dua belas) Bima
5. 14. (Empat Belas) Arjuna
6. 12. (Dua belas) Nakula
7. 02. (Dua) Drupadi
8. 02. (Dua) Sahadewa
9. 02. (Dua) Darmawangsa
Bangli Medika Canti didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan
berpengalaman sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhan dan disusun berdasarkan
jumlah kunjungan pasien dan proyeksi income yang telah ditentukan sehingga
diperoleh pola ketenagaan yang efektif efisien dan produktif.

BAB III
VISI, MISI, MOTTO
RUMAH SAKIT BANGLI MEDIKA CANTI
Visi
Visi Rumah Sakit Bangli Medika Canti adalah menyelenggarakan
pelayanan kesehatan profesional bermutu, sesuai kebutuhan masyarakat
yang didukung oleh pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
kedokteran yang relevan.
Misi
Misi Rumah Sakit Bangli Medika Canti adalah :
a. Mengembangkan manajemen rumah sakit yang profesional, eektif,
dan efisien.
b. Mengembangkan

pelayanan

unggulan

bermutu

sesuai

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.


c. Menjalankan pelayanan yang didasari oleh perilaku Senyum,
Salam, sapa, Sopan, dan Santun.
d. Mewujudkan kepuasan terhadap pasien dan internal rumah sakit.
Motto
Motto Rumah Sakit Bangli Medika Canti adalah :
Memberikan pelayanan PRIMA
P

: Profesional; setiap insan RS Bangli Medika Canti memberikan


Kemampuan terbaik sesuai bidangnya

: Ramah; melayani pasien dengan penuh cinta dan ketulusan

: Inovatif; mengembangkan pelayanan mengikuti kemajuan ilmu

dan teknologi kedokteran


M

: Memuaskan; segala bentuk layanan dan tindakan senantiasa


berorientasi untuk kepuasan pelanggan

: Aman; mengutamakan keselamatan pasien dan staf RS Bangli


Medika Canti dengan penerapan Standar Prosedur Operasional

BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI
RUMAH SAKIT BANGLI MEDIKA CANTI
Struktur

Organisasi

Rumah

Sakit

Bangli

Medika

Canti

sebagaimana ditetapkan dalam SK Direktur RS BMC No. 007/SK-DK/VI /


2013 tentang Struktur Organisasi Tata Kelola sebagai berikut :

Susunan Organisasi RS Bangli Medika Canti terdiri dari:


a. Direktur
b. Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan
c. Kepala Bidang Penunjang dan Umum
d. Kepala Bidang Keuangan
e. Komite Medik dan Kelompok Staf Medis
f. Komite Peningkatan Mutu & Keselamatan Pasien
g. Komite Keperawatan
h. Komite Kesehatan & Keselamatan Kerja
i. Satuan Pengawas Internal
j. Panitia Pencegahan dan Pengendalian infeksi
k. Panitia Rekam Medis
l. Panitia Farmasi dan Terapi
m. Tim PONEK

a. Direktur Rumah Sakit Bangli Medika Canti


bertanggung jawab kepada Direktur PT. Bangli Medical Center atas kepatuhan
terhadap undang-undang dan peraturan yang berlaku, respon terhadap setiap
laporan dari lembaga pengawasan dan regulator dan bertanggung jawab atas

proses untuk mengelola dan mengawasi/mengendalikan sumber daya manusia,


sumber daya finansial dan sumber daya lainnya.

b. Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan


Bertanggung jawab kepada Direktur Rumah Sakit terhadap terselenggaranya
pelayanan rumah sakit sesuai dengan Visi, Misi, Renstra dan Program Kerja RS
Bangli Medika Canti.
Untuk menyelenggarakan tugas Kepala Bidang Pelayanan Medis dan
Keperawatan mempunyai fungsi:
a. Mempertahankan, mengembangkan dan meningkatkan pelayanan prima di
Rumah Sakit secara berkesinambungan yang meliputi pelayanan medis dan
pelayanan keperawatan.
b. Mempertahankan, mengembangkan dan meningkatkan pelayanan prima di
Rumah sakit secara berkesinambungan yang meliputi pelayanan yang
diberikan oleh seluruh Sumber Daya Manusia di RS Bangli Medika Canti
sesuai dengan kompetensi, keterampilan dan keahliannya.

Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan membawahi


a. Kasi Pelayanan Medis dan Keperawatan
Kasi Pelayanan Medis dan Keperawatan bertanggung jawab kepada Kepala
Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan, mempunyai tugas mengkoordinasikan
dan melaksanakan supervisi operasional, serta menyiapkan seluruh kebutuhan
UGD, Unit Poliklinik, Unit VK dan Perinatologi, Unit Kamar Operasi (OK), dan
Unit Rawat Inap.
Untuk menyelenggarakan tugas Kasi Pelayanan Medis dan Keperawatan
mempunyai fungsi:

a. membuat rencana dan melakukan koordinasi dan supervisi dalam operasional


unit di dalam jajarannya;
b. melakukan penyusunan kebutuhan sumber daya manusia, peralatan medis dan
non medis yang dibutuhkan;
c. melakukan pemantauan, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan pelayanan
medis dan keperawatan;
d. melakukan pemantauan dan evaluasi mutu pelayanan medis dan keperawatan;
e. melakukan pemantauan, pengawasan dan pembinaan sumber daya manusia
dalam lingkup kerjanya;
f. menyusun perencanaan tahunan dan rencana pengembangan pelayanan medis
dan keperawatan.
Kasi Pelayanan Medis dan Keperawatan membawahi:
a. Unit Gawat Darurat (UGD)
b. Unit Poliklinik
c. Unit VK dan Perinatologi
d. Unit Kamar Operasi (OK)
e. Unit Rawat Inap Lt. 2
f. Unit Rawat Inap Lt. 3

Kepala Bidang Penunjang dan Umum


bertanggung jawab kepada Direktur Rumah Sakit terhadap terselenggaranya
sistem penunjang medis, kepegawaian, dan sarana prasarana rumah sakit sesuai
dengan Visi, Misi, Renstra dan Program Kerja RS Bangli Medika Canti.
Untuk menyelenggarakan tugas, Kepala Bidang Penunjang dan Umum
mempunyai fungsi:
a. Mengatur, mengendalikan dan mengelola sistem penunjang medis,
kepegawaian, dan sarana prasarana Rumah Sakit Bangli Medika Canti;
b. Memastikan sarana dan prasarana Rumah Sakit dalam kondisi baik serta
berjalan secara efektif dan efisien;

c. Merencanakan, menyusun dan menetapkan kebijakan dan tata tertib di


bidang penunjang medis, kepegawaian, dan umum sesuai Visi dan Misi
Rumah Sakit Bangli Medika Canti serta kebijakan Direktur Rumah Sakit
Bangli Medika Canti.;
d. Merencanakan, menyusun dan menetapkan kebijakan pengelolaan sarana
dan prasarana di Rumah Sakit Bangli Medika Canti;
e. Koordinasi pelaksanaan pelayanan penunjang medis, kepegawaian, dan
umum;
f. Pengendalian, pengawasan dan evaluasi mutu pelayanan penunjang medis,
kepegawaian, dan umum, secara berkesinambungan;
g. Merencanakan dan menyusun SPO yang diperlukan.

Kepala Bidang Penunjang dan Umum membawahi


(a) Kasi Penunjang Medis,
(b) Kasi Kepegawaian, dan
(c) Kasi Umum.
Kasi Penunjang Medis,
bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penunjang dan Umum, mempunyai
tugas mengkoordinasikan dan melaksanakan supervisi operasional, serta
menyiapkan seluruh kebutuhan Unit Rekam Medis, Unit Laboratorium, Unit
Radiologi, Unit Farmasi, dan Unit Gizi.
Kasi Penunjang Medis membawahi:
a. Unit Rekam Medis
b. Unit Laboratorium
c. Unit Radiologi
d. Unit Farmasi
e. Unit Gizi

10

Kasi Kepegawaian
bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penunjang dan Umum, mempunyai
tugas mengkoordinasikan dan melaksanakan supervisi operasional, serta
menyiapkan seluruh kebutuhan Unit Kepegawaian dan Diklat

Kasi Umum
bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Penunjang dan Umum, mempunyai
tugas mengkoordinasikan dan melaksanakan supervisi operasional, serta
menyiapkan seluruh kebutuhan Unit Pengadaan, Unit Security dan Transportasi,
Unit CS dan Laundry, Unit Teknisi, Unit SIM-RS, dan Unit BPJS.
Kasi Umum membawahi:
a. Unit Pengadaan
b. Unit Security dan Transportasi
c. Unit CS dan Laundry
d. Unit Teknisi
e. Unit SIM-RS
f. Unit BPJS
Kepala Bidang Keuangan
bertanggung jawab kepada Direktur Rumah Sakit terhadap terselenggaranya
pengelolaan keuangan rumah sakit sesuai dengan Visi, Misi, Renstra dan Program
Kerja RS Bangli Medika Canti.
Untuk menyelenggarakan tugas, Kepala Bidang Keuangan mempunyai fungsi:

11

a. Membuat rencana kerja/program tahunan sesuai dengan Restra Rumah


Sakit Bangli Medika Canti;
b. Membuat rencana anggaran

belanja

Rumah Sakit sesuai dengan

Renstra dan Program yang ada;


c. Membuat rencana kerja untuk efisiensi keuangan Rumah Sakit;
d. Merencanakan, menyusun dan menetapkan kebijakan dan tata tertib di
bidang keuangan sesuai Visi dan Misi Rumah Sakit Bangli Medika Canti
serta kebijakan Direktur Rumah Sakit Bangli Medika Canti;
e. Merencanakan dan menyusun SPO, uraian tugas dan standar kompetensi
tenaga Keuangan;
f. Menetapkan tata tertib dan sistem pembelian barang medis maupun non
medis berkoordinasi dengan Kepala Bidang Pelayanan Medis dan
Keperawatan serta Kepala Bidang Penunjang dan Umum.

Kepala Bidang Keuangan membawahi:


a. Bendahara penerimaan
b. Bendahara pengeluaran
c. Hutang-piutang
d. Unit Kasir

12

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI RS. BMC

13

BAB V
STRUKTUR ORGANISASI UNIT IT
Unit Kamar Oprasi dalam organisasi Rumah Sakit berada di bawah bidang Pelayanan Medik
dan Keperawatan Rumah Sakit Bangli Medika Canti . Adapun strukturnya adalah sebagai
berikut :

DIREKTUR

KASI UMUM

KABID KEUANGAN

KA UNIT IT

KARU UNIT I
Admin

KARU UNIT II
Admin

KARU UNIT III


Admin

KARU UNIT IV
Admin

14

URAIAN JABATAN
I. Kepala Unit
a. Nama Jabatan : Kepala Unit
b. Unit Organisasi : IT
c. Rinciantugas :
1) Melaksanakan fungsi perencanaan
a) Menjaga data system SIM RS
b) Bersama Staf untuk melakukan inofasi upgrade system terbaru.
c) Membagi tugas harian untuk mengontrol kinerja sistem SIM RS
d) Menyusun dan mengusulkan program pengembangan staf dalam pendidikan
formal dan non formal
e) Berperan aktif dalam menyusun, evaluasi, dan revisi SOP
f) Menyusun program orientasi bagi pegawai baru
g) Mentaati peraturan dan kewajiban yang telah ditetapkan rumah sakit.
2) Melaksanakan fungsi penggerakan dan pelaksanaan
a) Memantau seluruh staf dalam penerapan dan pelaksanaan peraturan/etika yang
berlaku di unit IT
b) Mengatur kekuatan dan keseimbangan tim keperawatan sesuai dengan
kemampuan tenaga
c) Memantau pelaksanaan tugas yang dibebankan
d) Mengatur pemanfaatan sumberdaya secara tepat guna dan hasil guna
e) Mengisi dan menyimpan buku kegiatan (log book) serta menandatangani daftar
presentasi untuk berbagai kepentingan

3) Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian, dan penilaian


a) Mengawasi pelaksanaan alur proses SIM RS.
b) Mengawasi, mempertahankan dan mengatur penempatan software-software
yang perlu di install
c) Mengawasi pelaksanaan inventarisasi secara periodik
d) Menganalisa masalah dan melakukan tindak lanjut
e) Mempertahankan dan meningkatkan mutu kinerja team IT
d. WEWENANG

1. Membuat perencanakan pengembangan ruangan


2. Membuat perencanaan dan program peningkatanmutu
3. Melakukan koordinasi seluruh kegiatan pelayanan dengan profesi lain dan
atau unit terkait
4. Mengelola alat dan fasilitas
5. Melakukan penilaian kinerja staf
6. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan
15

e. HUBUNGAN KERJA : bekerja sama dengan tim IT dan unit-unit sction SIM serta
sub keuangan.
f. BAHAN KERJA
1) SIM RS
2) Software Lain
3) Laporan bulanan

g. PERALATAN KERJA :
1) Alat tulis kantor
2) Komputer/Hardware
3) Standar Prosedur dan Kebijakan

h. HASIL KERJA:
1. Rencana strategi pengembangan ruangan
2. Rencana dan laporan pelaksanaan kegiatan peningkatan mutu
3. Laporan hasil koordinasi
4. Laporan bulanan
5. Rencana strategis pengembangan alat dan fasilitas
6. Laporan hasil penilaian kinerja staf
7. Laporan Monitoring dan evaluasi Hardware dan Sofware
i. KEADAAN TEMPAT KERJA: bersih, nyaman (Ruangan ber-AC), penerangan yang
cukup,
j. UPAYA FISIK
: berjalan, duduk, berdiri
k. RESIKO BAHAYA :
Kelelahan fisik dan Mental
Risiko Infeksi Nosokomial
l. SYARAT JABATAN :
Pendidikan
: Minimal D3 Sistem Komputer
Pelatihan
: Dasar : K3RS, PPI, BHD, Office, SQL, Jaringan
Pengalaman: DIII dengan pengalaman bekerja minimal 2 tahun/ S1 Sistem

Komputer dengan pengalaman kerja 2 tahun/ berada pada level 3


Kompetensi :
a) Kompetensi Inti :
(1) Pelayanan Pelanggan
(2) Pemahaman Empatik
16

(3)
(4)
(5)
(6)

Integritas
Orientasi pada kualitas
Kerjasama
Pembelajaran berkesinambungan

b) Kompetensi personal (Soft Kompetensi)


(1) Orientasi pada pencapaian hasil (level 3)
(2) Inovasi (level 2)
(3) Orientasi pada kualitas (level 2)
(4) Pembelajaran berkesinambungan (level 3)
(5) Perencanaan pengawasan (level 3)
(6) Berfikir analitis (level 2)
(7) Mengambil keputusan (level 2)
(8) Berpikir konseptual (level 2)
(9) Pemahaman organisasi (level 2)
(10) Pemahaman external strategis (level 1)
(11) Wawasan financial (level 1)
(12) Pemahaman empatik
(13) Pelayanan pelanggan
(14) Member pengaruh (level 2)
(15) Negosiasi (level 2)
(16) Membangun relasi (level 2)
(17) Komunikasi oral &persentasi (level 3)
(18) Kerjasama (level 2)
(19) Mengembangkan orang lain (level 1)
(20) Kepemimpinan (level 2)
(21) Orientasistrategis (level 1)
(22) Kontroldiri
(23) Kepercayaandiri
(24) Flesibilitas (level 3)
(25) Komitmen organisasi
(26) Integritas
(27) Toleransi terhadap stress (level 2)

17

c) Kompetensi jabatan/Teknis ( Hard kompetensi )


(1 ) Kompetensi Basic
(a) Instalisasi system awal (install ualang)
(b) Mampu mengelola Ruangan yang di pimpinnya
(2) Kompetensi Spesifik
(a) Mampu berperan dalam penanganan bencana
(b) Mampu mengetahui alur flowcard system.
(c) Mampu melakukan koordinasi dengan ruangan terkait

II .Penanggungjawab/Katim
1. Nama Jabatan
2. Pengertian

: Penanggung Jawab Shift / Katim


: Seorang IT professional yang diberikan wewenang dan

tanggung jawab dalam mengkoordinasi kegiatan menjaga software dan hardware .


3. Persyaratan dan kualifikasi :
Pendidikan
: Minimal D3 Sistem Komputer
Pelatihan
: Dasar : K3RS, PPI, BHD, Office, Jaringan, SQL
Pengalaman
: Memiliki pengalaman sebagai IT
Keterampilan : Memiliki Kemampuan dalam mengorganisir
Usia
: Usia minimal 24 Tahun, berbadan sehat jasmani dan
rohani
4. Bertanggung Jawab :
Secara Organisasi bertanggung jawab langsung kepada kepala unit IT
5. Uraian Tugas:
Tugas Pokok/Utama
a.Mengkoordinasi dan mengatur penugasan setiap anggota tim
b.Mengkoordinasi dan melaksanakan kegiatan administrasi ruangan
c.Melakukan bimbingan dan penilaian terhadap anggota tim
d.Melaksanakan askep sesuai dengan pembagian tugas
e.Mengkoordinasi kebutuhan askep pasien dengan pihak terkait

18

f.Melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan askep


g.Membuat laporan dan operan harian
8. Tanggung Jawab:
a.Bertanggung jawab terhadap pembagian tugas anggota tim
b.Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan backup Sistem.
c.Bertanggung jawab terhadap penilaian dengan bimbingan pada setiap anggota tim
9. Wewenang
a.Melakukan pembagian tugas
b.Mengkoordinasiakn kebutuhan IT dalam keseharian.
d.Menerima pendelegasian tugas khusus dari kepala ruangan
10.Hasil Kerja
a. Tutorial billing sistem dari SIM RS
b. Setiap anggota tim melaksanakan alur sistem SIM RS
c. Kegiatan terkoordinasikan dengan tempat sesuai kepentingannya

19

BAB VIII
TATA HUBUNGAN KERJA
Struktur Organisasi dan Uraian Tugas IT maka Kepala Unit IT bertanggung jawab langsung
kepada Kepala Bidang Pelayanan Umum dan bekoordinasi dengan masing masing bidang
dan unit di RS BMC .
bekoordinasi dengan masing masing bidang dan unit di RS BMC .
PELAYANAN UMUM

KATIBLING
INPRAS

UGD
UNIT
IT
VK

IRNA

R0NTGEN

LABORATORIU
M

FARMASI

keterangan :
1. Unit IT berkoordinasi dengan masing masing section Rawat Inap dan Rawat Jalan
dalam hal pengoperasian Sistem dan software.
2. Unit IT berkoordinasi dengan Penunjang laboratorium dan Rontgen dalam hal
software dan hardware sistem penghasil laporan.
3. Unit IT berkoordinasi dengan radiologi dalam hal software dan hardware perangkat
penghasil laporan pasien
4. Unit IT berkoordinasi dengan farmasi dalam hal penginputan ke SIM RS.
20

BAB IX
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL
A. Ka. Unit IT
Spesifikasi
1. pendidikan (minimum)

D3 Sistem Komputer

2. Pengalaman Kerja

pengalaman kerja 2 tahun/ berada pada level


3

3. Sertifikasi

Jumlah Kebutuhan

BHD

Pasien sefety

PPI

APAR

Cisco (Jaringan)

Microsof (Office)

B. Ka.unit Admin
Spesifikasi
1. pendidikan (minimum)

S 1 Sistem Komputer
D III Sistem Komputer

2. Pengalaman Kerja

Memiliki pengalaman IT atau teknisi


komputer

3. Sertifikasi

BHD

Pasien sefety
21

Jumlah Kebutuhan

Askep Pre, Intra, Post Operatif

PPI

APAR

Cisco (Jaringan)

Microsof (Office)

22

BAB X
KEGIATAN ORIENTASI
MINGGU

MATERI

WAKTU

KE1

1. Pengenalan SIM RS
2. struktur organisasi IT

MET

PENANGGUNG

ODA

JAWAB

08.0016.00

Ka.Unit

08.0016.00

Ka. Unit

08.0016.00

Ka.Unit

08.0016.00

Ka. Unit

3. pengenalan staf dan tim kerja


4. pengenalan Alur Sistem SIM
5. cara pengoprasian dan perawatan SIM
6. Jika terjadi error sistem atau human
error
7. teknik desinfeksi
II

1. Pengenalan SIM RS
2. Verifikator alur pasien masuk.
3. Perbaikan computer rusak atau error
4. Install Ulang Komputer
5. Install Ulang Program SIM

III

1. Backup data Server


2. Syntax update data sistem
3. Syntax insert data sistem
4. Syntax insert data sistem
5. Pengenalan tabel-tabel database

IV

1. Backup data Server


2. Syntax update data system

23

3. Syntax insert data system


4. Syntax insert data system
5. Pengenalan tabel-tabel database
V

1. Mengajarkan Ka Unit dalam


mempelajari SIM RS

08.0016.00

Ka.Unit

VI

1.

08.0016.00

Ka.Unit

Evaluasi kinerja SIM RS

24

BAB XI
PERTEMUAN /RAPAT

Rapat rutin di ruang server IT dilaksanakan setiap bulan diselenggarakan pada :


1. Rapat Bulanan
Waktu : Minggu keempat setiap bulan
Jam

:13.00- selesai

Tempat: Ruang Pertemuan Krisna


Peserta

:Ka. Unit IT, Ka Unit Admin

Materi :
- Evaluasi kinerja dan disiplin
- Masalah yang terjadi di sistem SIM RS dan pemecahannya
- Evaluasi dan rekomendasi
2. Rapat bulanan dengan kepala bidang pelayanan umum dilakukan setiap bulan untuk
melakukan evaluasi terhadap pelayanan umum
3. Rapat Triwulan dilaksanakan tiap tiga bulan sekali membahas hasil analisis indikator
mutu di SIM RS dan menentukan rencana tindaklanjutnya.
4. Rapat tahunan diselengarakan dengan direktur , kabid Umum dan Ka Unit Admin..
5. Rapat insidentil di selenggarakan sewaktu waktu bila ada masalah atau sesuatu hal
yang perlu dibahas segera.

25

BAB XII
PELAPORAN
A. Laporan Bulanan
Laporan bulanan dibuat untuk mengevaluasi hasil pemantauan indikator mutu yang
dilakukan di SIM RS . Indikator yang dilihat perkembangannya merupakan indikator
yang saat bulan tersebut dipantau rumah sakit.
B. Laporan Tahunan
Laporan tahunan dibuat sesuai dengan perkembangan antara data hasil pemantauan
indikator mutu yang diambil oleh instalasi /unit kerja dari Januari sampai
Desember.Indikator yang dilihat perkembangannya merupakan indikator yang
dipantau rumah sakit.Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan kualitas
pelayanan rumah sakit sesuai indikator yang ditetapkan.

26

Anda mungkin juga menyukai