Anda di halaman 1dari 1

Genetika dan evolusi

Teori evolusi darwin tengah mengalami penurunan saat konsep hereditas


mandel muncul di negara itu. Sampai beberapa dekade berikutnya
Thodosius Dobzhansky, Ernst Mayr, and George Gaylord Simpson
menawarkan sebuah konsep seleksi alam neo darwinian. Teori (neo
darwinian) ini melandaskan diri pada statistik percobaan kecil, sedikit ciri
yang menguntungkan, dan bagaimana mereka dapat hadir/ eksis dalam
sebuah populasi dalam rentang waktu yang panjang, lalu memberikan
sebuah perubahan pada morfologi dan tingkah laku, inilah yang diebut
sebagai evolusi. Berkat perhitungan matematis yang kuat itu, siapapun
dapat melihat banyak keanehan dan bentuk yang kompleks serta tingkah
laku hewan, bagaiamana hal serupa itu dapat dapat berkembang secara
berlahan dalam rentang waktu yang panjang. Sebagian beras ahli evolusi
tidak menganggap itu sebagai suatu keberatan yang serius, tapi bagi mereka
hal tersebut cukup untuk menjawab termonologi kerangka teori yang
berkembang saat itu.
Skenario menghipotesisikan untuk menjelaskan,
misalnya, tingkah laku sekumpulan burung elang parasit. Hal seperti itu pada
gilirannya membuat ilmuan lainnya mengkritik bahwa skenario itu tidak lebih
dari
sebuah
sains
fiksi.
Skenario
tersebut
dikhususkan
untuk
merasionalisasikan agar mampu mengalihkan dari penemuan bukti dengan
cepat, namun modus operandi dari cerita bohong tersebut tidak cukup
memadai. Dalam satu kesempatan, hanya mendafatrakan keanehan dan
kekuatan bentuk dan tingkah laku tidak pernah membuat kritik yang serius
terhadap teori. Hal itu membuktikan bahwa kekuatan dan sebuah
kebohongan digunakan sebagai alat untuk menjelaskan penderita kematian
sebagai akibat dari tingkah laku permainan kata-kata, sekalipun telah dikritik
oleh karl popper. Karl popper misalnya dengan lantang mengatakan bahwa
teori hanya bisa digantikan dengan teori, dan itu merupakan sesuaut yang
wajar akibat dari perantian tersebut. akan tetapi, kenyataannya, kontradiksi
satu-satunya menghasilkan khusus untuk pengecualian kekuasaan, dan
teori adalah satu-satunya pergantian dimana ada satu hal yang dapat
dibuktikan dengan lebih baik.